Perjalanan Sang Pendekar

Perjalanan Sang Pendekar
Bab 2: Sekte Naga Langit - Perjalanan Ke Kekaisaran Hong


__ADS_3

Seseorang sedang minum air sungai, ia adalah Xiao Ming An atau Ming An biasa dikenal Pendekar Topeng Giok. Ming An adalah salah satu Tetua termuda dari Sekte Naga Langit.


Sekte Naga Langit adalah salah satu Sekte Aliran Putih terbesar di Kekaisaran Hong. Setelah perang ratusan tahun lalu kini Kekaisaran dibagi menjadi 4 yaitu Kekaisaran Hong, Yin, Long, Wei.


Sedangkan Sekte Sekte besar adalah:


Aliran Putih ; Sekte Naga Terbang terletak di Kekaisaran Hong, Sekte Kuil Lonceng Emas terletak di Kekaisaran Wei, Sekte Gunung Bunga Persik terletak di Kekaisaran Long, Dan Sekte Pulau Es terletak di Kekaisaran Yin.


Aliran Netral hanya Asosiasi Bulan Perak, banyak Sekte yang ingin menundukan Asosiasi Bulan Perak dibawah Sekte mereka tetapi hasilnya nihil, membuat banyak orang tidak berani menyinggung orang dibelakang Asosiasi Bulan Perak. Asosiasi Bulan Perak menjual sumber daya sumber daya langka, Asosiasi Bulan Perak bercabang dikota - kota Kekaisaran Hong, Yin, Long, dan Wei. Hanya saja cabang utamanya ada di Kota Kekaisaran Hong.


Sekte - Sekte aliran Hitam adalah; Organisasi Tengkorak Hitam, Sekte Bunga Darah, Sekte Kalajengking Merah, dan Sekte Darah Iblis. Banyak Aliran Putih yang mencoba melacak keberadaan Sekte Aliran Hitam tetapi hasilnya selalu nihil.


Ming An meliat seorang bayi yang sedang hanyut dalam Aliran Sungai, Ming An melompat kedalam Sungai untuk membawa bayi itu. Ming An merasa Aneh ia bertanya dalam hati: "Mengapa ada bayi di Sungai Hutan sini?"


Ming An mengecek kondisi bayi itu lalu berkata: "Mungkin kita sudah ditakdirkan"


Ming An membawa bayi itu untuk ia jadikan Anak angkat, sesampainya di Sekte Naga Langit, nama Ming An menjadi hangat karena membawa bayi yang tidak diketahui asal usulnya kedalam Sekte dan menjadikannya Anak angkat.


Banyak yang iri kepada Bayi tersebut, bagaimanapun Julukan Pendekar Topeng Giok bukan main main karena wajah Ming An semulus Giok, sedari kecil bayi itu didekati banyak orang alasannya hanya untuk mendekati Ming An.


Ming An menamai bayi itu Xiao Yun, 'Xiao' mengikuti marga Ming An, Ming An berharap bayi itu bisa menjadi pendekar yang bisa mengukir namanya di Dunia persilatan. jadi ia memberi nama 'Yun', ia terinspirasi dari Legenda 'Dewa Bintang' dan 'Pendekar Hitam Putih'.


14 Tahun Telah Berlalu Xiao Yun ( Qin Yun ) sudah beranjak dewasa, kini ia adalah Seorang pemuda yang memiliki sifat Dingin kepada semua orang kecuali Ming An yang menjadi penyelamatnya.


Ingatan Xiao Yun sudah kembali sepenuhnya, mulai dari waktu ia menjadi 'Dewa Bintang' kemudian beralih ke 'Pendekar Hitam Putih', dan saat ia diselamatkan oleh Ming An, otomatis ia memiliki kembali ingatan tentang Dasar Dasar Pendekar.


