
Xiao Yun membersihkan dirinya sebelum keluar dari Cincin Bintang, Xiao Yun bertanya kepada Lin Yun'er dengan datar: "Masih ada sebulan lagi sebelum Turnamen Pendekar Muda, menurutmu apa yang harus kulakukan Yun'er?"
"Sebaiknya kau cari Bintang Dewa di sekte Naga Langit" Kata Lin Yun'er dari dalam kepala Xiao Yun. Xiao Yun berkata dingin: "Sial, aku melupakan itu"
Xiao Yun melesat menuju ke Sekte Naga Langit, Xiao Yun berniat mampir ke kota untuk membeli baju karena baju baju yang dimilikinya sudah habis terpakai, Xiao Yun hanya memiliki satu lagi dan itu digunakannya.
Xiao Yun sampai dikota Shen, kota ini dikuasai oleh Bangsawan Shen, salah satu Bangsawan di Kekaisaran Hong.
Xiao Yun yang memiliki tingkat Kultivasi tinggi, ia bisa melihat bahwa Kota ini sedang ramai dengan para pendekar. Sambil mengantri untuk membayar pajak, Xiao Yun bertanya dengan datar dan dingin kepada salah satu penjaga: "Mengapa kota ini ramai dengan para Pendekar?"
"Tuan Putri Bangsawan Shen, Shen Yue. Akan bertunangan dengan Tuan Muda Bangsawan- Qiao, Qiao Jun. Tetapi Tuan Putri Shen Yue yang adalah seorang Pendekar Muda, menolak pertunangan itu. Bagaimanapun seorang pendekar pasti ingin kebebasan" Kata seorang penjaga setelah mengambil koin emas dari Xiao Yun.
Xiao Yun tak memedulikan itu, ia kira dikota ini akan ada perang, ternyata Xiao Yun salah ternyata para pendekar itu cuma menjaga ketertiban untuk pelaksanaan pertunangan.
Xiao Yun berjalan mencari toko baju, tetapi saat ia berjalan melewati toko roti, Xiao Yun melihat seorang anak berumur 7 tahun sedang dipukuli oleh seorang Bangsawan, Xiao Yun bertanya kepada salah satu warga: "Permisi, saya ingin bertanya, mengapa anak itu dipukuli?"
"Anak itu hanya mencuri satu buah roti, tetapi dipukuli berkali kali, hah tidak ada yang bisa membantu anak itu, karena membantu anak itu sama saja melawan bangsawan Qiao" kata warga sambil menggelengkan kepalanya dan meninggalkan Xiao Yun. Xiao Yun berkata dengan dingin dan pelan: "Bangsawan Qiao?"
Xiao Yun melangkah menuju ketempat si anak dipukuli, rombongan bangsawan juga seorang Kultivator walau tidak setinggi Xiao Yun jadi mereka menyadari langkah kaki Xiao Yun, seorang Tuan Muda yang melihat Xiao Yun, Tuan Muda itu adalah Qiao Jun.
"Apakau bosan hidup? berani melawan Keluarga Qiao" kata Qiao Jun dengan dingin kepada Xiao Yun, Xiao Yun tak memedulikan itu ia hanya berjalan ke anak berumur 7 tahun itu.
Lalu Xiao Yun mengambil Koin Emas dari kantongnya dan memberikannya kepada pemimpin Toko Roti tanpa melihat pemimpin Toko Roti. Toko Roti itu milik Keluarga Qiao.
__ADS_1
Xiao Yun menggendong anak berumur 7 tahun itu tanpa melirik ke Qiao Jun. Qiao Jun kesal karena 'mainannya' diambil, Qiao Jun ingin melangkah tetapi sebelum itu Xiao Yun sudah berbicara, Xiao Yun berkata dengan dingin dan datar: "Kalau kau melangkahkan kaki kau akan mati tanpa jasad"
Perkataan itu menusuk ke Qiao Jun dan juga beberapa Tetua yang ada disamping Qiao Jun. Mereka merasa ketakukan mendengar perkataan Xiao Yun, tetapi walau begitu bangsawan tetap lah bangsawan. Mereka mementingkan harga diri, seorang tetua dari keluarga Qiao berbicara: "Kau salah berurusan dengan Keluarga Qiao"
Tetua itu mengeluarkan senjata dari Cincin Ruang miliknya, dan melangkahkan kakinya.
Duarrrrrrrrrrr.........
Petir berwarna Emas menyambar Tetua dari keluarga Qiao itu, tetua itu menghilang seperti ditelan sesuatu, tetapi semua orang disana tau bahwa tetua itu mati tanpa jasad, suasana disana menjadi hening.
Memang benar, Xiao Yun berhasil menguasai Elemen Petir sepenuhnya karena itu ia bisa memanggil Petir dari langit, apalagi Petir yang dipanggil Xiao Yun adalah Petir Surgawi.
