Pendekar Yin Dan Yang

Pendekar Yin Dan Yang
Penghianatan Sekte Anggrek biru


__ADS_3

Temujin langsung berdiri dari tempat duduknya, mendengar kelima Pendekar andalan berhasil menangkap Liem Tou serta Huli Jin. Terlihat di wajahnya dia sangat senang mendengar hal itu.


" Berikan aku sebuah kertas dan alat tulis." Pinta Temujin kepada bawahanya, dia segera menulis di atas kertas yang telah di ambilkan bawahanya tadi. " Kirim surat ini menggunakan burung raja wali."


Saat itu burung rajawali bisa di latih untuk mengantarkan sebuah pesan, agar pesan yang ingin di sampaikan! Bisa sampai lebih cepat dan itu lima puluh kali lipat lebih cepat dari pada menggunakan burung merpati.


Kembali pelayanya, langsung membawakan apa yang Temujin perintahkan. " Memang pesan ini untuk siapa? " Tanya Menteri kanan kepercayaannya.


" Pesan ini, untuk Guo Lin.. "


***


Sekte Anggrek Biru..


Sebuah Raja wali pengantar pesan, membuat Guo Lin terkejut. Ia begitu sangat mengenali corak bulu dari Raja wali ini. ' Saatnya, kita buat negara kita meratakan kerajaan kecil ini.' Batin Guo Lin yang segera berdiri dari tempat duduknya.


Setelah beberapa menit kemudian, terkumpullah ribuan pendekar serta para murid dari Sekte Anggrek biru di aula besar milik Sekte tersebut.


" Hari ini! Kita akan meratakan kerajaan ini. Sebelum itu kita hancurkan Sekte-sekte yang ada di kerajaan ini! Pertama, kita ratakan sekte yang selalu membuat kita kesulitan. Yaitu Sekte Kalajengking Hitam."


***


Song Lan semakin gila, dia sudah merobek dan melucuti pakaian Yuanjun. Yuanjun sudah memberontak dengan sekuat tenaga. Tapi, ikatan yang telah di lilitkan Pendekar Misterius yang ada di bawah perintah Song Lan begitu kuat.


Yuanjun bisa menebak, jika pendekar yang selalu memakai jubah itu adalah pendekar tinggkat Master awal. " Jun'er tenanglah, kau juga pasti akan merasa puas." Song Lan berhasil membuat Yuanjun telanjang setengah dada.


Dia dengan kasar meraih tubuh Yuanjun dan melumatnya dengan rakus seakan mau menelanya bulat-bulat.


Rasa kesal Shengqi yang melihat ini semua, terus bergetar hingga sampai ke ubun-ubunya. Dia melirik ke arah Fang Han, terlihat Fang Han sudah tidak berdaya karena tubuh Fang Han terlilit kuat di pondasi bangunan kosong itu.


Shengqi juga sadar, leher Fang Han tertusuk sebuah tehnik jarum yang mirip dengan tehniknya. " Ka Shengqi! " Sebuah bisikan yang tidak asing di telinganya tiba-tiba terdengar di isi kepalanya.


' Chang'er.. ' batin Shengqi, nafasnya tiba-tiba langsung memburu dia melirik kembali ke arah Yuanjun yang akan habis ternodai. Song Lan sebentar lagi memasukkan miliknya dengan penuh nafsu, dan mungkin ini akan mengakhiri ke sucian Yuanjun.


" Tidaakk.. " Shengqi tiba-tiba berteriak serta berlari ke arah Song Lan, dan mengeluarkan pedang miliknya. " Petir surga!? "


SREEETTT...


Pukulan yang di aliri tenaga dalam miliknya, berhasil mengenai tubuh Song Lan tepat di atas ***********. Song Lan terpental sampai menabrak dinding bangunan tersebut.


AAAAAA.....


Shengqi kembali berteriak sambil mengeluarkan petir yang menguap dari tubuhnya. Petir Shenqi menyambar seluruh ruangan itu, dan menyala-nyala di atas langit.


