Perjalanan Sang Pendekar

Perjalanan Sang Pendekar
Dunia Fantasi: Wilayah Terlarang


__ADS_3

Qin Yun berkultivasi bertujuan untuk membuka semua jalur Meridian Besar dalam tubuhnya, konon kala ada orang yang berhasil membuka seluruh meridian besar dalam tubuhnya, orang itu memilki kekuatan Fisik yang sangat spesial.


Jalur Meridian dalam tubuh sesorang berbeda beda adapula Jalur Meridian Besar Berjumlah 309, Inti Berjumlah 36, Dan Kecil 2100.


Manfaat dari membuka semua meridian kecil adalah memungkinkan tubuh sipemilknya memiliki tenaga dalam dan Elemen lebih Murni dari sebelumnnya.


Sedangkan manfaat dari membuka meridian Inti adalah memungkinkan Pancra Indra dan refleks tubuh sipemilik meningkat berkali - kali lipat.


Tapi saat Qin Yun mencoba membukanya didalam Dunia Fantasi itu seperti terhalang snergi tak kasat mata, karena itu ia cukup kecewa. 3 hari Qin Yun menyerap ingatan ingatan dari kehidupan sebelumnya membuat banyak teknik teknik yang ia buat memasuki dulu, memasuki ingatannya.


Ia menemukan teknik yang sangat bermanfaat untuknya itu berjudul Jubah Pelindung, teknik ini mengubah Aura Pembunuh entah itu membunuh Manusia, Iblis, Siluman, Dll menjadi Aura Pelindung, aura pelindung itu semakin kuat aura yang diganti maka semakin Suci Aura Pelindung itu, ia menemukan teknik Ini Sangat cocok untuk bertarung dengan Kultivator kegelapan atau Kultivator Iblis.


Karena itu Qin Yun memutuskan untuk memperlajari Teknik Aura Pelindung.


Swosss......


Energi Pembunuh yang Qin Yun kumpulkan selama ini keluar dengan leluasa, kemudian Qin Yun menyerap Energi Pembunuh itu dan mengeluarkan Energi yang suci.


Zhang Xia yang sedang memulihkan diri, merasa terganggu oleh Energi Pembunuh yang Qin Yun keluarkan, tetapi dirinya mencoba menahan rasa takutnya, semakin lama Aura Pembunuh yang Qin Yun keluarkan semakin Kuat.


Itu membuat Zhang Xia merasa takut, sesaat Energi Pembunuh itu perlahan - perlahan masuk kedalam Tubuh Qin Yun, dan dikeluarkannya Energi yang membuat Zhang Xia merasa nyaman didekat Qin Yun.


Qin Yun membuka matanya ia melihat Zhang Xia sedang menatapnya tanpa berkedip. Karena situasi canggung Qin Yun angkat bicara: "Apakau sudah baikan"


Zhang Xia sadar dari lamunan liarnya, lalu menjawab: "Ya, mari kita pergi"


Qin Yun dan Zhang Xia melesat menggunakan Ilmu Meringankan Tubuh masing - masing, Qin Yun yang sudah ditahap Immortal merasa aneh dengan dirinya, karena Qin Yun hanya menggunakan Seperempat kekuatannya.


Zhang Xia yang melihat Qin Yun tidak lelah bahkan setelah berlari berhari hari, Zhang Xia bertanya: "Apakau tidak merasa sedikitpun kelelahan?"


"Tidak" Jawab datar Qin Yun sambil menggelengkan kepalanya.


"Sepertinya kau merasa lelah, kalau begitu istirahat saja" kata Qin Yun sambil menggendong Zhang Xia.


Qin Yun melesat ke Wilayah Terlarang tanpa memedulikan wajah malu Zhang Xia, setelah berlari berhari - hari Qin Yun akhirnya sampai di Wilyah Terlarang. Didepan Qin Yun ini ada sebuah gunung yang dikelilingi kabut tebal.

__ADS_1


Qin Yun sangat antusias ia tau kalau kabut ini sangat mematikan, Qin Yun melirik Zhang Xia yang masih digendongannya lalu berkata: "Kau yakin ingin memasuki Wilayah Terlarang ini?, sepertinya kabutnya saja sudah berbahaya"


"Ya, aku rasa aku tidak bisa mundur, karena bagaimanapun kita sudah sampai sini" Jawab Zhang Xia tegas.


Qin Yun menurunkan Zhang Xia dan berkata sambil memegang tangannya: "Kalau begitu kamu ikuti aku, dan jangan jauh jauh dariku"


Qin Yun mengirim kan Anti-Racun dari Roh Beladirinya ke tubuh Zhang Xia melalui tangannya yang menggengam tangan Zhang Xia.


Qin Yun berjalan sambil mencari Rumput herbal beracun yang ia butuhkan untuk membuat Racun Raja Neraka menjadi semakin mematikan, Qin Yun juga menyerap gila gilaan kabut itu dan dimasukan kedalam Roh Beladiri King Cobra 7 Warna miliknya.


Seminggu Qin Yun dan Zhang Xia berkeliling mereka menemukan banyak tanaman beracun berkualitas tinggi, itu membuat hati Qin Yun berdetak kencang, Qin Yun dengan Gila - Gilaan menyerap semua tanaman beracun itu kedalam Roh Beladirinya.


Zhang Xia yang melihat itu berkata: "bukankah kah kau terlalu serakah?"


