
2 Bulan telah berlalu cepat, sekarang Ketua Sekte Besar dan muridnya, Kaisar dan Putra Putrinya, mereka menunggu kedatanggan Pemimpin Istana Prasasti.
Pintu terbuka, yang muncul bukan hanya Pemimpin Istana Prasasti tetapi juga 8 orang dengan berjulukan Dewa, Semua yang ada disana tunduk dengan hormat kepada 9 orang tersebut. Karena kemunculan 8 'Dewa' membuat orang penasaran.
Pintu Terbuka lagi, kali ini yang keluar adalah Dewa Matahari dengan Qin Yun dibelakangnya. Aura yang Qin Yun keluarkan cukup menindas untuk seorang Pendekar Suci dengan Gerbang ke Satu.
Para 8 Dewa dan Pemimpin Istana Prasasti menundukan kepala sambil berkata: "Hormat kepada pemimpin Sekte"
Semua orang yang ada disana dibuat terkejut oleh Dewa Matahari. Karena situasi canggung, Pemimpin Istana Prasasti mulai menjelaskan, dari 8 Dewa adalah murid dari Dewa Matahari, dan aliansi, hingga keuntungan aliansi, tak lupa Pemimpin Istana Prasasti mulai menjelaskan tentang Dunia Fantasi.
Semua orang dibuat terpana oleh Dunia Fantasi itu, Qin Long angkat suara ia bertanya: "Kalau Sekte - Sekte besar bersatu disatu tempat, siapa yang menjaga perbatasan". Semua Kaisar mengangguk.
"Kami akan membuat Formasi, Formasi yang kami buat adalah Formasi 3 alam, ini adalah Formasi dengan menggunakan Energi Alam, Seperti Matahari, Bulan, dan Bintang. Selama 3 Energi itu masih ada, maka Formasi itu juga akan ada, Formasi ini juga bisa menutupi 4 kekaisaran sekaligus" kata Dewa Matahari sambil tersenyum.
Semua orang sekali lagi dibuat terpana, lalu Ketua Sekte Dewa Iblis bertanya: "Kalau kita berkumpul disatu tempat, dimanakah kita akan membuat markas?"
"Kita akan membuat di Hutan terlarang, seperti yang semua orang tahu Hutan Terlarang sangat Luas, seperti luas 8 Kekaisaran. Terlebih lagi Hutan terlarang terletak ditengah - tengah Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao, dan Xia. Dengan membuat Formasi 3 Alam di Hutan Terlarang, Formasi tersebut akan lebih stabil" Kini Qin Yun yang menjawab, ia menjawab dengan santai tetapi penuh wibawa.
Semua orang mengangguk setuju dengan Persyaratan itu, mereka menulis penjanjian diatas Kertas, Setelah kertas itu diberikan kepada Dewa Matahari, mereka menunduk sambil berkata: "Hormat kepada Pemimpin Sekte"
"Baiklah...Sekarang saya akan membagi bagi tugas. Pertama kepada para Kaisar, kuatkan lagi tembok pertahanan agar saat kita diserang diwilayah kita, kita tidan akan mendapat banyak Korban Jiwa...
...Kedua untuk 8 Dewa Kalian pimpin sekte - sekte kalian untuk pindah, dan atur mereka untuk membuat bangunan sesuai konsep yang kita sepakati kemarin...
...Ketiga pinjamkan Master Prasasti kalian ke Istana Prasasti untuk membuat banyak Dunia Fantasi, kami sudah berhasil membuat sekitar ribuan tetapi itu masih belum cukup untuk membuat semua murid sekte masuk kedalamnya...
...Keempat untuk semuanya, beri peringatan kepada para rakyat tentang perjanjian 100 Tahun, beritahu juga kalau mereka jangan keluar Wilayah Kekaisaran Qin, Xiao, Zhao, Xia. Atau kami tidak akan bertanggung jawab tentang apa yang terjadi nantinya...
...Terakhir beri peringatan juga kepada seluruh rakyat siapapun yang memanfaatkan keadaan ini untuk menjadi perampok, dan pembunuh. Mereka akan diburu oleh Sekte - Sekte besar...
Saya dan murid saya akan menghapuskan Organisasi dan Sekte yang kami yakinkan memiliki hubungan dengan Istana Barat" Kata Dewa Matahari sambil melirik Qin Yun.
"Baik Pemimpin" Jawab semua orang serempak, Para Pendekar muda melirik Qin Yun dengan iri tetapi mereka juga sadar bahwa kekuatan mereka jauh dengan kekuatan Qin Yun.
__ADS_1
Setelah itu semua orang pergi untuk menjalankan tugas mereka masing - masing. Xiao Yuelan sempat ingin menghampiri Qin Yun tetapi ia sadar ini bukan waktu yang tepat.
