Perjalanan Sang Pendekar

Perjalanan Sang Pendekar
Ilmu Pedang Es & Api Abadi - 40 Tahun Kemudian - Kemurkaan - End


__ADS_3

Qin Yun terkejut, ia melihat kerangka tulang, walau hanya kerangka tetapi tulang itu menunjukan Aura yang sangat menindas.


Qin Yun melihat sebuah kotak yang dipegang oleh kerangka itu, saat membuka ia melihat sebuah kertas beserta Cincin disampingnya.


Yang membuat Qin Yun terpana adalah Cincin Ruang itu mengeluarkan Aura yang menindas. Siluman Ular berkata: "Didalam Cincin itu ada ingatan sipemilik, dan kekuatan si pemilik yang tersegel. Kalau kau bisa menyerap ingatan dan kekuatan sipemilik kau akan mendapatkan ingatan tentang Ilmu Pedang Api & Es Abadi. Ilmu itu juga yang membuat pemilik Jurus itu mati karena Petir kesengsaraan"


Qin Yun mengerutkan dahi kalau ia dulu bukan mati karena Ilmu Pedang Ruang & Waktu, lalu mengapa ia tidak menemukan ingatan apa - apa tentang Ilmu Pedang Api & Es Abadi.


Saat Qin Yun ingin berjalan menuju Cincin itu, Siluman Ular berkata: "Hey manusia, bisakah kau membunuhku?, aku sudah lama dipenjara disini, membuatku merasa bosan."


Qin Yun menyetujui dan membunuh Siluman Ular Berkepala 7 itu, lalu mengambil Inti dari Siluman untuk diserap.


Qin Yun memasukan Cincin kejarinya lalu membaca Kertas itu, kertas itu bertuliskan: "Siapapun yang mendapatkan Warisan ini, aku harap kau bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk. Satu orang tidak bisa membalikan arus ombak dilaut tetapi setidaknya ia bisa menahan walau sedikit arus obak tersebur"


Qin Yun bingung dengan kata - kata itu, tetapi ia mencoba untuk tidak mencoba memahami lebih lanjut. Qin Yun keluar dari Dunia Fatasi, ia melihat Cincin berwarna Biru Muda dengan Kristal ditangannya, ia juga melihat Zhang Xia masih berada tempat untuk ke Dunia Fantasi.


Qin Yun keluar kamarnya ia Melesat menuju Hutan Terlarang Bagian yang lebih dalam. Untuk menyerap ngatan dan kekuatan misterius, miliknya dulu.


Setelah menemukan Gua, Qin Yun mulai menyerap inti dari Siluman Ular, Ingatan dan Kekuatan miliknya. Dalam sekejap 40 Tahun telah berlalu, Qin Yun sediri tidak sadar bahwa dia sudah Berkultivasi selama 40 Tahun.


Qin Yun melihat dirinya yang masih terlihat Tampan tetapi sudah banyak perubahan dalam dirinya, ia sudah merasakan bahwa ada yang salah. Setelah membersihkan dirinya, ia mulai melesat terbang ke arah Sekte 9 Matahari.


Yang Qin Yun lihat bukanlah Sekte yang gagah, melainkan reruntuhan dan puing - puing dari bagunan bangunan besar. Qin Yun mencari kota terdekat untuk mencari tau apa yang terjadi, sesampainya dikota bukan kedamaian yang Qin Yun lihat melainkan kekejaman dari orang - orang.


Qin Yun menghampiri salah satu penduduk untuk mencari tau apa yang terjadi, Qin Yun terduduk lemas saat ia tau bahwa ia sudah berkultivasi selama 40 Tahun, yang artinya ia melewatkan masa - masa perang.


Qin Yun juga tau bahwa Sekte 9 Matahari mengalami kekalan telak, karena munculnya seseorang dari Sekte Darah Iblis yang memiliki Roh Beladiri Iblis.

__ADS_1


Qin Yun melihat warga - warga yang ditindas, ia mengepalkan tangannya sambil bersumpah: "Akanku balas perbuatan kalian"


100 Tahun telah berlalu semenjak Qin Yun mendapatkan kekuatan dan ingatan lamanya, selama 100 Tahun itu pula Qin Yun memburu para anggota Sekte Darah Iblis dan orang - orang Istana Barat, seperti Serigala yang mengendus keberadaan mangsanya, Hingga Habis ke akar akarnya. Qin Yun juga berhasil menyiksa sebelum membunuh orang yang memiliki Roh Beladiri Iblis itu.


Qin Yun dikenal di kalangan masyarakat dengan julukan "Pendekar Hitam Putih". Qin Yun dikenal dengan dua kepribadian, yang satu Hitam, Qin Yun tidak memberi ampunan kepada musuh - musuhnya. dan Putih, Qin Yun seringkali membantu orang - orang dengan kekuatannya.


Kini Qin Yun sedang beristirahat ditepi sungai dengan menggunakan topeng berwarna Hitam bercorak putih. Qin Yun dihampiri seorang Biksu Tua, biksu itu berkata: "Ambhibata, saya sudah mendengar nama besar Pendekar Hitam Putih, apakah anda tidak merasa lelah?"


"Saya sedang beristirahat sebentar, sebentar lagi saya akan melanjutkan perjalanan senior" Kata Qin Yun dengan hormat, ia merasa Biksu didepannya memiliki kekuatan diatasnya, padahal saat ini Qin Yun sedang berada di ranah Immortal Dengan Kesengsaraan 9, Itu yang membuat Qin Yun bingung.