Dasar - Dasar Pendekar yaitu:


- Pendekar Kelas 3


- Pendekar Kelas 2


- Pendekar Kelas 1


- Pendekar Ahli ( Awal - Menengah - Akhir - Puncak )


- Pendekar Bergelar ( Awal - Menengah - Akhir - Puncak )


- Pendekar Raja ( Awal - Menengah - Akhir - Puncak )

__ADS_1


- Pendekar Kaisar ( Kehidupan - Kematian )


- Pendekar Suci ( 1 - 8 Gerbang )


- Pendekar Bumi ( Awal - Menengah - Akhir - Puncak )


- Pendekar Langit ( Awal - Menengah - Akhir - Puncak )


- Pendekar Pertapa ( Awal - Menengah - Akhir - Puncak )


- Immortal ( Kesengsaraan 1 - 9 )


Ia juga tau semua orang di Sekte Naga Langit menyembunyikan bahwa Xiao Yun adalah Anak Angkat Ming An, atas permintaan Ming An sendiri. Xiao Yun juga memutuskan ia akan hidup menjadi Anak Angkat Ming An.


Karena telah mendapatkan kembali ingatan masa lalunya, Xiao Yun dengan mudah mempelajari Kitab - Kitab yang Ming An berikan. Kini Xiao Yun sudah berada di ranah Pendekar Suci tahap Awal dengan 1 gerbang yaitu Pendahuluan, gerbang pendahuluan adalah gerbang untuk seseorang yang baru memasuki tahap Awal Pendekar Suci.


Xiao Yun juga mendalami Ilmu Pedang Api Dan Es Abadi, serta mengubah Aura Pembunuh yang Xiao Yun dapatkan setelah ia melakukan pembantaian ratusan tahun lalu menjadi Aura Pelindung. Kini tubuh Xiao Yun mengeluarkan aura yang sangat mendominasi dan mengangumkan.


Xiao Yun juga tau bahwa Roh Beladirinya sudah menjadi Roh Beladiri yang memiliki Elemen Api dan Es Abadi. Xiao Yun sekarang memiliki Roh Beladiri Bunga Lotus Api dan Es Abadi, serta Pedang Orgine Element Api dan Es Abadi, Ia juga baru menyadari Roh Beladirinya telah menyatu dengan Elemen Racun dan Petir yang membuatnya semakin mematikan.


Xiao Yun juga mendengar bahwa saat ini Sekte Aliran Hitam sedang menyatakan perang secara tidak langsung kepada Sekte Aliran Putih.


Ming An menghampiri Xiao Yun yang sedang berkultivasi, Xiao Yun yang sedang berkultivasi menyadari itu, ia membuka matanya yang berwarna biru muda yang membuat Xiao Yun semakin tampan.


Xiao Yun tau setelah Peperangan ratusan tahun yang lalu, standart pendekar menurun kalau satu Sekte tau Xiao Yun sudah mencapai Pendekar Suci Awal, Xiao Yun akan dianggap monster.


Karena itu ia terpaksa menurunkan Kultivasinya ke Tahap Pendekar Ahli Awal, di Umur 14 Pendekar Ahli Awal saja sekarang sudah dianggap bakat yang muncul 1000 tahun sekali, mereka akan muntah darah saat tau Xiao Yun berada di Pendekar Suci Awal.


"Ayah, apakah kau akan menjalankan misi lagi?" Tanya Xiao Yun sinis, setelah hidup 14 Tahun bersama Ming An, Xiao Yun tahu sifat Ming An ia tau mulut Ayahnya akan menjadi manis saat akan meminta izin untuk menjalankan misi.


Ming An tertawa dengan canggung: "Hahaha....Benar nak, saat ini di Istana Kekaisaran Hong sedang panas, ada desas desus bahwa akan ada pemberontakan salah satu Pangeran kekaisaran Hong dalam memperebutkan Tahta dengan bantuan Aliran Hitam"


Ming An juga menjelaskan akan ada banyak sekali para pendekar yang sudah mengukir nama di dunia persilatan, yang akan hadir di istana kekaisaran Hong.


"Ayah....Aku ingin ikut denganmu, aku ingin melihat dunia luar, bagaimana aku bisa menjadi kuat kalau hanya di dalam Sekte" Kata Xiao Yun memelas, jujur ia merasa bosan 14 Tahun didalam Sekte.


Setelah berpikir Ming An menyetujuinya, ia juga sadar cepat atau lambat Xiao Yun akan melihat kejamnya dunia luar. Ming An juga menjelaskan bahwa mereka akan berangkat besok bersama dengan Ketua Sekte Naga Langit, Jian Long.