" Sial.. Dia mencoba memberitahukan lokasi kami." seru Pendekar bawahan Song Lan. Dia segera menyerang Shengqi dan mencabut pedang yang ia miliki.


Shengqi berhasil memblokir seranganya, lalu mereka bertukar ribuan jurus. " Julukan ku bukan hanya sebuah panggilan saja." Shengqi kembali membentak dan berteriak dia menyerang balik Pendekar Misterius itu denga brutal.


" Jangan remehkan aku!?" Balas pendekar berjubah hitam tidak mau kalah. Karena tingkat serta kehebatan yang berjarak sangat jauh, tangan kanan Shengqi terpotong.

__ADS_1


Pandangan Shengqi mulai kabur, dan membuat tubuhnya semakin berat. " Rasakan ini.. " Teriak lagi pendekar berjubah hitam dengan geram.


TING...


Beberapa tahun lalu..


* Ingatan Shengqi, serta Huli Chang.


" Ka Shengqi? " Tanya Huli Chang manja.


" Hum.. Ada apa?" Jawab Shengqi dingin.


" Ka Shengqi kenapa terus memandangi ka Yuanjun sih?!" tanya gemas Huli Chang karena merasa cemburu. " Ka Shengqi, kalau seperti ini aku engak mau main lagi Ama kakak." Huli Chang langsung berbalik dan menangkupkan tanganya sambil diam diam membuat wajah kesal.


" Maaf kan aku, Chang'er.. Kaka juga mencintaimu kok!?" Jawab Shengqi mencoba menghibur.


" Enggak percaya.. " Balas Huli Chang ketus.


" Terus, untuk buat Chang'er ku yang manis aku harus seperti apa? " Rayu Shengqi kepada Huli Chang.


Wajah Huli Chang memerah. " Kakak harus berjanji kepada ku! Kakak harus menikahiku."


TING...


Kesadaran Shengqi langsung kembali kepada tubuhnya. " Chang'er.. Di kehidupan kedua nanti aku akan menyangimu dan menikahimu!" Seru Shengqi, sambil berusaha menjaga keseimbangannya untuk berdiri.


PETIR SURGAWIII...


" Tidak... Kakak jangan lakukan itu!? " Teriak Yuanjun sambil memandanginya dengan tatpan terkejut serta takut.


Shengqi tersenyum ke arah Yuanjun dengan lembut. " Maaf kan aku, tolong beritahu Chang'er aku MENCIN-! HOEEKK.. " Belum selesai Shengqi menyelesaikan kata-katanya, tubuhnya sudah terpotong menjadi dua.


" TIDAKKK.. KAKAK.... " teriak Yuanjun dalam ikatan tali pusaka milik, pendekar yang saat ini tengah tersenyum saat sadar dia telah memotong tubuh Shengqi menjadi dua.


***


SEKTE KALAJENGKING HITAM..


WUUSSHHHH..


Awan tiba-tiba berubah menjadi gelap gulita, di atas Sekte kalajengking hitam.


" Chang'er.. Jaga dirimu baik-baik.. " pesan Shengqi kepada Huli Chang dan tiba-tiba tubuhnya menghilang sedikit demi sedikit.


" Kakak.. " Teriak Huli Chang yang tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena lelah mengis. "Mimpi apa tadi.. Hic Hic! " Huli Chang mengusap-usap air matanya yang kali ini menetes dengan deras.


DUARRR...


DUAAARRRR...

__ADS_1


Sebuah lendakan dan guncangan di kamar Huli Chang, membuatnya segera tersadar dan memastikan apa yang terjadi melalui jendela kamarnya. " Serangan Sekte!? " Ucap Huli Chang yang kini memiliki tatapan serius.


Dia segera mengganti Pakaianya, dengan buru-buru dan mengambil sebuah pusaka andalanya yang selalu ia simpan.


Di depan halaman Sekte Kalajengking Hitam..


" Patrick Guo Lin! Apa kau sadar apa yang kali ini kau perbuat?" Tetua yang memiliki kedudukan wakil Patrick dari Sekte kalajengking Hitam berbicara lantang di hadapanya.