Xiao Yun yang masih menggendong anak berumur 7 tahun itu menggelengkan kepalanya,
Sesampainya ditoko baju, ia disambut hangat oleh pelayan, pelayan itu melihat Xiao Yun yang sedang menggendong anak penuh luka, pelayan itu berkata sambil melirik anak berumur 7 tahun itu: "Tuan Muda Shen Ling"
"Bangsawan Shen? maksudmu anak ini anak Bangsawan?" tanya Xiao Yun sambil mengerutkan dahinya, Pelayan itu mengangguk cepat. Xiao Yun berkata: "Ah sudahlah, carikan anak ini baju biar aku yang membayarnya, aku juga ingin membeli baju"
Xiao Yun membeli baju dalam jumlah yang cukup banyak, Xiao Yun juga membeli baju untuk Shen Ling, setelah membayar Xiao Yun ingin pergi untuk mengobati luka luka Shen Ling, tetapi seorang pelayan bertanya kepada Xiao Yun: "Tuan Muda, Tuan ingin membawa Tuan Muda Shen Ling kemana?"
"Aku ingin mengobatinya dipenginapan" Xiao Yun berkata, Xiao Yun juga menanyakan arah penginapan terdekat. Xiao Yun melesat menggunakan Langkah Bintang kepenginapan terdekat.
Sesampainya disana Xiao Yun langsung memesan sebuah kamar, Xiao Yun langsung mengalirkan Energinya ketubuh Shen Ling, Xiao Yun terkejut karena ia melihat Roh Beladiri Shen Ling adalah Naga Putih, walau Xiao Yun sedikit iri tetapi Xiao Yun masih memiliki Roh Beladiri yang bagus, karena itu Xiao Yun tak mau mengambil Roh Beladiri milik Shen Ling.
__ADS_1
Setelah membantu memulihkan kondisi Shen Ling, Xiao Yun menuju kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Disisi lain Pelayan yang Xiao Yun temui di Toko Baju sedang berlari menuju ke Kediaman Keluarga Shen. Sesampainya ia di kediaman Keluarga Shen ia langsung menemui seorang wanita muda. Pelayan itu terkejut melihat wanita muda itu seperti habis menangis.
"Putri Shen Yue, apa putri habis menangis?" tanya pelayan itu, pelayan itu sedikit kasihan kepada nasib Tuan Putrinya itu, karena bukan rahasia umum lagi bahwa Pemimpin atau Patriak Keluarga Shen sedang dalam keadaan kritis, karena terkena racun. Racun itu diberikan oleh adik Patriak Keluarga Shen yang sekarang menjabat menjadi Patriak.
Setelah itu Shen Yue yang aslinya adalah anak dari Patriak Keluarga Shen yang sedang koma itu dijadikan bidak kerjasama dengan Keluarga Qiao oleh Patriak Keluarga Shen. Xiao Yun juga baru mengetahui itu setelah dijelaskan oleh pelayan saat di toko baju.
"Apa yang ingin kau sampaikan?" tanya Shen Yue sambil berusaha tersenyum, pelayan itu mulai menjelaskan tentang pertemuannya dengan Xiao Yun yang sedang menggendong Shen Ling yang artinya adalah adik dari Shen Yue.
Shen Yue terkejut karena mendengar kabar adiknya dipukuli oleh tunangannya sendiri, Shen Yue langsung keluar melesat menuju penginapan Xiao Yun, karena Shen Yue adalah kultivator yang mengandalkan kecepatan, jelas kecepatan ilmu meringankan tubuhnya bukan main main.
Xiao Yun yang sedang mandi merasakan bahwa ada kultivator kecepatan sedang menuju ke penginapannya, Xiao Yun buru buru menyelesaikan mandinya, ia takut Shen Ling akan menjadi target pembunuhan.
Kini Xiao Yun sedang duduk dikursi sambil memakan buah, Baju Xiao Yun masih basah karena terburu buru ia tidak sempat mengeringkan badannya, otot otonya yang kekar terpampang jelas, Xiao Yun juga tak menggunakan topeng.
Tok Tok Tok, pintu kamar Xiao Yun ada yang mengetuk, Xiao Yun membukanya dengan energi mental, setelah pintu terbuka seorang wanita cantik yang terlihat habis menangis terlihat jelas, Xiao Yun menebak wanita itu adalah Shen Yue, semua orang di kota Shen tidak ada yang mengetahui wajah Shen Yue karena Shen Yue selalu menggunakan topeng saat keluar.
Shen Yue juga terkejut melihat wajah dan badan Xiao Yun, kata pelayan yang melaporkan ciri ciri Xiao Yun, Xiao Yun hanya seperti seorang pria sepuh karena saat itu Xiao Yun sedang menggunakan topeng jadi tidak ada yang mengetahui wajahnya.
Wajah Shen Yue memerah melihat otot otot Xiao Yun, tetapi dengan cepat ia membuyarkan pikiran liarnya karena tujuan saat ini adalah melihat kondisi adiknya.
"Cepat masuk dan tutup pintunya" kata Xiao Yun dengan dingin dan datar. Shen Yue membalas berkata: "Karena aku sudah disini kau boleh pergi, selanjutnya biar aku yang mengurus adikku"
__ADS_1
"Sudah Telat" kata Xiao Yun datar, sebenarnya saat ini Xiao Yun merasakan banyak pembunuh tingkat tinggi sedang mengawasi penginapan tempat Xiao Yun menginap.