Perjalanan Sang Pendekar

Perjalanan Sang Pendekar
Pangeran Ke-3: Mengungkap Identitas - Perjanjian 100 Tahun - Rencana Aliansi


__ADS_3

Semua orang yang melihat itu terpana dengan ketampanan dua pemuda itu, yang mengejutkannya lagi mereka berdua menggunakan pakaian berwarna Putih dengan corak Emas Naga, yang menjelaskan identitas mereka adalah Pangeran.


Namun yang membuat semua orang bingung adalah siapa Identitas seseorang yang dibelakang Qin Feng. Raja Es dan Qiao Meilan melirik Lin Feng dengan Ekspresi terkejut, mereka tau kalau itu adalah murid Lin Feng, sedangkan Lin Feng hanya mengekspresikan datar.


Setelah cukup lama terkejut, Permaisuri Lin berlari kearah Qin Yun dan Qin Feng, sambil meneriakan: "Yun'er itu kamu nak?"


"Iya bibi, ini Qin Yun" kata Qin Yun dengan tersenyum, semua orang terkejut mendengar perkataan Qin Yun, semua orang sering mendengar nama Qin Yun dan Qin Feng, karena mereka adalah Pangeran yang menyukai kesederhanaan.


Permaisuri Lin memeluk Qin Yun dengan erat, sejak ibu Qin Yun meninggal ia yang merawat Qin Yun, jadi ia menganggap Qin Yun anak sendiri.


Qin Feng yang melihat itu ia berkata dengan kesal: "Ibu dia sudah besar, ia juga sudah menjadi murid Senior Lin Feng, Ia juga membantuku membunuh Empat dari Delapan pembunuh".


Mendengar perkataan Qin Feng, semua orang yang ada disana berbicara, Sejak kejadian dirumah makan, Nama Lin Feng dan muridnya menjadi pembicaraan hangat karena seorang berusia 9 berhasil mematahkan Energi Es dari Raja Es, namun saat mereka mencari tau identitas Qin Yun mereka tidak menemukan apapun.


"Bibi Lin, para pembunuh itu meremehkan anakmu, mereka hanya mengirim Delapan pembunuh, Akhirnya mereka yang terbunuh" Kata Qin Yun dengan terkekeh pelan, semua yang mendengar itu mereka tidak tau harus menangis atau tertawa.


Setelah itu Ekspresi Qin Yun berubah serius, dan berkata: "Bibi, Yun'er ingin melihat kondisi ayah."


Setelah Permaisuri menyuruh orang untuk melihat mayat para pembunuh, ia mengantarkan Qin Yun, kekamar Kaisar Qin Long. Sesampainya ia disana ia melihat seorang lelaki sedang terbaring lemas dengan wajah pucat.


Qin Yun memegang tangan Kaisar Qin Long, lalu berkata dengan bangga setelah memeriksa keadaan Kaisar Qin Long: "Racun yang mematikan tetapi belum semematikannya racunku"


Qin Yun menyentuh dahi Kaisar Qin Long, Lalu mengirimkan Energi Anti-Racun dari Roh Beladirinya ketubuh Kaisar Qin Long. 2 jam telah berlalu kini sebuah Racun berwarna Biru Tua keluar dari dahi Kaisar Qin Long langsung memasuki tubuh Qin Yun.


Kaisar Qin Long perlahan sadar dari kritisnya, saat ia bangun ia melihat dua putra kesayangannya sedang duduk sambil bercanda lalu ia berkata dengan lemas: "Yun'er? Feng'er?"

__ADS_1


Saat Kaisar Qin Long ingin bangun, Qin Yun dan Qin Feng melesat menggunakan ilmu meringankan tubuh masing masing.


"Yun'er kau masih hidup nak?" Tanya Kaisar Qin Long dengan antusias.


Qin Yun tertawa lalu menjawab: "Hahaha...Iya Ayah waktu itu aku hampir mati ditangan Organisasi 7 Bunga Dosa, tetapi karena mereka meremehkanku aku tidak jadi mati"


Tiga hari telah berlalu kabar tentang pulihnya Kaisar Qin Long, kembalinya Pangeran Ke-3 dan murid Lin Feng sudah menyebar seperti minyak yang disiramkan ke api. Berita itu juga menyebar ke telinga Pangeran Ke-2 dan komplotannya, membuat Pangeran Ke-2 jatuh sakit.


Sekarang dibuat perjamuan untuk menghargai orang - orang yang sudah berusaha menyembuhkan racun Kaisar Qin Long, semua Sekte juga hadir disini, mulai dari Sekte besar dan kecil Aliran Putih, Netral, dan Hitam.


Awalnya banyak yang curiga kepada Aliran Hitam, tetapi Aliran Hitam juga tidak siapa yang mengadu dombakan mereka. Tidak hanya dari sekte Kaisar dari Kekaisaran Xiao, Zhao, Xia juga hadir dengan tabib terbaik dan putra putri mereka, Hanya Pangeran ke-2 dan ibunya yang tidak hadir.


Setelah selesai makan para Putra dan Putri, Murid murid sekte yang hadir keluar untuk saling mengenal, kecuali Qin Yun. Qin Long lalu melirik Qin Yun, Qin Yun mengganguk, awalnya Qin Yun meminta Qin Long bertanya kepada para Senior tentang racun tetapi Qin Long menyuruh Qin Yun untuk berbicara.


