
Xiao Yun melihat Yin Yue sedang berdiri didepan pintu kamarnya, Xiao Yun bertanya dengan datar pada gadis itu: "Ada apa?"
Yin Yue mengengus kesal lalu menjawab: "Cih dingin sekali, besok aku dan yang lain ingin mengikuti Pelelangan Asosiasi Bulan Perak, apakau ingin ikut?"
Xiao Yun tersenyum, ia jelas penasaran dengan barang yang akan dilelang nantinya. Xiao Yun yang sedang tidak menggunakan topeng, senyumannya jelas bisa dilihat oleh Yin Yue dan membuat gadis itu malu dan berlari pergi.
Xiao Yun menggelengkan kepalanya dan berjalan pelan kearah kamar Ming An, sesampainya disana ia melihat Jian Long dan Ming An sedang mengobrol serius.
"Ayah....Besok aku dan teman teman akan mengikuti Pelelangan di Asosiasi Bulan Perak" Kata Xiao Yun menjelaskan agar esok Ming An tidak khawatir.
Ming An mengeluarkan jutaan koin emas, lalu berkata: "Yun'er ini milikmu sejak dulu nak, sudah saatnya kamu mengambil ini"
Sebenarnya sejak kecil Xiao Yun sudah mendapatkan bagian sumber daya dari Sekte, tetapi Xiao Yun tolak karena ia memiliki banyak dicincinnya, Ming An juga tau Xiao Yun memiliki Cincin Ruang sejak ia menemukan Xiao Yun, karena zaman sekarang Cincin Ruang bisa dibilang langka hanya para pendekar terkenal dan anak bangsawan yang hanya memiliki Cincin Ruang Ming An berpikir bahwa identitas asli Xiao Yun sangat istimewa.
Uang yang Ming An berikan adalah uang dari penjualan Sumber Daya yang Xiao Yun tolak, Xiao Yun terpaksa menerima itu karena paksaan Ming An, Xiao Yun tau bahwa ia memiliki Jutaan Koin Emas di Cincinnya.
Jian Long bertanya: "Bocah dimana pedang yang kuberikan" Xiao Yun yang mendengar itu panik, ia lalu mengeluarkan sebuah pedang berwarna Kuning Pucat. Pedang itu ia berinama Pedang Bintang.
Jian Long dan Ming An terpana melihat Pedang Bintang, mereka terpana dengan kecantikan dan Aura yang dikeluarkan Pedang Bintang, Xiao Yun terpaksa berbohong bahwa saat ia jalan jalan sebelum memasuki Istana, ia bertemu seorang penempa pedang, Xiao Yun mengatakan bahwa Pedang Petir Hitam sudah menyatu dengan pedang Xiao Yun yang lainnya dan menjadi Pedang Bintang setelah ditempa oleh penempa tersebut.
Ming An dan Jian Long mempercayai perkataan Xiao Yun, Xiao Yun yang tadi melihat pembicaraan serius mereka ia bertanya penasaran: "Ketua Sekte, Ayah, tadi Yun'er melihat kalian membicarakan hal yang sangat serius, apakah ini ada kaitannya dengan penyerangan tadi?"
Jian Long menghela nafas ia merasa bahwa Xiao Yun berhak tau karena Xiao Yun ada hubungannya dengan pembicaraan tadi.
"Sekarang Aliran Hitam sedang menyerang desa desa di daerah kekaisaran Hong, Lin, Yin, dan Long. Banyak nyawa tidak bersalah karena mereka. Banyak Sekte Aliran Putih yang geram. mereka akan mengirim banyak para anggota Sekte mereka" Kata Jian Long dengan raut wajah yang suram.
"Kalau begitu apakah para Ketua Sekte Besar akan mengirim Hong Yan, Hong Mengshu, Lin Feng, Lin Hua, Yin Long, Yin Yue, Long Aoutian, Long Xia, dan Kang Jian?" Kata Xiao Yun dengan datar.
"Ya, kalian akan berangkat 2 hari lagi bersama seorang Jendral Kekaisaran Hong" Kini Ming An yang berkata serius.
__ADS_1
"Ohhhh....Tunggu, 'Kita?' Maksud Ayah aku juga?" kata Xiao Yun malas.
"Ya bocah, apakau takut?" kata Jian Long dengan nada mengejek.
Ming An berkata dengan nada Khawatir: "Yun'er kau jangan ikut saja, ini situasi perang sangat berbahaya"
"Ayah tidak perlu khawatir, aku sudah kuat" Kata Xiao Yun bangga, tangan kanan Xiao Yun menepuk dadanya dengan bangga, sedangkan tangan kirinya yang masih memegang Rainbow Sword menunjuk ke arah Jian Long.
Karena Jarak yang dekat, membuat pedang Xiao Yun hanya berjarak 3 Cm dari leher Jian Long, membuat Jian Long menelan ludah. Sadar akan kesalahannya Xiao Yun memasukan Rainbow Sword ke Cincin Ruang dan pamit untuk beristirahat.
Jian Long yang tersadar dari terkejutannya ia berteriak: "BOCAH! jangan larikau". Sedangkan Ming An hanya terkekeh pelan.
Keesokan Paginya Xiao Yun menemui teman temannya, ia terkekeh pelan saat melihat muka suram teman temannya, kecuali Long Aoutian. Ia menduga teman temannya tau bahwa mereka akan dikirim ke medan perang esok pagi.
