
Setelah kepergian para tamu yang datang Ke Kaisaran Qin, nama Qin Yun semakin hangat menjadi perbincangan entah itu rakyat biasa, pedagang, bahkan pendekar.
Qin Yun tidak memedulikan itu, ia sedang berusaha memasuki Pendekar Suci, memasuki Pendekar Suci cukup sulit menurut Qin Yun, karena ia harus mengalahkan Iblis Hati dalam dirinya.
Tetapi karena dulu Qin Yun adalah Maniak Beladiri, ia dapat mudah melanjutkan ketahap Pendekar Suci dalam 1 bulan setelah kepergian para tamu dari Kekaisaran Qin, Qin Yun membuka matanya, ia merasa Energi dalam dirinya semakin kuat. Seorang Pendekar Suci berumur 9 tahun, mungkin senior - senior yang mendengar ini akan muntah darah.
Qin Yun berpikir dengan keras bagaimana cara meningkatkan kekuatan dalam 7 Tahun, setelah berpikir cukup lama mata Qin Yun berbinar, ia mengingat kembali bahwa dikehidupan sebelumnya ia pernah membuat sebuah kitab yang menantang langit dan bumi bersama gurunya.
Kitab itu ia berijudul Dunia Fantasi, Kitab itu berisi tentang dunia lain, seperti mimpi tetapi sangat nyata. Bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas tempur, Mental tempur, Bahkan memperkuat Pondasi dalam Beladiri.
Jika seseorang terbunuh di Dunia Fantasi, maka ia akan kembali lagi ke Dunia nyata, namun Rasa sakit dari luka luka yang didapat di Dunia Fantasi akan terasa sangat nyata, bertujuan untuk melatih Mental tempur seseorang, waktunya juga berbeda satu hari di Dunia Fantasi sama dengan satu jam di Dunia Nyata.
Setelah itu Qin Yun berpamitan kepada Qin Long untuk ke Istana Prasasti dengan alasan ingin membeli sumber daya. Tetapi sebenarnya banyak tujuan Qin Yun, yaitu Membeli Sumber Daya, Menjual hasil buruan siluman, Mendaftar menjadi Master Prasasti, selain itu ia juga berniat mencari tau tentang kekuatan dibalik Istana Prasasti.
Sesampainya disana ia melihat keramaian, banyak orang yang ingin membeli Sumber Daya, setelah itu Qin Yun dihampiri seorang lelaki yang terlihat familiar, ia adalah Pemimpin Istana Prasasti.
Qin Yun dibawa kesebuah ruangan, Lalu Pemimpin Istana Prasasi bertanya: "Apakah Pangeran Qin Yun ingin membeli sumber daya?"
Qin Yun mengeluarkan ratusan mayat Siluman berusia Ratusan Hingga Ribuan tahun, lalu berkata dengan hormat: "Pertama - tama Saya mau menjual ini, Saya masih memiliki banyak, sebaiknya kita mencari tempat yang luas senior"
Pemimpin Istana Prasasti mengantar Qin Yun ketempat pengumpulan bahan daging siluman, Setelah itu Qin Yun mengeluarkan Ribuan Siluman dari Usia ratusan hingga ribuan tahun. Pemimpin Istana Prasasti terpana lalu menyuruh pelayan menghitung.
Pemimpin Istana Prasasi sedang mengobrol ringan, sambil menunggu hasil pengitungan selesai, Karena situasi canggung Qin Yun berbicara: "Senior, apakah ada syarat tertentu untuk menjadi Master Prasasti?"
__ADS_1
"Hmm....Tidak ada syarat tertentu, hanya syarat utamanya saja yang perlu dipenuhi, jelas syarat utamanya adalah bisa Membuat Senjata Pusaka, Membuat Pil, Membuat Jimat, Mengerti Rune, Membuat Formasi." Hanya itu saja.
"Tetapi keuntungan dari menjadi Master Prasasti lebih menggiurkan, pertama bisa tinggal dikediaman yang disediakan Istana Prasasi disetiap Istana Prasasti hanya dengan menunjukan identitas nya. Kedua mendapatkan Diskon dari setiap pembelian sumber daya. Ketiga dapat menjual atau menitipkan barang jualan ke Istana Prasasti." Lanjut Pemimpin Istana Prasasti.
Qin Yun berpikir cukup lama lalu berkata: "Baiklah senior, junior ini akan mendaftar menjadi Master Prasasti"
Qin Yun dibawa kedalam ruangan yang berisi peralatan penyulingan dan penempaan, lalu Lin Feng berkata: "Kau akan dites sesuai kemampuan dan hasil kerjamu"
Qin Yun dites membuat Pil, Membuat Senjata, Membuat Jimat, dan Membuat Formasi. Semua yang Qin Yun buat sangat membuat Pemimpin Istana Prasasti terpana, Qin Yun berhasil membuat Pil Tinggat Tinggi dengan Kebersihan 100%.