"Semuannya saya ingin meminta waktu sebentar" bicara Qin Long dengan tenaga dalam. Semua orang yang berkumpul sudah mengetahui Qin Yun ingin berbicara serius, walau Qin Yun berusia 9 Tahun, tetapi tidak ada yang memandang remeh setelah mendengar desas - desusnya.


Qin Yun berdiri dari kursinya berbicara dengan penuh hormat membuat para senior disana kagum kepada Qin Yun. "Senior semuanya, Perkenalkan lagi saya Qin Yun. Sebelumnya terima kasih karena mengizinkan saya berbicara..."


Setelah itu para pelayan mengirimkan botol berisi Air Berwarna Biru Tua.


Qin Yun melanjutkan: "Setelah saya cari tau, Racun ini tidak terbuat oleh bahan bahan dari Daerah Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao dan Xia. Saya menduga kalau kejadian ini tidan sesederhana yang kita lihat."


Para tetua perwakilan dari Sekte kecil hingga besar saling melirik, lalu Ketua Sekte Pheonix Emas berkata dengan Ekspresi muram: "Benar sekali, sebenarnya kami ingin menyembunyikan ini, tetapi sepertinya masalahnya semakin makin serius. Banyak murid dari Sekte Sekte kami yang terkena Racun itu, banyak ahli Racun juga mengatakan hal yang sama seperti yang Pangeran katakan."


Ketua Sekte Bendera 5 Warna angkat bicara: "Benar sekali, Ahli Racun Sekte kami juga mengatakan bahwa bahan bahan ini tersedia didaerah Kekaisaran Istara Barat"

__ADS_1


Mendengar perkataan Ketua Sekte Bendera 5 Warna, suasana menjadi hening. Sudah bukan Rahasia Umum lagi bahwa Istara Barat adalah Kekaisaran yang kejam. Istara barat adalah alasan Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao, Xia bersatu.


Puluhan Tahun yang lalu Istana barat menyerang Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao, Xia. tetapi hasilnya seimbang karena itu dibuatlah perjanjian perdamaian 100 tahun, mungkin karena banyak orang melupakan kejadian itu, hingga akhirnya banyak orang tidak waspada.


Kaisar Xiao angkat bicara: "Hahh....Sepertinya kami terlalu terlena dengan perdamaian, hingga melupakan bahwa itu hanya berlaku 100 tahun"


"Masih 7 Tahun lagi sebelum perdamaian itu berakhir, mengapa mereka melanggar itu" Kaisar Zhao berbicara dengan Ekspresi muram.


"Apakau mempercayai musuhmu Tua Bangka" Kata Kaisar Xia dengan nada meledek.


Melihat situasi canggung, Qin Yun buka suara dan bertanya kepada Ketua Sekte Besar dan Kecil: "Senior jikalau perang terjadi apakah para sekte - sekte akan ikut berperang?"


Saat para Ketua Sekte bingung, seseorang angkat bicara, ia adalah Pemimpin dari Istana Prasasti. Semua orang tau Istana Prasasti adalah tempat orang berbakat dalam Prasasti, dan tempat berjual beli sumber daya, tetapi mereka bersikap netral saat ada Konfik antara dua pihak berlawanan.


Pemimpin Istana Prasasti berkata sambil mengelengkan kepala: "Mau tidak mau semua Sekte yang ada diwilayah Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao, Xia harus mengikuti perang. Alasannya adalah para Sekte - Sekte dari Kekaisaran Istana Barat juga beraliansi untuk menundukan Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao, Xia dengan balasan sumber daya yang berasal dari Empat kekaisaran akan diberikan kepada mereka 80% dan ke Istana Barat 20%".


Mendengar perkataan itu semua Tetua Sekte menjadi kesal, mau tidak mau mereka harus mengikuti perang, karena alasan yang sama, jika mereka tidak memiliki sumber daya kekuatan mereka menurun dan jika kekuatan mereka menurun mereka akan ditekan oleh Istana Barat.


"Istana Prasasti bukankah akan bersikap Netral?" Tanya Ketua Sekte Pulau Es dengan sopan, mereka tau bahkan 8 'Dewa' saja tidak berani berbuat macam macam kepada Istana Prasasti karena kekuatan dibelakang Istana Prasasti adalah orang yang tidak bisa disentuh.


Pemimpin Istana Prasasti tersenyum lalu berkata dengan serius: "Menurut kalian mengapa Istana Barat berani berbuat berlebihan? Jelas mereka memiliki pendukung yang kuat. Kebetulan pendukung itu adalah musuh dari Istana Prasasti, Jikalau kalian ingin beraliansi dibawah Istana Prasasti, Istana Prasasti akan memberikan diskon sebesar 20% untuk pembelian sumber daya kepada Sekte dan Kekaisaran yang beraliansi dengan kami"


Semua Ketua Sekte dan Kekaisaran berdiskusi lalu salah satu dari mereka berbicara: "Berikan kami waktu, karena kami disini mewakili banyak orang, kami harus bertanya untuk meminta persetujuan" Semua orang mengganguk.


"Baiklah aku akan memberikan waktu 2 bulan, karena waktu 7 Tahun untuk mengumpulkan kekuatan besar bisa dibilang sangat singkat" Kata Pemimpin Istana Prasasti dengan Datar.

__ADS_1


__ADS_2