
Setelah membantu Jian Hu, Xiao Yun melirik ke kanan dan kekiri, Xiao Yun ingin mencari kotak yang dikatakan oleh Lelaki Sepuh, menurut logika jika seorang Kaisar Dewa saja tidak bisa membuka kotak tersebut berarti kotak tersebut memiliki keistimewaan, jika Xiao Yun berhasil membuka kotak itu dan mendapatkan keistimewaan itu itu akan menjadi hal besar bagi Xiao Yun.
Banyak orang yang melihat Xiao Yun melirik ke kiri dan ke kanan adalah untuk mengambil sumber daya yang mereka incar, karena itu mereka semua mengeluarkan senjata mereka masing masing.
Xiao Yun tak memedulikan itu, ia berhasil melihat sebuah kotak yang mengeluarkan aura misterius, Suara Lin Yun'er terdengar dari kepala Xiao Yun: "kau harus mendapatkan kotak itu, didalamnya ada sebuah bintang, jika kau berhasil membuka dan menyerap bintang itu kau akan mendapatkan sebuah kekuatan baru, tergantung dari jenis apa bintang yang terdapat di kotak itu"
Xiao Yun tersenyum lalu melesat menggunakan Langkah Bintang menuju ke arah kotak itu, karena kecepatan dari Langkah Bintang dan karena Xiao Yun sudah berada di ranah Pendekar Suci kini kecepatannya sangat tak masuk akal, semua yang disana tidak bisa melihat kecepatan dari Xiao Yun, mereka hanya bergumam: "sangat cepat!"
Xiao Yun kemudian menggambil kotak itu dengan santai, banyak orang disana merasa heran karena sebelum Xiao Yun mencoba sudah banyak yang mencoba mengambil kotak itu tetapi semuanya terlempar jauh karena penolakan dari kotak itu.
Xiao Yun bertanya kepada Lin Yun'er: "Yun'er apa kau tau jenis bintang apa yang ada di dalam kotak ini?"
"Entahlah aku juga tidak mengetahuinya, yang aku tau bintang yang ada didalam kotak ini adalah jenis bintang yang langka, antara Iblis Bintang atau Dewa Bintang" kata Lin Yun'er gugup karena merasakan Aura kuat dan menindas dari bintang didalam kotak itu. Xiao Yun membawa kotak itu menuju ketempat ia dan Lelaki Sepuh itu bertemu.
Xiao Yun meletakan Kotak itu dan melihat segel yang cukup rumit, Xiao Yun mulai mempelajari dan mencari kelemahan segel tersebut, setelah beberapa jam Xiao Yun mencoba akhirnya ia berhasil membuka segel itu, saat Lin Yun'er ingin berbicara, Xiao Yun sudah membuka Kotak itu.
__ADS_1
Swosssss............
"Akhhhhhh.............." Teriak Xiao Yun kesakitan ia merasa bahwa sakit yang ia dapat sekarang adalah sepuluh kali lipat dari sakit yang ia dapat saat menyatukan darah dewa. Xiao Yun menyerap energi jahat yang memasuki tubuhnya, Lin Yun'er berkata: "Hah....ini adalah Iblis bintang, untung saja bocah bodoh ini sudah menyucikan Roh Beladiri Iblis, kalau tidak ia akan menjadi haus darah karena pengaruh dari Iblis Bintang"
Tubuh Xiao Yun mengeluarkan Aura yang terlahir dari Aura Pembunuh dan Aura Pelindung, Xiao Yun menamai Aura itu sebagai Aura Bintang. Aura Bintang mengeluarkan Aura yang menakutkan dan mengangumkan, hal itu membuat semua murid yang ada di Makam Kuno pingsan.
Entah berapa lama Xiao Yun menyerap Energi jahat dan Aura Bintang, kini Xiao Yun sudah membuka matanya ia merasa bahwa Tubuh Surgawi, Mata Surgawi, Roh Beladiri Bintangnya semakin kuat. Xiao Yun bertanya kepada Lin Yun'er: "Yun'er apakau tau kelebihan dari Iblis Bintang?"
