PerjalananAsha

PerjalananAsha
Tangis tety omazhin


__ADS_3

Kurebahkan diri dan membayangkan besok sore bertemu dengan Baba Hazim" seperti apa y baba Hazhim"monologku dalam hati


Akhirnya kupejamkan mata hingga menunggu Ashar dan kembali berkutat dengan perdapuran.


Suara derap langkah membangunkan ku,ternyata madam Aisha masuk kamar Teti Omazhin,maklum kamar teti Omazhin dan kamarku bersebelahan.


Akupun segera membersihkan diri dan kembali ke dapur menyiapkan makan malam yakni halib Karak dan gahwa,serta cemilan dan hidangan utama berupa Fatti yakni hidangan kobus goreng dicampur sayuran dan atas nya ditaburi yougert.


Ku tata piring dan sendok sementara madam Aisha memapah teti Omazhin menuju ruang makan.


kamipun menikmati hidangan makan malam,setelah selesai madam Aisha membawa teti Omazhin keruang keluarga dan bercengkrama.


Madam Aisha memberitahu "esok pagi bangun langsung keluarkan daging cincang di frezer,memasak seperti yang aku bilang kemaren"ucapnya.


pukul 10 malam teti Omazhin langsung minta di antar oleh madam Aisha untuk beristirahat,sementara aku membersihkan dapur hingga selesai.


"Akhirnya selesai juga tugas ku hari ini"monologku dalam hati.


kembali ke kamar ingin segera kuterlelap tidur,agar pukul 12 malam nanti aku akan menghubungi keluargaku.pukul 12 malam di syria arti nya di indonesia pukul 5 pagi.


Alarm ku nyalakan pukul 12 tengah malam,agar kubisa bangun untuk bisa telepon mama dan anak-anakku.


drettt...drettt...drettt bunyi alarmku,terbangun dan jam menunjukan pukul 12 tepat.ku cari nama Ryu dan handphoneku.


Tut....tut....tut...


sambungan telpon tersebut,


"hallo,mama"ucap suara mungil Ryu.


ku langsung terbangun dan kusapa anakku.

__ADS_1


"Ryu,ni mama apa kabar sayang"ucapku


"iya mama Ryu dan rea baik dan sehat aja ko"ujar nya lagi.


lama kami bercengkrama,hingga tak terasa hampir 1jam kami bertelepon.


ku akhiri telepon dan ku janjikan esok akan mentranper uang.


Y tak terasa aku sudah menerima uang bulanan lagi,besok aku tranper lagi agar anakku rutin kontrol ke ahli syaraf.


kembali ku terlelap tidur,agar besok fress dan bisa memulai aktifitasku lagi.


Kicau burung membangunkan ku tepat di pukul 6pagi,langsung mandi dan berganti pakaian.


setelah itu ke kamar teti omazhin,kulihat masih terlelap tidur.bergegas kedapur agar aku bisa menghidangkan sarapan pagi.


hari ini ku buat Telor mata sapi,sop jagung dan roti gandum,tentu tak ketinggalan khobus diserati zaitun dan selai keju.tertata rapi dan aku bergegas ke kamar teti omazhin dan ternyata teti Omazhin sudah bangun dan ku bantu membersihkan diri.


kini sudah siap untuk sarapan pagi bersama,setelah sarapan selesai ku memulai memasak aneka menu untuk makan malam nanti hingga tak terasa semua hidangan sudah siap untuk di santap.tinggal nanti malam di hangatkan.


Baba Hazhim hanya memiliki dua orang putra,yang pertama Nathan yang kini berusia 28 tahun dan sudah berkeluarga.


dan yang kedua Karl dan masih berkuliah di fakultas kedokteran,sungguh keluarga sempurna.menurut Teti omazhin juga yang akan datang baba hazhim dan istri serta putra bungsunya.


Teti omazhin amat senang dan bahagia menanti kedatangan baba hazhim,tak ayal teti selalu menanyakan jam berapa skrng.rupa nya teti sudah tak sabar untuk berjumpa dengan putra kesayangannya.


Pagi cerah kicau burung mewarnai hari ku,setelah semua siap akhirnya waktu yang di tunggu teti omazhien akan segera tiba.


Tinggal dua jam lagi teti omazhien akan memeluk baba hazhiem.pertemuan ibu dan tersebut setalah lima tahun terpisah pada akhirnya akan terlaksana hari ini juga.


Derap langkah kaki sepatu membuyarkan lamunan teti omazhien,Teti menatapku dengan Ambigu dalam hatinya berharap apakah sang putra sudah hadir di tengah tengah keluarganya.

__ADS_1


"ya bin ibnik hazhim maujud"ucap teti omazhin padaku.


"dengan mengelus tangan keriput nya aku pun berkata"Afwan ya teti ibnik lisa mafi maujud"


diwajah tuanya tersirat kekecewaan memendam rindu,namun terdengar suara mobil mengerem dalam benak ku "apakah itu baba Hazhiem."gumamku


kuberlari menghampiri jendela Masya Allah ternyata benar baba Hazhim,ku segera menghampiri Teti,""Teti...Teti ibnik hazhim maujud"ucapku


senyum Tetipun mengembang,Langsung berjalan tertatih menunggu dibalik pintu,Selang beberapa saat kemudian pintu dibuka,Tangan teti menutup mulut nya,"Ya ibnik hazhim,staltelik"ucap Teti


pertemuan ibu dan anak tersebut membawa keharuan tersendiri untuk ku,tangis Teti Omazhin menandakan betapa Rindu nya Teti Omazhien pada anaknya yang dikandung nya selama 9bulan,setelah dewasa menilah dan bekerja di Amerika.


kini kerinduan itu terbayar sudah,semuanya berkumpul diruang keluarga,.


Kubersiap mempersiapkan hidangan makan siang,yang khusus hari ini madam Aisha melayani Baba hazhim dan Teti.Aku disuruh nya madam Aisha istrihat,karna madam Aisha tau semalam Aku kurang tidur menemani teti Omazhin dikamar.


.....


kamarku,


Kurebahkan badan yang letih ini,pandangi langit-langit kamarku berharap Detik ini juga bisa terlelap tidur.namun lamunanku buyar bunyi benda pipih di atas nakas,segera ku ambil dan kubuka ternyata sebuah vidio anakku yang sedanh bermain di arena Timezone di salah satu kota Serang Banten.


dalam vidio tersebut anakku berkata "miss you mom"MasyaaAllah,tak terasa buliran bening mengalir di pipiku.


hampir 2jam aku dikamar,suara ketukan pintu,membuatku terkejut,ternyata Shava yang datang,shava memelukku dan berkata


"Ayo kita jalan-jalan menikmati pemandangan sore Homs:ucap shava padaku


"baiklah,aku bersiap dulu"ucapku kembali


setelah izin keluar akupun bersama shava menyisuri trotoar sambil sesekali melihat pemandangan pegunungan di sisi jalan Trotoar.

__ADS_1


Shava membeli 2 burger dan softdrink,kami duduk di taman menikmati senja di kota homs Syria.


Bersambung


__ADS_2