Perjalanan Sang Pendekar

Perjalanan Sang Pendekar
Teman Baru - Penyergapan


__ADS_3

Saat Ming An memasuki kamar Xiao Yun, Xiao Yun lupa ia tidak menyembunyikan Kultivasinya. Ming An bertanya: "Yun'er apakau sudah di ranah Pendekar Bergelar Awal?"


Xiao Yun mengutuk dirinya dalam hati mengapa ia begitu ceroboh, karena sudah tidak bisa mengelak Xiao Yun hanya bisa mengatakan memang ia berada di ranah Pendekar Bergelar Awal.


"Nak....Kau harus menyembunyikan Kultivasimu sebisa mungkin, Ayah takut kau akan menggundang perhatian Aliran Hitam. Dan menjadi target pembunuhan, kau boleh menunjukan kekuatanmu saat masalah genting" Kata Ming An serius.


"Yun'er mengerti Ayah" jawab Xiao Yun sambil tersenyum. Ming An kemudian menyuruh Xiao Yun untuk ketaman belakang Istana, disana akan ada banyak jenius - jenius dari sekte - sekte besar.


Walau malas tetapi Xiao Yun tetap pergi, ia juga penasaran yang namanya 'Jenius' dizaman sekarang. Sesampainya disana, ia melihat 9 orang yang terlihat berumur 12 - 14 Tahunan.


Ia dengan nada datar memperkenalkan diri: "Halo semuanya, saya Xiao Yun dari Sekte Naga Langit"


"Halo juga, saya Hong Yan Pangeran Kekaisaran Hong, saya juga murid Sekte Naga Langit" Teriak seorang pemuda yang terlihat berumur 14 Tahun.


"Saya Hong Mengshu, saya juga Putri Kekasisaran Hong, juga murid Sekte Naga Langit. Tapi karena situasi buruk saya dan kakak saya hanya diperbolehkan tinggal di Istana" kata seorang wanita yang terilihat berumur 12 Tahun dengan nada sedih.


Seorang biksu muda berbicara dengan satu tanggan didada: "Ambhibata, Perkenalkan nama biksu muda ini adalah Kang Jian, dari Sekte Kuil Lonceng Emas"


"Hai, namaku Lin Hua, aku seorang Putri Kekaisaran Lin, juga murid Pulau Es" kata seorang gadis yang terlihat berumur 12 Tahun, dengan nada ceria.


Seorang pemuda berumur 14 tahun berkata sambil menunjuk seorang gadis yang terlihat berumur 12 tahun tetapi memiliki wajah yang dingin: "Namaku Yin Long Pangeran Kekaisaran Yin, dan ini adikku Yin Yue seorang Putri Kekaisaran Yin juga. Kami Murid dari Sekte Pulau Es".

__ADS_1


Yin Yue yang mendengar perkataan kakaknya, hanya melirik Xiao Yun sambil mengangguk.


"Namaku Lin Feng, aku seorang Pangeran kekaisaran Lin juga murid dari Sekte Gunung Bunga Persik" kata seorang pemuda berumur 14 tahun dengan senyuman ramah.


Seorang Gadis berumur 12 tahun berkata sambil menunjuk seorang pemuda berumur 14 tahun yang memiliki muka dingin: "Namaku Long Xia, aku seorang Putri Kekaisaran Long, dan ini kakakku Long Aoutian seorang Pangeran Kekaisaran Long, kami juga murid Sekte Gunung Bunga Persik"


Setelah mereka berkenalan mereka berbincang bincang ringan, Xiao Yun yang menggunakan topeng hanya berdiam diri sambil menutup matanya. Banyak Orang berkomentar tetang sikap dingin Xiao Yun hanya saja mereka tidak berani mengungkapkannya. tidak tekecuali Yin Yue dan Long Aoutian yang memiliki siap dingin tetapi mereka masih kalah dingin jika dibandingkan dengan Xiao Yun.


Xiao Yun juga tau Roh Beladiri milik mereka bisa dibilang cukup langka, tetapi masih langka Roh Beladiri Bunga Lotus dan Pedang Orgine yang berelemen Api dan Es Abasi milik Xiao Yun.


Xiao Yun juga merasakan Aura mereka yang paling tinggi di ranah Pendekar Ahli Awal, dan untuk para gadis yang baru berumur 12 tahun adalah Pendekar Kelas 1. Bisa dibilang Jenius, dimasa sekarang.


Saat Makanan tiba Xiao Yun membuka matanya, Xiao Yun yang memiliki Roh Beladiri racun, mencium aroma racun dari makanan dan minuman yang pelayan bawa. Xiao Yun menyeringai setelah menemukan bahwa sikap para pelayan dan para penjaga disekitar mereka aneh.


