Pendekar Yin Dan Yang

Pendekar Yin Dan Yang
Memasak untuk Suami


__ADS_3

Hawa dingin di pagi hari mulai terasa di seluruh penjuru kota, termasuk kediaman Liem Tou. Pagi itu Yuanjun terbangun dari tidurnya dan masih mendapati suaminya tertidur pulas.


Nampak Yuanjun sadar, saat dia tertidur tadi. Yuanjun memanfaatkan lengan Suaminya sebagai pengganti bantal, hal itu membuatnya sedikit terkejut dan malu.


Dia mengusap rambut yang mengngganggu wajah Suaminya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Sambil tersenyum Yuanjun memandangi wajah suaminya penuh arti.


' Saat Han Ge ge serta Kakek bangun. Pasti mereka lapar! Ahh... lebih baik aku sekalian belajar saja.' Ucap Yuanjun dalam hatinya.


Sebenarnya, meski Yuanjun adalah wanita yang cantik serta bertalenta. Tapi untuk hal memasak, dia sebenarnya sedikit ragu dengan dirinya sendiri.


" Aku akan berusaha." gumam Yuanjun untuk menyemangati dirinya sendiri. "Han He ge saja, karena dia sangat mencintaiku dia rela bersabar menghadapiku! Meski aku dulu sangat jahat kepadanya. Jadi, aku akan berusaha keras untuk membuatkanya sarapan hari ini." Imbuhnya sambil langsung pergi keruangan dapur.


Saat dia sampai di dapur, dia melihat sebuah secarik kertas yang sengaja di tindih seseorang menggunakan keranjang yang telah terisi banyak bahan-bahan makanan.


" Ini pasti pesan penting dari Kakek.. " Yuanjun segera mengambilnya dan membaca isi pesan yang tertulis di secarik kertas itu. "Sudah ku duga." gumam Yuanjun sambil terus membaca.


Dia segera memasukkan pesan tersebut di balik pakaiannya. ' Sebaiknya aku tidak memberitahukan ini kepada Han Ge ge.. ' ungkap Yuanjun di dalam hati.


Yuanjun lalu mencuci wajahnya agar dia bisa memasak dengan perasaan yang segar, dia mengambil sebuah pisau dan bahan - bahan yang ia pilih dan akan di masak.


Setelah dua jam lebih, akhirnya Yuanjun telah selesai menyiapkan semua makanan yang telah ia buat. Dan nampak semua itu sudah di siapkan dengan rapih di atas meja makan.


" Han Ge ge tidak seperti biasanya, jam jam segini biasanya dia akan bangun! Yah.. Mungkin karena dia baru sampai di sini. Jadi dia sulit untuk tidur dan akhirnya dia bangun telat." ungkapnya sambil berjalan masuk ke dalam kamar.


" Han Ge ge.. " Seru Yuanjun untuk membangunkan Suaminya, Yuanjun juga menggoyang goyang kan tubuh Fang Han dengan pelan agar Suaminya bisa cepat bangun.


Dengan mata yang masih berat, Fang Han mencoba memaksa membuka kedua matanya. Saat sadar Istrinya tengah membangunkanya, Fang Han segera bangkit dan dudu.


# Fang Han berisyarat.


( Maaf kan aku, aku-)


Yuanjun menyela Fang Han yang tengah berisyarat kepadanya, dengan langsung menarik tanganya. " Han Ge ge harus cepat mandi atau cuci muka dulu! Aku soalnya sudah nyiapin sarapan." Pinta Yuanjun sedikit tegas.


Fang Han tertawa canggung, dia mengangguk dan segera mencuci wajahnya. Setelah selesai, Fang Han bergegas menuju ke tempat Yuanjun yang sudah menunggu dirinya duduk di meja makan.


Fang Han segera duduk.

__ADS_1


# Fang Han berisyarat.


( Bau masakan mu sangat enak Jun'er )


Yuanjun mencoba menahan rasa malunya. "Sudah lah Han Ge ge, cepat lekas makan." Pinta Yuanjun kepada Fang Han.


Fang Han segera menciduk dan mengambil nasi serta lauk pauk yang telah di sediakan Yuanjun. Saat dia memasukkan satu suapan masakan yang telah di buat oleh Yuanjun.


Mulutnya terasa panas dan dia sedikit terkejut, ternyata masakan Yuanjun sangat asin dan terasa membakar lidahnya. Fang Han tersenyum canggung di hadapan Yuanjun dengan keringat dingin.


" Han Ge ge.. Bagaimana masakan ku." Tanya Yuanjun penasaran. Fang Han masih terus tersenyum dan kemudian mengacungkan tanganya.


" Ahh.. Benarkah! Baiklah aku akan ikut menemani mu makan." Seru Yuanjun sambil hendak mengambil nasi serta lauk pauk yang sudah di buatnya.


Fang Han panik saat Yuanjun akan ikut memakan masakannya sendiri. Dia menarik semua masakan yang telah di sediakan Yuanjun.