Membuat senjata dengan Rune - Rune Kuno yang membuat senjata itu termasuk Senjata Tinggkat Tinggi, dan membuat Formasi yang susah ditembus oleh Pendekar Pertapa kebawah, Pemimpin Istana Prasasti memaklumi Qin Yun, bagaimanapun ia sadar Qin Yun hanya ditahap Suci dengan 1 Gerbang.
Pemimpin Istana Prasasti mengeluarkan Plakat berwarna Emas lalu berkata: "Ini adalah tanda Master Prasasti tingkat Tinggi, kau memang Jenius nak seorang Master Prasasti tingkat Tinggi diumur 9 Tahun, tidak akan ada yang mempercayai lelucon itu, tetapi aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, hahh...teteskan darahmu nak..."
"Dari jaman dulu perang sudah ada, Dulu ada 1 Sekte Aliran Putih terbesar bernama 'Sekte 9 Matahari', dan 1 Sekte Aliran Hitam terbesar bernama 'Sekte Darah Iblis'. 2 Sekte itu terus berperang hingga Ratusan Tahun, sampai sampai kedua Sekte itu diambang kehancuran, karena itu mereka mengumpulkan kekuatan dengan cara masing - masing...
Ketua Sekte 9 Matahari saat itu menyarankan membuat Organisasi dan Sekte dari kecil hingga besar tanpa nama 'Sekte 9 Matahari' karena ia tau kalau rencana ini bocor mungkin Sekte Darah Iblis akan mencoba menggagalkan dengan segala cara" Lanjut Pemimpin Istana Prasasi dengan serius.
Qin Yun lalu bertanya: "Lalu mengapa Senior membocorkan ini kepadaku?"
"Sebenernya aku berniat menjadikanmu Murid ketua Sekte 9 Matahari, tetapi jika kau tidak mau kami tidak akan memaksamu" Jawab Pemimpin Istana Prasasti.
Tak lama kemudian seorang Lelaki tua, muncul dengan tiba - tiba didepan Qin Yun dan Pemimpin Istana Prasasi. Pemimpin Istana Prasasi membungkuk dan berkata: "Salam Kepada Ketua Sekte"
__ADS_1
Qin Yun tanpa sadar meneteskan air mata, ia jelas mengingat lelaki tua dihadapannya, itu adalah Guru dari kehidupan sebelumnya. Qin Yun bersujud didepan 'Dewa' Matahari lalu berkata: "Guru Murid Bodohmu kembali"
Pemimpin Istana Prasasti dan 'Dewa' Matahari terkejut mendengar itu.
Dewa Matahari lalu bertanya dengan ekspresi bingung: "Siapa kau? aku tidak memiliki murid lain seingatku"
"Guru, nama murid Xiao Yun" jawab Qin Yun tersenyum.
Dewa Matahari terkejut lalu berkata: "Ahhh... benar aku memiliki murid bodoh yang mati karena petir"
Pemimpin Istana Prasasti terkejut, sebagai salah satu Murid dari Dewa Matahari, ia jelas tau bahwa ada salah satu Seniornya yang meninggal karena Petir Kesengsaraan, Senior itu juga terkenal karena kepintaran membuar jurus jurus yang tak terkalahkan.
"Mengapa kau menjadi muda" Tanya Dewa Matahari bingung, Qin Yun melihat kebingungan gurunya lalu menjelaskan awal kehidupan yang sekarang terus bertemu Lin Yun'er, hingga mendapatkan kembali ingatannya.
Qin Yun juga mengingatkan dan memberikan kitab tentang Dunia Fantasi, itu juga membuat Dewa Matahari semakin semangat karena tujuannya mengumpulkan kekuatan akan semakin mudah.
Dewa Matahari mengeluarkan 3 bola kristal didalamnya terukir Matahari, Bulan, Bintang. Itu adalah Roh Beladiri milik Qin Yun dikehidupan sebelumnya, Roh beladiri yang mengenali jiwa tuannya itu bergetar hebat.
Qin Yun mengambil 3 bola kristal itu dan meminta izin kepada Gurunya untuk menyerap Roh Beladiri miliknya, Qin Yun juga meminta tolong kepada Pemimpin Istana Prasasti untuk menjelaskan kepada Kaisar Qin Long bahwa Qin Yun sedang berkultivasi di Istana Prasasti.
1 Bulan telah berlalu kini kekuatan Roh Beladiri Bulan miliknya sudah menyatu dengan Energi Mental dengan sempurna, yang membuat Energi Mental Qin Yun semakin kuat, bahkan lebih kuat daripada dikehidupan sebelumnya.
Roh Beladiri Bintangnya memiliki kekuatan untuk membuat sang pemilik Roh Beladiri itu memiliki kemampuan untuk membuat dan memahami banyak Jurus Jurus.
__ADS_1
Sedangkan Roh Beladiri Mataharinya sudah menyatu dengan Api Surgawi, yang membuat Api Surgawi semakin Panas.