Xiao Yun tertawa lalu berkata dengan tenaga dalam: "Kalau kalian ingin bermain, jangan lah kalian bermain curang". Para Jenius Sekte Besar mulai waspada pada sekitar setelah mendengar perkataan Xiao Yun.


Tak lama kemudian sekitar ratusan orang berjubah hitam muncul ditambah para pelayan dan penjaga yang menyamar, kini musuh yang Xiao Yun dan teman temannya hadapi sekitar dua ratus orang.


Xiao Yun menghampiri Hong Yan dan lainnya, lalu berkata: "aku tidak menduga mereka menyiapkan banyak orang untuk membunuh kita"


"Sepertinya pilhan kita hanya 2, dibunuh atau membunuh. Sepertinya kita akan berolah raga malam" kata Long Aoutian semangat, Xiao Yun tau Long Aoutian adalah seseorang yang menyukai pertarungan, walau begitu ia tidak membunuh sembarang orang.

__ADS_1


Hong Mengshu, Long Xia, Yin Yue, dan Lin Hua cemas, bagaimanapun mereka hanya seorang gadis berumur 12 tahun. Hong Mengshu berkata dengan nada cemas: "Kita hanya perlu menunggu para tetua sekte kan? kita hanya perlu mengulur waktu"


"Aku dengan para Ketua Sekte dan Kaisar Hong sedang rapat bersama para Pendekar, mungkin disekitar kita tidak ada yang bisa menolong kita" kata Long Aoutian datar. Kata - kata itu membuat mental yang lainnya turun, hanya Long Aoutian dan Xiao Yun yang terlihat tenang.


Seorang Wanita berjalan dari ditengah - tengah kerumunan dengan membawa cambuk ditangannya, lalu wanita itu berkata sambil tertawa: "Ahahaha....Jenius dan Para Putri dan Pangeran, kalau kalian semua mati disini itu akan menbuat pukulan besar bagi para Kekaisan dan Sekte - Sekte besar. Ahahha kalian beruntung mati ditanganku si Pendekar Cambuk Hitam"


Mendengar kata 'Pedekar Cambuk Hitam' kaki para Jenius sekte begetar kecuali Long Aoutian dan Xiao Yun, Xiao Yun tau bahwa Long Aoutian sedang menyembunyikan Kultivasinya, saat ini Kultivasi Long Aoutian adalah Pendekar Bergelar tahap Awal sama seperti Xiao Yun, tetapi kalau mereka bertanding jelas Xiao Yun menang dari segi Roh Beladiri dan Pengalaman.


"Julukanmu jelek sekali" kata Xiao Yun datar, ia lalu mengeluarkan Pedang Orgine miliknya. Energi Api dan Es Abadi menyebar kesegala arah, hal itu juga membuat nyali Pendekar Aliran Hitam menciut.


Karena jumlah musuh yang terbilang banyak Xiao Yun mengeluarkan belati dari Cincin Ruang miliknya, Belati itu terbang menuju para Pendekar Aliran Hitam, Xiao Yun berhasil mengurangi jumlah musuh walau hanya sekitar 20 orang, kini musuh - musuhnya hanya tinggal 180 orang.


Xiao Yun menyimpan kembali belati miliknya, ia lalu menghampiri Hong Yan dan lainnya dan berkata: "Kalian harus sadar, kalau kita bekerja sama dengan baik, mungkin setidaknya kita bisa bertahan sampai bala bantuan tiba"


Long Aoutian mengangguk, mereka langsung tersadar bahwa situasi ini adalah situasi hidup dan mati. Setelah melihat anak buahnya mati, Pendekar Cambuk Hitam sangat marah Aura Pembunuh yang sangat pekat keluar dari Tubuhnya yang indah.


Aura itu tidak hanya menindas Para Jenius dari Sekte Aliran Putih, tetapi menindas juga anak buah Pendekar Cambuk Hitam, hanya Xiao Yun yang biasa saja.


Melihat teman temannya kesulitan bernafas, Xiao Yun menggelengkan kepala lalu mengeluarkan Aura Pelindung miliknya.


Swossssss.....

__ADS_1


Aura yang menindas milik Pendekar Cambuk Hitam hilang seketika, dan digantikan oleh Aura yang mengangumkan, tetapi menindas para Pendekar Aliran Hitam, banyak Pendekar Aliran Hitam di ranah Pendekar Bergelar kebawah pingsan, karena aura yang Xiao Yun keluarkan.


__ADS_2