" Hahahahah.. Apa kau buta? Sudah jelas kami kemari untuk meratakan Sekte milik perempuan gila itu!?" Bentak Guo Lin yang langsung memberi perintah untuk menyerang.


Tidak kalah juga, Wakil Patrick dari Sekte Kalajengking Hitam menyuruh melawan para pendekar dari Sekte Anggrek biru yang menyerang. Suara dentingan pedang serta berbagai macan senjata lainya mengisi suara di tempat tersebut.


Guo Lin bertukar ribuan jurus dengan Wakil Patrick Wu Ya dan hampir berimbang. Tapi, saat Guo Lin sadar pendekar pendekar andalanya hampir rata oleh pendekar-pendekar dari Sekte kalajengking hitam ini.


Terhitung, lima puluh persen dari orang-orangnya terbunuh sia-sia. ' Sial.. aku terlalu meremehkan orang-orang di sini! Karena racun hebat mereka, serta senjata rahasia mereka banyak dari anak anak ku yang mati terbunuh.


Guo Lin mulai tidak fokus dalam pertarunganya, dan dia akhirnya memuntahkan darah karena beberapa serangan tapak yang berhasil mendarat di tubuhnya.


BUK.. BUKK.. BUKKK..


Guo Lin terus terpukul mundur dan itu membuatnya semakin frustasi. Dia kembali melirik ke arah lain, dan ia tiba-tiba tersenyum saat melihat seorang gadis. Dan sosok wajah gadis itu sagat tidak asing baginya, dia adalah orang penting dan seseorang yang sangat berharga bagi Sekte Kalajegking Hitam ini.


Saat Huli Chang yang bertarung dengan gagah sambil melindungi seorang anak gadis di belakangnya. Tanpa sadar sebuah Tombak melesat cepat ke arahnya.


JLEEEPPP...


" TIDAKKK... Chang'er." Teriak Wu Ya dengan tatapan penuh amarah. Wu Ya segera mengeluarkan tenaga dalam yang sangat dasyat dari tubuhnya, dia melirik ke arah Guo Lin dengan tatapan penuh amarah dan kebencian.


" Pedang Iblis.. " Wu Ya langsung berteriak dan melesatkan sebuah Pisau energi yang berwarna Hitam kemerahan.


ZRAASSS...


Setengah badan Guo Lin, yaitu telinga, tangan dan kaki kanan Guo Lin terpotong oleh jurus Wu Ya. Pendekar-pendekar dari Sekte Anggrek Biru terkejut saat melihat Patrick mereka kalah.


" Mundur.. Bawa Patrick, serta lindungi dia." Seru salah satu Tetua dari Sekte Anggrek Biru. Dengan kompak mereka langsung berlari tanpa memperdulikan kawan mereka yang terluka, mereka meinggalkan teman teman mereka yang sudah tidak bisa apa-apa begitu saja.


Wu Ya segera berlari ke arah Huli Chang. "Chang'er... Chang'er.. Teriaknya dengan Isak tangis yang keras."


" Kakek beritahu kepada nenek, serta kakak dan Kaka ipar.. Jangan Hukum Ka Shengqi-" Mulut Huli Chang terus mengeluarkan darah, tubuhnya tiba-tiba melemas. Akhirnya Huli Chang tewas dengan mulut yang tersenyum di pelukan Wu Ya.


***


Tanah yang luas dan terdapat banyak bunga indah di sana...


" Chang'er.. Chang'er.. Ayo bangun." Pinta Shengqi sambil tersenyum lembut ke arahnya. " Kenapa kau mengikuti aku?" Tanya Shengqi penasaran.


Huli Chang, cekikikan dan tertawa geli melihat wajah Shengqi yang sedikit kecewa. "Aku serius Chang'er." Tegas Shengqi kembali.


Huli Chang kini tersenyum lembut menatapnya, dia langsung memeluk tubuh Shengqi dengan mesra. " Karena, aku mencintaimu ka!?"

__ADS_1


___


Tenang aku tepati janji Ko!! Fang Han bentar lagi bakal ngamuk..


__ADS_2