Mereka berjalan menuju Asosiasi Bulan Perak karena jarak yang cukup dekat, sesampainya didepan pintu masuk, seorang penjaga berkata: "Anak kecil, jangan masuk kesini, ini bukan tempat bermain"
Suasana hati teman - teman sedang buruk setelah mendapat kabar bahwa mereka akan dikirim perang besok, sekarang makin buruk mendengar perkataan sang penjaga. Semuanya lalu menunjukan identitas mereka masing - masing, mulai dari identitas Sekte dan Anggota Kekaisaran.
Xiao Yun dan yang lainnya tidak memedulikan penjaga itu mereka lalu memasuki ruangan VIP No. 1 yang sudah disiapkan Asosiasi Bulan Perak untuk anggota Kekaisaran.
Sesampainya diruangan Xiao Yun berkata kepada teman temannya sambil tertawa: "Dari pada kalian memikirkan perang, lebih baik kalian mempersiapkan diri untuk menghadapi perang nanti. Kalian harus sadar kalian adalah Pendekar, cepat atau lambat kita akan membunuh seseorang". Long Aoutian juga mengangguk mendengar perkataan Xiao Yun.
"Para hadirin yang terhormat, kami akan melelang total 100 Barang Biasa, 20 Barang Berkualitas Tinggi, dan 5 Barang Inti." kata Pemimpin Pelelangan ini.
Long Aoutian yang duduk disebelah Xiao Yun bertanya: "Saudara Yun, barang apakah yang kau incar?"
"Entahlah...Aku ingin membeli Pedang untuk cadangan saat perang nanti" Kata Xiao Yun datar. Teman - teman Xiao Yun melirik Xiao Yun, mereka sadar hal yang harus mereka lakukan sekarang adalah menyiapkan kebutuhan untuk perang nanti.
Beberapa Jam telah berlalu tidak ada yang menarik perhatian Xiao Yun, teman - teman Xiao Yun sudah membeli sumber daya dan senjata untuk persediaan perang nanti.
__ADS_1
"Baiklah sudah saatnya kami menunjukan barang utama kita hari ini, barang yang pertama adalah sebuah ilmu kitab yang mengeluarkan Aura Kematian yang sangat pekat" Kata Pemimpin Lelang dengan tenaga dalam.
Xiao Yun membuka matanya, ia merasakan Aura yang tidak asing dari Kitab Tersebut, sampai ia bergumam sendiri: "Aura yang sama dengan Seruling Kematian"
2.400.000 Koin Emas - Teriak VIP. No 2
2.500.000 Koin Emas - Teriak VIP. No 5
Suasana sunyi, lalu Pemimpin Lelang berkata: "Kalau tidak ada yang menawar lagi, maka saya akan tutup barang ini"
2.600.000 Koin Emas - Teriak Xiao Yun dari VIP. No 1
Akhinya Xiao Yun mendapatkan Ilmu Kitab Kematian, dengan harga 2,6 Juta Koin Emas, Long Aoutian bertanya: "Apakau tidak merasa boros?, Untuk sebuah kitab yang bahkan Asosiasi Bulan Perak saja tidak mengetahui isi Kitab itu". Semua teman teman Xiao Yun mengangguk, Xiao Yun memang tau alasan kitab ini tidak bisa dibaca oleh sembarang orang adalah karena seseorang harus memiliki Seruling Kematian terlebih dahulu.
Setelah mendapatkan Kitab Kematian, Xiao Yun tidak menemukan hal yang menarik lainnya, sampai Xiao Yun membuka matanya dan bergumam: "Aura Api dan Es yang sangat murni"
Tak lama kemudian Pemimpin Pelelangan berteriak: "Kami akan masuk barang terakhir untuk pelelangan kami hari ini, ini adalah pedang yang mengeluarkan aura Api dan Es yang sangat murni"
2.600.000 Koin Emas - Teriak VIP. No 3
2.800.000 Koin Emas - Teriak VIP. No 4
3.000.000 Koin Emas - Teriak VIP. No 6
Suasana hening, saat Pemimpin Pelelangan ingin berkata, Xiao Yun berteriak: "3.200.000".
Xiao Yun mendapatkan Pedang itu seharga 3,2 Juta. Mereka yang memenangkan lelang diajak kesebuah ruangan untuk membayar.
Xiao Yun dan teman temannya diantar ke sebuah ruangan Pemimpin Asosiasi Bulan Perak, untuk membayarnya. Sesampainya disana Zhang Xillin dan Xiao Yun saling menatap, hati Zhang Xillin bergetar, ia ingat jelas mata biru yang misterius beberapa hari yang lalu.
__ADS_1
Xiao Yun membeli juga 1 buah Pedang Pusaka tingkat Langit berelemen Api, dan 1 Tingkat Bumi berelemen Es. Untuk cadangan jika terjadi sesuatu dengan pedang yang ia beli seharga 3,2 Juta, Pedang itu ia berinama Pedang Yin Yang.
Teman teman Xiao Yun melongo melihat hal yang Xiao Yun beli, setelah membayar Xiao Yun membawa pulang Ilmu Kitab Kematian, Pedang Yin dan Yang, 1 Pedang Tingkat Langit dan 1 Pedang Tingkat Bumi.