
( Flashback On )
Kabar tentang kematian salah satu Tetua dari Keluarga Qiao sudah menyebar keseluruh kota Shen, kabar itu juga sampai ditelinga Patriak Qiao dan Patriak Shen yang merencanakan pertunangan antara Shen Yue dan Qiao Jun
"Patriak Shen, orang itu harus kita bunuh secepatnya kalau tidak ia akan menjadi penghambat kita dimasa depan" kata Patriak Qiao kepada Patriak Shen. Patriak Shen berpikir dulu, ia juga bukan orang bodoh ia tau mana yang bisa disinggung dan mana yang tidak.
Tak lama itu pintu ruangan tempat mereka berbicara terbuka, seorang penjaga langsung berlutut lalu berkata: "Hormat kepada Patriak Shen, Patriak Qiao". Hormatan itu dibalas anggukan oleh keduanya, lalu Patriak Shen bertanya: "Penjaga, apa yang ingin kau laporkan?"
"Nona muda Shen Yue pergi dari kamarnya, saya rasa ia ingin menemui adiknya yang sedang bersama lelaki yang membunuh Tetua dari Keluarga Qiao" kata penjaga itu, Patriak Shen dan Patriak Qiao bertatapan. Patriak Qiao bertanya: "Apakau tau identitas orang yang membunuh tetua dari keluarga Qiao?, atau setidaknya lokasi tempat lelaki itu?"
"Lokasinya ada di salah satu penginapan dikota Shen, mungkin ia sedang beristirahat" kata penjaga itu, penjaga itu kemudian disuruh keluar oleh dua Patriak itu.
Tak lama kemudian 2 Bayangan hitam masuk kedalam ruangan tempat Patriak Shen dan Patriak Qiao. "Hormat Patriak" kata bayangan itu, patriak Shen mengangguk lalu berkata: "Sewa pembunuh bayaran tinggi untuk membunuh lelaki itu, lokasinya ada di salah satu Penginapan dikota ini"
Bayangan itu pergi setelah mendapat perintah dari atasannya itu.
( Flashback Off )
Shen Yue mengerutkan dahinya mendengar perkataan Xiao Yun, Shen Yue bertanya: "Apa maksudmu?"
__ADS_1
"Entah aku yang terlalu jenius, atau kau yang terlalu bodoh. Apakau tidak merasakan adanya pembunuh disekitar kita?" kata Xiao Yun dingin, Shen Yue mulai waspada pada sekitar setelah mendengar perkataan Xiao Yun.
"Santai saja mereka belum berani bergerak karena mereka masih menunggu perintah dari pemimpin mereka. Oh ya, apakau tau ciri ciri dari racun yang ada ditubuh Ayahmu?" Xiao Yun bertanya dengan datar. Shen Yue mengerutkan dahinya lalu menjelaskan: "Racun itu membuat suhu tubuh ayahku menjadi dingin, tetapi badan ayahku panas. Badannya menjadi pucat karena racun itu, siapapun yang menyentuh badan ayahku Inti Kehidupannya akan menjadi terhisap"
Xiao Yun awalnya hanya penasaran tentang racun apa yang ada ditubuh ayah Shen Yue, tetapi setelah mendengar itu muka Xiao Yun menjadi marah.
Xiao Yun tau bahwa ada seseorang yang menggunakan tehnik kultivasi iblis kepada tubuh Ayah Shen Yue, Tehnik itu ditaruh ditubuh seseorang yang membuat tubuh itu menjadi dalam keadaan koma, lalu para keluarga dan kerabat dari orang yang menjadi koma itu mendatangkan tabib atau pendekar pendekar terkenal untuk mengobatinya tetapi tubuh dari orang koma itu menghisap inti kehidupan para orang orang yang menyentuhnya.
Menyerap Inti Kehidupan dari seorang kultivator memang bisa menaikkan tingkatan tetapi hal itu diangap terlarang dan digolongkan kedalam Kultivasi Iblis.
"Apa kau bisa menggambarkan denah keluarga Shen, dan letak keberadaan ayahmu berada?" tanya Xiao Yun datar sambil mengeluarkan kertas dan pena. Shen Yue bingung tetapi ia masih melakukan apa yang dikatakan Xiao Yun.
Setelah Shen Yue menggambar peta, peta itu diserahkan kepada Xiao Yun, Xiao Yun menghapal itu sekitar semenit lalu membakarnya dengan Elemen Api.