"Guru sekarang kita kemana? Kekuatan Murid masih terbilang lemah sekarang, Oh ya guru murid sudah mencapai Tahap Pendekar Suci diumur 9 Tahun apakah itu aman - aman saja?" Tanya Qin Yun dengan Khawatir.
Dewa Matahari menjawab dengan datar: "Sebenarnya itu bisa dibilang cukup berbahaya tetapi karena kau memiliki Tubuh Surgawi, itu tidak akan ada masalah apapun"
"Tujuan Awal kita adalah menghapuskan semua mata - mata dari Istana Barat, tetapi setelah mengetaui kalau kau memiliki Tubuh Surgawi, kita akan mencari Sebuah Tanaman yang bisa membuka Segel Kekuatan dalam Jiwamu" Lanjut Dewa Matahari
"Segel Kekuatan Dalam Jiwa?" Tanya Qin Yun penasaran.
Dewa Matahari menjawab: "Sebelum kau mati, aku menyegel Kekuatanmu dalam Jiwa, yang artinya jika ìtu dibuka maka kekuatanmu akan kembali seperti Kehidupanmu yang sebelumnya atau bahkan lebih kuat lagi"
Qin Yun tidak bertanya la sebenarnya sangat penasaran, tetapi ia menahan rasa penasaran itu, Qin Yun dan Dewa Matahari berhenti disebuah Kota yang cukup ramai, Kota itu masih termasuk kedalam Kekaisaran Qin, Karena tujuan awal mereka adalah menuju markas Organisasi 7 Bunga Dosa.
Qin Yun dan Chao Fan ( Dewa Matahari ) Tiba disebuah restoran, mereka disambut hangat karena pakaiaan Qin Yun dan Chao Fan seperti Bangsawan.
Pelayan itu bertanya kepada Chao Fan: "Selamat siang Tuan, Tuan ingin makan dilantai berapa?"
Setelah sampai dilantai 3, Qin Yun dan Chao Fan mulai memesan makanan, mereka mendengar para pendekar sedang memikirkan tentang pemberitahuan Keempat Kaisar dan Kedelapan Sekte Besar.
Chao Fan merasa cukup puas dengan kinerja bawahannya itu, tetapi ia melihat Qin Yun yang sedang memandangi sebuah gelang. Chao Fan bertanya: "Ada apa Yun'er? Apakah ada masalah?"
"Tidak Guru, ini gelang peninggalan Ibu saya, menurut Ayah Kaisar, ini harus dibuka dengan Energi Mental, tetapi saya merasa ada yang berbeda dari gelang ini" Jawab Qin Yun dengan bingung.
Chao Fan memeriksa gelang ditangan Qin Yun, lalu berkata dengan mentransmisikan suara, ia takut ada yang mendengar: "Disana ada satu Vena Roh, kalau kau berhasil membuka segelnya dengan Kekuatan Mental, Vena Roh itu akan memasuki tubuhmu, jadi kau akan memiliki 9 Vena Roh, setelah itu tidak ada yang spesial dari gelang ini selain ini adalah gelang ruang, mungkin saja ada yang berharga didalamnya"
Qin Yun meneteskan darahnya, lalu mengirimkan Energi Mental yang kuat, salah satu dari dua pertama di gelang itu pecah lalu memasuki tubuh Qin Yun, Tubuh Qin Yun dipenuhi perasaan hangat Qin Yun menarik nafasnya dalam - dalam setiap tarikan nafas Qin Yun, banyak Energi terserap oleh 9 Vena Roh Qin Yun.
Qin Yun lalu mengirimkan Energi guna melihat apa yang ada didalam Gelang Ruang itu, Qin Yun menemukan 5 Buah Belati berwarna berwarna hitam bercorak Ungu, Biru Muda, Merah, Emas, dan Putih. Terdapat sebuah catatan bertuliskan Jika ingin memiliki 5 belati itu maka seseorang harus memiliki Elemen Racun, Es, Api, Petir, dan Angin.
Qin Yun melihat tumpukan Koin Emas, ia menghitung itu sekitar Puluhan hingga Ratuan Juta, Qin Yun juga melihat banyak tanaman herbal mulai dari yang biasa hingga yang langka.
Setelah Selesai makan Qin Yun menceritakan semuanya kepada Chao Fan, Chao Fan bertnya dengan datar: "Apakah disana memiliki Bunga Lotus Darah?" ia tidak berharap Qin Yun memilikinya karena Bunga Lotus Darah sangat Langka.