"1 Bulan lagi juga mereka semuanya akan kembali normal" kata Qin Yun sambil menunjuk gunung yang awalnya berkabut kini tandus.


Gunung itu tiba tiba bergetar, Qin Yun merasakan ada bahaya yang menyebabkan Gunung itu bergetar, Qin Yun berkata ke Zhang Xia: "Cepat kau pergi dari sini, aku takut aku tidak bisa mengalahkan siluman ini"


Tak Lama kemudian muncul Siluman Ular Berkepala 7 berusia Ratusan Juta Tahun, Qin Yun berkata dalam hati: "Seharusnya ini Raja atau Ratu Siluman mengapa bisa ada disini? Sepertinya ia juga diranah Immortal Kesengsaraan 1"


Zhang Xia melirik Siluman Ular berkepala 7 itu dengan takut karena ia bisa merasakan aura yang sanggat menindas dari Siluman Ular itu, Zhang Xia berkata dengan gemetar: "Mari kita hadapi bersama"


"Tapi...Baiklah kalau begitu hati-hati" Kata Zhang Xia dengan cemas lalu menggunakan Ilmu Meringankan Tubuh miliknya.


Qin Yun tersenyum, lalu Qin Yun mengeluarkan Energi yang ia segel dalam dirinya, Siluman Ular itu menjadi waspada, karena tingkatan Kultivasi Qin Yun tiba tiba sama dengan dia dalam sekejap.


"Anak muda....Sepertinya aku meremehkanmu" Kata Siluman Ular Berkepala 7.


"Sebelum kita bertarung aku ingin bertanya beberapa hal" Kata Qin Yun penasaran.


Ular itu mendesis lalu berkata: "apa yang ingin kau tanyakan anak muda"


"Mengapa ada Raja dan Ratu siluman di Dunia Fantasi?" Kata Qin Yun penasaran.


Ular iu berkata dengan kesal: "Aku tidak peduli kalian menyebutnya apa, tetapi bagiku dunia ini adalah Penjara...

__ADS_1


...pembuat jurus ini ingin menjadikan Dunia Fantasi sebagai tempat pemakamannya, tetapi aku tidak menyangka ia mati tersambar Petir Kesengsaraan..." kata Siluman Ular itu sambil tertawa.


"Apakah ada yang ditinggalkan pemilik jurus ini disini" kata Qin Yun penasaran.


Ular itu menjawab: "Ya memang ada, tetapi kau harus mengalahkanku dulu"


Qin Yun mengerutkan keningnya, ia merasa tidak menemukan ingatan apapun di tentang kehidupan sebelumnya, jadi ia merasa penasaran apa yang ia tinggalkan dulu.


Qin Yun mengeluarkan Pedang Orgine dan msngirimkan Api Surgawi kedalam Pedang Orgine. Lalu berkata ke Siluman Ular: "Baiklah, marikita coba"


3 Hari 3 malam Qin Yun dan Siluman Ular bertarung, mereka berdua sama sama Frustasi karena Qin Yun tidak bisa menggores kulit Siluman Ular, Siluman Ular tidak bisa membuat Racun yang ia kirim ke Qin Yun bekerja, itu membuatnya semakin Frustasi dan iri karena Anti-Racun ditubuh Qin Yun memiliki penolakan keras kepada Racun milik Siluman Ular tersebut.


Qin Yun memikirkan Jurus apa yang akan ia gunakan selanjutnya, Karena Jurus Ilmu Pedang 4 Musim dan Ilmu Pedang Tanpa Wujud tidak berhasil.


Mata Qin Yun berbinar ia melupakan bahwa dulu ia mati karena Ilmu Pedang Ruang dan Waktu


Qin Yun ingin mencoba menggunakan Ilmu Pedang Ruang dan Waktu untuk melawan Siluman Ular. Qin Yun Berteriak


"Jurus Waktu - Membalikan Semesta"


Waktu disekitar Qin Yun menjadi berbalik mundur hanya Qin Yun yang bergerak maju. Qin Yun melesat dan meneriakan lagi


"Jurus Ruang - Menghilang dan Kembali"


Pedang Orgine ditangan Qin Yun menghilang dan tiba - tiba menancap ditubuh Siluman Ular sebelum kembali menghilang dan muncul kembali ditangan Qin Yun. Qin Yun berteriak kepada Siluman Ular: "Kau kalah"


"Jurus - Jurusmu begitu mengerikan, aku saja baru pertama kali melihat jurus - jurus semematikan ini" Kata Siluman Ular, lalu melanjutkan: "Ikuti Aku"


Qin Yun sendiri akhirnya mengerti mengapa ia mati terkena Petir Kesengsaraan saat membuat Jurus Ruang dan Waktu.


Qin Yun diantar Siluman Ular kesebuah Gua, didalam Gua ada semuah Pintu berwarna Emas.


Siluman Ular berkata: "Kalau kau tidak bisa membuka Pintu ini maka kau tidak ditakdirkan untuk mendapatkan Warisan dari pemilik Jurus ini"


Qin Yun berfikir secara acak tentang bagaiman membuka pintu ini, setelah cukup lama Qin Yun berfikir ia menyeringai, Qin Yun menempatkan telapak tangannya ke Pintu lalu mengirimkan Energi Jiwa dari kehidupan sebelumnya.

__ADS_1


Boommmmm.......


Setelah Pintu terbuka Qin Yun terpana melihat apa yang ada didalamnya.


__ADS_2