Xiao Yun melompat dari rumah ke rumah sampai akhirnya ia sampai didaerah Keluarga Shen, ia menuju ke arah tempat Ayah Shen Yue tinggal, sesampainya disana ia menemukan lelaki sepuh yang kini sedah berbaring lemah.
"Yun'er apa kau tau cara mengobatinya?" tanya Xiao Yun dalam hati kepada Lin Yun'er, Lin Yun'er berkata: "Berikan dia Pil Kehidupan, dan bantu serap"
Walau ragu Xiao Yun tetap mengikuti perkataan Lin Yun'er, Xiao Yun memasukannya kemulut Ayah Shen Yue, kemudian membantunya menyerap Pil Kehidupan itu, perlahan lahan kondisinya semakin baik.
__ADS_1
Xiao Yun kemudian menggendongnya dipunggungnya, dan keluar melewati jendela Xiao Yun juga mengirimkan Elemen Kegelapan yang membuat tubuh ayah Shen Yue menjadi transparan seperti dirinya.
Setelah Xiao Yun pergi membawa Ayah Shen Yue, banyak orang datang keruangan tempat Ayah Shen Yue tinggal, mereka membawa minyak dan obor.
"Apa tidak sebaiknya kita periksa dulu?" tanya salah satu orang yang membawa minyak dan obor. Orang disebelahnya menjawab: "Tidak perlu, langsung bakar saja lagian orang yang didalam sedang terbaring lemah, tidak akan bisa pergi"
Sstelah itu mereka menuangkan minyak dan membakarnya, Xiao Yun yang melihat dan mendengar itu dari kejauhan hanya bersyukur bahwa dirinya lebih cepat.
Xiao Yun melompat dari rumah ke rumah lainnya menuju ke arah penginapan yang ia tinggali, sesampainya dikamar ia melihat Shen Ling dan Shen Yue sedang berpelukan, jelas mereka sudah tidak bertemu lama.
Xiao Yun juga tau bahwa Shen Ling di usir dari Keluarga Bangsawan Shen karena Shen Ling terus mencoba menyembuhkan ayahnya dan mencoba membantu mengagalkan pertunangan kakaknya, berkat kecerdasannya Shen Ling berhasil membantu menunda pertunangan kakaknya dengan cara memberi makanan basi kepada Qiao Jun, hal itu membuat Qiao Jun diare, Patriak Shen yang melihat perbuatan Shen Ling itu menjadi marah dan mengusirnya karena itu Shen Ling tinggal dijalanan.
Shen Yue dan Shen Ling melihat Xiao Yun sedang menggendong ayah mereka, mereka senang bukan main karena selama ini mereka dilarang bertemu ayah mereka oleh Patriak Shen atau adik dari Ayah Shen Yue.
Saat Shen Yue dan Shen Ling ingin mendekati Xiao Yun, Xiao Yun berkata dengan datar: "Jangan mendekat dulu, Ayah kalian masih belum sembuh sepenuhnya". Shen Yue dan Shen Ling berhenti melangkah lalu memasang muka sedih.
Xiao Yun menempatkan Ayah Shen Yue di atas kasur, Xiao Yun lalu mulai mengeluarkan banyak Pil Kehidupan, Shen Yue tau bahwa Pil yang Xiao Yun pegang adalah Pil Kehidupan, Shen Yue juga rela bertunangan dengan Qiao Jun untuk mendapatkan Pil itu, jelas karena Pil Kehidupan sangat mahal dan langka, tetapi Xiao Yun memiliki banyak dan memberinya kepada orang yang asing, seperti memberi permen basi.
Sejam telah berlalu kini Pil Kehidupan yang awalnya setoples penuh sekarang kosong, perlahan kondisi Ayah Shen Yue semakin membaik.
__ADS_1
Sejam lagi telah berlalu kini sudah pagi, ayah Shen Yue mulai sadar dari kritisnya dan membuka matanya, saat ayah Shen Yue membuka matanya ia melihat kedua anaknya sedang tidur lelap dan melihat seorang pemuda tampan tetapi dingin sedang membaca buku. Ayah Shen Yue bertanya: "Apa yang terjadi padaku"
Xiao Yun menjelaskan hal hal yang terjadi belakangan ini kepada Ayah Shen Yue, Ayah Shen Yue menjadi terkejut dan marah atas kelakuan adiknya itu.