__ADS_1
"Hmmm... Ada Guru" Jawab Qin Yun
Chao Fan menarik Qin Yun kearah Hutan, sesampainya ia di Hutan, ia berkata: "Mana keluarkan". Qin Yun mengeluarkan Bunga Lotus Darah dan memberikannya kepada Chao Fan tanpa bertanya, karena ia sudah tau gurunya ingin membuatkan Pil untuk membuka segel dalam jiwanya.
Chao Fan membuat Pil dengan Bahan bahan yang langka, 2 jam berlalu sebuah Pil berwarna Emas muncul dari balik tutup tungku pil, Chao Fan memberi itu kepada Qin Yun lalu berkata: "Jangan tolak Energi yang masuk, Dikehidupan sebelumnya kau adalah Pendekar Tahap Pertapa Tingkat Akhir, mungkin kau akan naik ke Immortal tahap Awal sekarang, jadi siap - siap saja menerima petir kesengsaraan".
Qin Yun memakan Pil tersebut lalu duduk berkultivasi menyerap Pil Tersebut, tak lama kemudian sebuah kejadian aneh dapat terlihat oleh semua orang didunia ini. Kini masih siang hari tetapi muncul Bulan dan Bintang dilangit, Matahari juga semakin panas.
Energi Dinginnya Bulan, Panasnya Matahari, dan Cepatnya Bintang Jatuh diserap oleh tubuh Qin Yun dengan Gila - Gilaan. Sebelum Qin Yun memakan Pil yang diberikan Chao Fan, ia memikirkan Teknik Kultivasi yang akan ia gunakan terlebih dahulu.
Ia menggunakan Teknik yang ia buat sendiri yaitu Teknik Tubuh Dewa Langit, Teknik ini membuat Tubuh Sipengguna selentur Air mengalir, Kulitnya juga semakin keras mungkin tidak ada yang bisa menggores tubuh Qin Yun saat ini, Vena Rohnya juga berevolusi menjadi Vena Roh Abadi, Qin Yun sekarang bisa mengeluarkan Racun dari Tubuhnya, sekarang Elemen Es, Api, Racun, dan Petir tidak bisa membuat goresan sekuat dan semurni apapun itu, karena Elemen - Elemen di tubuh Qin Yun sangat Murni.
Qin Yun saat ini masih menyerap Gila - gilaan energi disekitarnya, 2 jam berlalu Energi Matahari, Bulan, Dan Bintang yang ada dilangit sudah Hilang, tak lama kemudian sebuah gemuruh muncul dilangit.
Petir kesengsaraan tiba, menandakan jika Qin Yun berhasil melewatkan Petir Ini Qin Yun akan berada ditahap Immortal Awal. Sebuah Petir Berwarna Emas melesat mengenai tubuh Qin Yun, saat seeorang ingin memasuki tahap Immortal ia harus berani mengambil resiko, berani memilih yang baik dan salah.
Contohnya Petir Kesengsaraan ini sebanyak mungkin orang bisa menahan Petir Kesengsaraan ia akan semakin kuat. Tetapi jika gagal hanya kematian yang menjemputnya, karena itu setiap orang harus mengetahui mana yang baik untuk dirinya sendiri.
Chao Fan takjub sekaligus khawatir, bagaimanapun Chao Fan adalah seseorang yang sudah mengarumi dunia pendekar, artinya ia jelas tau kalau Petir Kesengsaraan Qin Yun adalah Petir Kesengsaraan tertinggi.
Petir itu mulai menyambar Qin Yun, Ekspresi Qin Yun masih datar, kalau orang lain biasanya menahan Petir Kesengsaraan memasuki tubuh mereka Qin Yun malah menantangnya ia menyerap Petir Kesengsaraan.
Petir Kesengsaraan yang merasakan tantangan itu ia mengeluarkan semua kemampuannya, Setelah Ratusan Kali Petir Kesengsaraan menyambar tubuh Qin Yun tetapi tidak ada hasil.
Duarrrrr.....
Sebuah Petir berwarna Merah darah melesat dengan Kecepatan tinggi memasuki tubuh Qin Yun, Qin Yun merasakan Organnya bergetar, tubuhnya mati rasa tetapi tidak membuat semangat Qin Yun gentar, ia menyerap kekuatan luar biasa dari Petir berwarna Merah Darah tersebuh.
Setelah itu cuaca mulai normal, Qin Yun membuka matanya ia melihat dirinya tidak menggunakan sehelai apapun, karena pakaiannya hangus terbakar efek dari Petir - Petir Kesengsaraan.
Qin Yun melompat lompat seperti anak kecil, bagaimanapun dikehidupannya yang sebelumnya ia tidak pernah berhasil menembus ranah Immortal. Tetapi Sekarang ia berhasil mencapainya diusia 9 Tahun.
.
__ADS_1