PerjalananAsha

PerjalananAsha
harapan semu


__ADS_3

Tanpa sepengetahuan Baba Mhazin Khalil berencana untuk terbang ke Indonesia untuk bisa memiliki Asha khalil harus bisa tinggal dan menetap di kampung halaman Asha.Khalil sudah dibutakan cinta kembali oleh Asha hingga bisa menentang Keluarganya.


"sha,alamat mu yang jelas tolong tuliskan dong"demikan isi pesan tersebut


pesan itu langsung di baca nya oleh Asha


"untuk apa?"demikan balasan pesan itu.


"maaf khalil saya lagi di luar bersama anak anak"Asha membalas pesan tersebut.


Tak ayal tingkah Asha berbalas pesan mendapat perhatian dari dokter Fadly,


"sibuk y"sambil senyum senyum


Asha dan Fadly melihat Ryu rea bermain dari jarak 15 meter,Fadly memandang wajah Asha,hingga Asha tersipu malu di pandangi oleh dokter Fadly.


"siapa yang kirim pesan?"tanya fadly


"teman mas"ucap asha dengan singkat


Fadly ingin rasa nya bertanya lebih jauh namun dalam benak "Fadly siapa lah Aku ini dan lagian belum kapasitas nya untuk mengetahui prevacy Asha"


Fadly pun memberanikan diri untuk bertanya pada Asha fadly takut asha sudah ada yang memilikinya"sha apa boleh saya jadi ayah dari ryu dan rea"ucap Fadly.


Deggggg,....


Jantung Asha ingin rasa nya berhenti berdetak atas pertanyaan Fadly.Asha memandang fadly dengan lekat.pandangan itu buyar akan panggilan anak anak.


"om,....om sini"ujar Ryu


Fadly pun berdiri menghampiri anak anak,sementara Asha masih mode terkejut akan pengakuan Fadly.


*********

__ADS_1


di belahan dunia lain Khalil harap cemas menanti balasan dari asha,khalil sudah bertekad akan segera terbang ke Indonesia,namun sebuah pesan masuk dari Asha"maaf khalil untuk apa yah menanyakan alamat rumah ku?"pesan terkirim.


pesan tersebut langsung di baca oleh Khalil dan membalas lagi"aku mau kerumah mu"ujar khalil


Asha terkejut mendapat balasan dari khalil,"untuk apa coba ke rumah?"monolog nya dalam hati


Asha pun dengan cepat mengirim balasan pada khalil"gk usah kerumah khalil,sebab saya akan kerja ke luar daerah"asha memberi alasan untuk khalil.


Khalil membaca pesan dari Asha,hati nya kecewa "harus dengan cara apa lagi aku harus meyakinkan asha"monolog khalil dalam hati nya.


Matahari hampir terbenam,Asha memutuskan untuk mencari mushola karna Adzahn magrib sebentar lagi berkumandang.Fadly bersama Ryu memilih saf terdepan,sementara Rea bersama ku memilih saf belakang.sepintas orang menilai kami adalah sebuah keluarga bahagia tapi kenyataan nya kami adalah 2 orang asing yang berusaha saling mengenal.


Setelah selesai menjalankan kewajiban umat muslim Ryu memegang perut nya tanda kalau sudah lapar,


"mama ryu lapar"ujar Ryu


"Rea juga mah" memegang perut nya juga


sebuah lesehan dengan temaram lampu sederhana,2 gerobak besar bertuliskan nasi uduk ayam kampung,pelayan menghampiri kami dan menayakan "mau pesan apa"ujar pelayan pria bertubuh tinggi tersebut.


Anak anak serempak "mau ayam goreng"pelayan tersebut tak berkedip melihat tingkah bocah kecil itu.


"kamu makan apa sha"dokter fadly membuka percakapan


"Aku ,apa aja deh mas"ujar asha .


sambil menunggu pesanan tak sengaja asha melihat diam diam mas fadly mencuri pandang pada Asha dan sebuah pertanyaan membuat ku terkejut.


"sha maaf khalil siapa y?"


"iya mas"pura pura tak mendengar


"Ryu lihat ada badut lewat"mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


pesanan kami semua datang,Ryu dan rea makan dengan lahap nya begitu juga mas Fadly hening tanpa pembicaraan.


pukul 8 malam memutuskan untuk pulang,dengan di antar oleh mas Fadly ryu dan rea duduk di kursi belakang,sementara Asha duduk di sebelah kemudi.


selama perjalanan hening karna anak anak sudah terlelap tidur di kursi.mas fadly membuka percakapan "maaf yah soal yang tadi"ujar mas fadly sambil fokus menyetir


"yang mana"pura pura lupa


"Khalil,saya tau dari ryu soal khalil"


"khalil,dia anak majikan ku di syria dan dia juga pernah menyukai ku saat ini ia mau ke indonesia menemui ku"ucap nya panjang lebar.


"oh gitu terus kamu mau dia datang"tanya mas fadly kembali


Asha memandangi mas fadly dengan lekat"jangan khawatir mas dia gk akan datang"ucap ku.


Hati fadly penuh pertanyaan ada senang karna Khalil tak akan pernah datang.


"tapi bagaimana dengan pèrasaan asha terhadap ku"monolog nya dalam hati.fokus pada jalanan kota serang gelap nya malam menambah keheningan dua insan manusia yang bertanya tanya perasaan masing masing.


Avanza hitam itu akhir nya sampai di rumah Asha dengan Mas fadly menggendong Ryu,dan asha menggendong Rea yang sama sama tertidur.Ryu dan Rea di baringkan di badcover bersprekan merah menyala.


sementara Fadly di persilahkan nya duduk oleh Bu Ani dan di buat kan nya kopi.selama menunggu Asha yang sedang ke kamar mandi Fadly berbincang hangat dengan ibu Ani selang 10 menit Asha pun bergabung dengan Ibu ani dan mas fadly.


Fadly pun izin pulang setelah 30 menit saling bertukar cerita dengan Asha,ada kelegaan di hati Fadly bahwa Khalil bukanlah orang penting dalam hidup Asha.begitu pun Asha yang tahu Fadly mengharapkan bisa menjadi bagian dari hidup Asha.


Akan kah Fadly dan asha bersatu?


Khalil?


Ikuti terus y❤


bersambung😊

__ADS_1


__ADS_2