Keesokan Harinya Xiao Yun menggunakan baju berwarna Hitam bercorak Putih, dilengan kananya ada corak putih bermotif Naga, yang menandakan ia adalah murid Sekte Naga Langit.

__ADS_1


Ketua Sekte Naga Langit Jian Long yang melihat Xiao Yun, ia berdecak kesal lalu berkata kepada Ming An: "An'er lihat bocah itu, ia begitu lambat"


Jian Long saat ini sudah berumur ratusan tahun, Ming An juga adalah salah satu muridnya karena itu ia sangat dekat dengan Ming An, kedekatan itu membuat semakin banyak orang yang iri kepada Ming An.


Ming An terkekeh pelan saat melihat Jian Long kesal, semua orang di Sekte tau alasan Jian Long sering kali menyindir nama Xiao Yun.


Itu karena saat pertama kali Xiao Yun ditinggal Ming An untuk menjalankan misi, ia dititipkan Ming An ke Jian Long, Jian Long yang saat itu sedang tidak memiliki teman bermain catur ia mengajak Xiao Yun, Xiao Yun dengan senang menerima ia juga bertaruh kalau ia menang Jian Long harus memberikan Pedang Pusaka Langit.


Ada Pula Tingkatan Pedang:


- Pedang Kelas 3


- Pedang Kelas 2


- Pedang Kelas 1


- Pedang Tingkat Ahli


- Pedang Tingkat Bumi


- Pedang Tingkat Langit


Jian Long dengan percaya diri menerima itu, sampai percaya diri itu dipatahkan oleh Xiao Yun dua jam kemudian, ia terpaksa menerima kekalahan itu ia juga dengan berat memberikan Xiao Yun Pedang Tingkat Langit. Bahkan Para Tetua iri karena Pedang Para Tetua saja hanya Pedang Tingkat Bumi.


Sebenarnya ia memiliki Pedang dari Cincin Ruang dari kehidupan yang pertama, tetapi ia tidak bisa menggunakannya karena terlalu berbahaya, pedang itu juga adalah pedang yang ia buat bersama Ilmu Pedang Api dan Es Abadi.


Ia juga memiliki belati yang sudah berevolusi menjadi Elemen Api dan Es Abadi kini belati yang awalnya berjumlah 5 sekarang hanya menjadi 2, tetapi malah menjadi semakin kuat, ia bisa menggunakan belati saat menghadapi banyaknya musuh.


Ia juga memiliki Pedang Orginenya tetapi karena itu adalah salah satu Roh Beladiri Api dan Es Abadi, ia tidak bisa menggunakannya karena terlalu mengerikan.


Xiao Yun menghampiri Ming An dan Jian Long, Xiao Yun berkata pada Jian Long: "Ketua Sekte dimana kau mendapatkan pedang yang waktu itu kau berikan padaku?"


Xiao Yun diberikan pedang bernama Pedang Petir Hitam, oleh Jian Long. Pedang itu tidak ada yang memakainya karena pedang itu terbuat dari meteorit yang mengandung Elemen Petir, beserta darah hewan ilahi yaitu Elang Petir.


Jadi seseorang tidak bisa menggunakan Pedang itu dengan maksimal jika tidak memiliki Roh Beladiri berelemen Petir, berbeda dengan Xiao Yun yang dulu memiliki Roh Beladiri Petir Surgawi, jadi ia bisa menggunakannya secara maksimal.


Jian Long menduga bahwa Xiao Yun akan mengembalikan Pedang yang ia berikan, itu juga tujuan Jian Long memberi Xiao Yun pedang tersebut. Jian Long berkata dengan bangga: "Aku mendapatkannya dipelelangan Asosiasi Bulan Perak"


"Terima kasih Ketua Sekte atas pedangnya saya akan memanfaatkannya dengan baik" kata Xiao Yun dengan datar sambil membungkukan kepalannya kearah Jian Long.

__ADS_1


Hal itu membuat Jian Long terkejut dan semakin muram tetapi ia mengikhlaskan itu daripada Pedang yang ia beli tidak terpakai, lagipula Xiao Yun termasuk Jenuis Sekte miliknya.


"Baiklah mari kita berangkat ke Kota Kekaisaran" kata Jian Long datar.


__ADS_2