Biksu itu menggelengkan kepala: "Bukan itu maksud saya, apa kau tidak merasa lelah karena menyalahkan dirimu sendiri? bukankah sudah cukup 100 tahun kau menderita? datanglah ke Sekte Lonceng Emas. Dan cari aku mungkin aku bisa mengurangi bebanmu"


"Bagaimana anda bisa membantu saya" Kata Qin Yun datar. Biksu itu berkata bahwa ia memiliki tehnik terlarang, tehnik itu bisa menghapuskan ingatan seseorang. Setelah mendengar itu mata Qin Yun berbinar, disisi lain ia tidak mau melupakan kenangan indahnya, disisi lain juga Qin Yun ingin melupakan ingatan pahitnya.


Qin Yun memikirkan itu selama 1 Tahun sebelum mengambil keputusan, Qin Yun memilih mengikuti perkataan Biksu Tersebut, Qin Yun mencari Sekte Lonceng Emas untuk menemui Biksu itu.


Qin Yun diantar kesebuah ruangan, Qin Yun tidak mau basa basi lagi, Qin Yun mengeluarkan Kitab Jurus - Jurus yang ia buat lalu berkata: "Mungkin ingatanku akan terhapus, tetapi aku ingin senior mengajarkan Jurus - Jurus ini kepada orang orang baik"


Qin Yun mengetahui kalau hanya ingatan tentang kehidupan sehari - hari yang terhapus, tetapi ingatan - ingatan tentang pendekar tidak terhapus. Qin Yun juga antusias saat mengetahui kekuatannya tidak akan terhapus.


Qin Yun dibawa ke hutan oleh Biksu tersebut, sesampainya dihutan Biksu mulai menyentuh dahi Qin Yun dan menyebutkan mantra pelan, setelah mantra selesai diucapkan Energi hangat memasuki tubuh Qin Yun, sekejap setelahnya tubuh Qin Yun pingsan.


1 Jam setelah Qin Yun pingsan ia menemukan kertas dengan tulisan: "Ambhibata, saya telah menghapus ingatan anda karena itu saya meminta anda untuk tidak mencoba mengembalikan ingatan anda, Energi saya terkuras jadi saya tidak bisa menjelaskan secara langsung maafkan biksu tua ini"


Qin Yun mencerna tulisan itu, itu membuat dirinya penasaran dengan apa yang terjadi, tetapi ia tidak memikirkan lebih lanjut sesuai dengan tulisan tersebut.


Qin Yun sekarang sedang duduk ditepi sungai, ia mencoba mencerna sisa ingatan yang ada dipikirannya, Qin Yun hanya mendapatkan tentang Ilmu Pengetahuan Pendekar, Qin Yun berniat memperdalam Ilmu yang ia miliki sambil menunggu sang Biksu.

__ADS_1


Qin Yun menemukan diingatannya tentang buku "Es dan Api Abadi - Tubuh dan Roh Beladiri", Qin Yun yang hilang ingatannya ia tidak tau bahwa teknik itu sangat menantang Surga, Teknik itu juga yang membuat Qin Yun mati terkena Petir Surgawi.


Jurus itu bertujuan melatih dan membuat Tubuh dan Roh beladiri sipemiliknya menjadi memiliki elemen Api Dan Es Abadi, sampai saat ini Elemen Api dan Es abadi adalah Elemen terkuat. Hal yang paling membuat Qin Yun antusias adalah Qin Yun bisa menyatukan Elemen dari Roh Beladiri miliknya menjadi satu dengan Roh Beladiri Api dan Es Abadi.


Artinya Elemen Roh Beladiri Api dan Es Abadi miliknya akan semakin kuat setelah menyatu dengan Api dan Es dari Singa Surgawi, Racun dari King Cobra 7 Warna, Pedang Orgine, dan Petir dari Petir Surgawi.


Hal itu membuat Qin Yun semakin semangat mempelajari kitab itu, tak ingin menunggu lama Qin Yun mulai mengucapkan mantra rumit. Setelah selesai mantra diucap Qin Yun berteriak karena merasa sakit pada seluruh tubuhnya, tubuh Qin Yun perlahan menyusut menjadi kecil, tubuh Qin Yun gila gilaan menyerap Energi Qi dalam hutan tersebut.


1 Tahun Berlalu....


10 Tahun Berlalu....


100 Tahun berlalu...


100 Tahun Qin Yun merasa sakit kini ia mulai terbiasa, Kini Qin Yun menatap tubuhnya yang mulai seperti anak berusia 1 Tahun. Qin Yun mulai kehilangan kesadarannya ia terjatuh kedalam Sungai dan mulai mengikuti arus sungai.


Qin Yun sendiri tidak mengetahui berapa lama ia mengalir di sungai, banyak binatang buas dan siluman yang ingin memakan Qin Yun tetapi mereka takut dengan Aura yang dikeluarkan tubuh Qin Yun.


Kini tubuh Qin Yun berhasil mempelajari kitab Api dan Es Abadi bagian terlarangnya. Qin Yun kini terlihat seperti anak bayi yang baru lahir, ingatan tentang pendekarnya juga ikut terapus, kini Qin Yun benar benar tidak mengetahui apa - apa, kecuali tentang Ilmu Pedang Api dan Es Abadi.


Bab 1. Asal Usul Es dan Api Surgawi - END


-•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••-


Halo semuanya perkenalkan saya Raihan. ini adalah karya pertama saya, jadi silahkan jika ada yang ingin berkomentar tentang karya saya, biarkan saya sekalian belajar.


Saya meminta maaf jika ada salah kata dalam penulisan, saya juga meminta maaf jika ada kata yang terlalu kaku.

__ADS_1


Sebenarnya Bab Pertama ini bertujuan menjelaskan tentang kekuatan yang dimiliki oleh MC di Bab selanjutnya, Jadi tunggu bab bab selanjutnya. BYE


__ADS_2