"Entahlah, Iblis Bintang adalah jenis bintang yang sangat langka, kau harus mencari catatan di Alam Langit atau Alam Surgawi untuk mengetahuinya" Kata Lin Yun'er. Xiao Yun kemudian menuju ke Ruangan Utama dari Makam Kuno, ia berniat mengambil sebuah baju pertahanan untuk diberikan kepada Ming An, sesampainya disana ia melihat semua orang sedang tiduran, Xiao Yun bertanya dengan polos: "mengapa mereka tidur disini?"
Setelah mendapatkan Baju Pertahanan Xiao Yun ingin berjalan keluar, tetapi saat ia melihat Feng Xia ia melihat gadis yang biasanya memiliki muka dingin, kini matanya membengkak seperti habis menangis.
Tak tega melihat itu, Xiao Yun berjalan menuju Feng Xia ia merasa bahwa Feng Xia tidak memiliki energi sama sekalipun, Xiao Yun mengirim energi miliknya ke tubuh Feng Xia untuk membuatnya tersadar.
Feng Xia terbangun dan melihat ia sedang berada di pangkuan Xiao Yun bukannya melawan ia malah menangis, hal itu membuat Xiao Yun bingung, Xiao Yun bertanya: "Mengapa kau menangis?".
__ADS_1
Feng Xia bangun dari pangkuan Xiao Yun dan memeluk Xiao Yun, Feng Xia berkata sambil menangis dipelukan Xiao Yun: "Aku memiliki ibu yang sudah koma selama sepuluh tahun, kakekku memberi tau bahwa ibuku terkena racun, karena penangkal racun ada di Makam Kuno aku berlatih keras untuk memasuki Makam Kuno, tetapi aku tidak mengetahui bahwa penangkal racun itu tersegel"
Xiao Yun tersenyum kemudian melihat Bunga Mawar 9 Kelopak, bunga itu bermanfaat untuk menetralisir Seribu jenis racun, Xiao Yun mengelus rambut Feng Xia dan berkata dengan ramah: "Mengapa kau tidak memberitauku hal itu sebelumnya, aku bisa mencoba membantumu"
"Benarkah?" Tanya Feng Xia setelah berhenti menangis, Xiao Yun berdiri kemudian menuju ke Bunga Mawar 9 Kelopak, ia menyentuh kaca penyegelnya lalu membuat segel rumit seperti ia membuka segel di Baju Pertahanan dan Kitab milik Sekte Naga Langit.
Klakkk.......
Segel Bunga Mawar 9 Kelopak terbuka, hal itu membuat kaget Feng Xia, Feng Xia kemudian berdiri dan memeluk Xiao Yun sambil tersenyum manis, hal itu membuat jantung Xiao Yun berdetak kencang. Xiao Yun mencoba mengganti topik: "Apa kau sendiri disini? seingatku kau masuk bersama murid murid Sekte Bunga Darah"
"Ya, tetapi mereka terkena jebakan racun dan dalam kondisi yang kritis. Racun di Makam Kuno ini sangat mematikan, aku dari Sekte yang mempelajari racun saja tidak mengerti racun apa yang terdapat dari tubuh saudara dan saudari seperguruanku" kata Feng Xia sambil memeluk erat Xiao Yun. Xiao Yun berkata: "Coba bawa aku ke mereka aku ingin melihat kondisi mereka, siapa tau mereka masih bisa diselamatkan"
Xiao Yun di antar sekebuah tempat oleh Feng Xia, sesampainya disana ia melihat 5 orang dengan kondisi yang kritis, tubuh mereka berwarna merah, Xiao Yun menghampiri seorang dan memeriksa kondisinya, Xiao Yun tersenyum ternyata racun yang ada ditubuh mereka tidak menakutkan racun milik Xiao Yun.
Xiao Yun kemudian mengirim mereka Anti-Racun dari Roh Beladiri King Cobranya ke tubuh para murid bunga darah, kondisi murid bunga darah semakin membaik hal itu membuat senang Feng Xia.
__ADS_1
Feng Xia menatap kagum kepada Xiao Yun, walau ia sempat membenci Xiao Yun jelas perasaan benci itu berubah setelah Xiao Yun membantunya berkali kali.