# Fang Han berisyarat.


( Masakan mu ini sangat enak, aku minta biarkan aku saja yang menghabisi ini semua ) Ungkap Fang Han dengan wajah panik.


Tidak terlihat kecurigaan di wajah Yuanjun. "Haaa.. Han Ge ge ternyata rakus sekali, baiklah karena ini pertama kalinya aku memasak untuk dirimu. Aku akan membiarkanya kali ini! Tapi, lain kali kau jangan rakus." ucap Yuanjun sambil tersenyum.


Dia mengambil lagi lauk pauk yang telah di masak oleh Yuanjun, dengan perasaan sedikit sedih dan senang. Dia memakan semua masakan Istrinya dengan lahap.


Yuanjun yang melihat itu semua menjadi senang dan gembira. Dia tidak menyangka Suaminya akan sangat menyukai masakannya.


Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya semua makanan yang di sediakan Yuanjun telah habis di makan Fang Han. Lidahnya terasa mati rasa karena rasa asin yang sangat luar biasa telah di rasakan.


# Fang Han kembali berisyarat.


( Jun'er, aku mau minum dulu )


" Tunggu Han Ge ge.. aku sudah membuatkan mu teh penyegar jiwa." Seru Yuanjun sambil menaruh sebuah gelas di hadapan Fang Han dan ia tuangkan air teh yang sudah ia sengaja buatkan untuk Suaminya.


Fang Han melirik ke arah air teh yang sudah di sediakan oleh Yuanjun di hadapanya, dia kembali menelan ludahnya karena takut mungkin rasa teh yang telah di buat Yuajun akan terasa seperti Masakannya tadi.


Dia menggelengkan kepalanya, untuk tetap tegar. Dengan ragu dan sedikit takut dia segera meraih gelas yang sudah terisi Teh, dan langsung meminumnya dengan cepat.

__ADS_1


Fang Han membelalakkan matanya, dia sadar Teh yang telah di buat Istrinya sangat enak dan beda dengan masakanya tadi. Fang Han langsung buru - buru menuangkan Tehnya lagi, dan meminum sampai habis kembali.


# Fang Han Kembali berisyarat.


( Kau juga ikut minum Teh buatan mu ini ) ungkap Fang Han sambil menyodorkan gelas yang sudah ia tuangkan Teh buatan Yuanjun.


" Ahh.. Kalau kau kurang, lebih baik Teh itu juga buat dirimu semua Han Ge ge." Seru Yuanjun sambil tersenyum bangga.


Tapi, Fang Han terus memaksanya ikut meminum. Yuanjun menghela nafasnya panjang. " Baiklah, kalau kau memaksa." dia segera mengambil gelas yang telah terisi Air Teh tersebut.


Dia meminum dengan hati - hati. " Haaa... Ternyata kau benar Han Ge ge, ini sangat enak." Seru Yuanjun senang.


Fang Han yang melihat istrinya tersenyum, sangat bersyukur ini bisa terjadi. Dia tiba-tiba mengambil gelas yang telah di pakai Yuanjun, Fang Han kembali menuangkan Teh ke dalamnya.


Dia megambil gelas tersebut. Tapi, saat dia hendak meminum Tehnya dia memutar - mutar gelas yang di peganginya itu dan membuat Yuanjun keheranan.


" Apa yang kau lakukan Han Ge ge.. " tanya Yuanjun karena bingung.


Fang Han tidak langsung menjawab, dia tiba tiba tersenyum dan langsung meminum Tehnya tersebut. Dia lagsung menaruh gelas yang telah habis diminumnya di atas meja kembali.


Terlihat, dibibir Suaminya sisa kemerahan dari bekas bibir Yuanjun yang tertinggal di gelasnya tadi.


Yuanjun yang sadar perbutan Suaminya barusan. Membuat wajahnya langsung merona merah dan malu. " Han Ge ge, kau terlalu berlebihan." Ucap Yuanjun sambil membungkuk untuk menyembunyikan wajah malunya dari Fang Han.


# Fang Han tersenyum, dia kembali berisyarat.


( Apa kau juga lapar? Maaf kan aku yang telah menghabiskan semuanya. Bagaimana jika aku juga memasak untuk dirimu Jun'er? )


Yuanjun tertegun, dia tidak menyangka Fang Han akan berkata seperti itu.


Dia tersenyum. " Baiklah Han Ge ge.. Aku mau memakan masakan mu." Jawab Yuanjun dengan senang.


___


Fang Han selalu membuat Yuanjun tersipu dan melayaninya seperti ratu.


Pantas saja Yuanjun jadi menyukainya!? Tunggu kelanjutan chapter berikutnya di Mangatoon.

__ADS_1


**Jangan Lupa berikan tanda suka, Like, Comnt dan Vote cerita ini serta Sher ketemen-temen kamu yah..


Terima Kasih**.


__ADS_2