
Kicau burung mewarnai pagi yang cerah di langit homs syria,jam dinding baru menujukan pukul 8 pagi.
apakah aku bangun kesiangan atau semua penghuni masih terlelap tidur.tak ada tanda-tanda kehidupan dirumah ini,yang ku dengar hanyalah detak jam dinding.
Aku bergegas bangun dari tempat tidur,kusiram tubuh ini dengan hangat nya shower.namun baru kuingat aku tak memiliki pakaian ganti.dengan terpaksa kupakai kembali pakaian yang dari kemaren melekat di tubuh ku ini.
ku paksakan keluar dari kamar ini,suara cacing dalam perut berteriak mencari makanan.memberanikan diri untuk keluar mencari dapur,namun derap langkah kaki mengehtikanku.
y aku melihat sosok wanita yang berumur sekitar 80tahun duduk di kursi goyang sambil meminum teh di temani oleh shava.
akupun mendekatinya dan memberanikan diri menyapanya;
"morning madam"ujarku
kedua wanita itu menoleh ku secara bersamaan dan madam shava berujar;"morning to Asha"
kemudian Shava memandang sang nenek dan mengatakan "teti this Asha your babysister"ujar shava
kemudian nenek omazhin memandang Asha dari atas kebawah senyum pun mengembang di bibir keriput nenek omazhin.
pukul 10pagi semua penghuni rumah melakukan aktifitasnya.di mulai dari dapur untuk memulai sarapan pagi.
suasan dapur pagi itu di sibukan dengan perkenalan teti omazhin pada Asha.madam Aisha melihat senyum bahagia pada sang ibu karna menyukai Asha.
"talk to arabic"ujar sang nenek pada asha.
asha tersenyum "no madam,"
madam aisha mengatakan "dont call him madam,call him TETI OMAZHIN"
Asha tersenyum kembali dan mengatakan "ok madam"
sarapan pagi itu terasa aneh untuk ku karna tak ada nasi,tak ada sayur.yang ada roti arab yang di sebut KHOBUS
kemudian ada kopi dan teh selai kacang dan keju.
namun kebersaaman itu begitu hangat,sehangat cuaca pagi hari ini."Asha go with shava to buy clothes"ujar nya.
madam aisha begitu memperhatikan ku monologku dalam hati.
akhirnya aku dan shava dengan di antar oleh sopir kelurga pergi meninggalkan rumah bercat kuning gading tersebut menuju pusat perbelanjaan.
hanya 20 menit jarak antara rumah dan pusat perbelanjaan itu.shava mengajak ku ke lantai 3 yang khusus pakaian wanita.
__ADS_1
di lantai 3 shava mencari pakaian yang pas untuk postur tubuhku.shava melirik pakaian casual agar aku bisa luasa mengurus sang nenek.
setelah pakain dapat 3 stel,shava kembali membawa ku membeli perlengkapan khusus wanita.dan hampir semua di dapat shava mengajak ku untuk mencicipi jajanan jalanan berupa sanwidc yang isi nya kacang kedelai yang di haluskan dan orang sini menyebut nya HOMOS.
aneh memeng nama jajananya namun sungguh membuat lidah ketagihan,selain homos Aku juga mencoba jajanan berupa WARAGENAB.warageneb disini adalah nasi yang di bungkus daun anggur digulung sebesar ibu jari ditaburi kuah asam manis dilidah rasanya.
Tak terasa waktu sudah sore,cukup sudah hari ini aku mengenal kota kecil di ujung ibu kota syria Damascus HOMS.y kota kecil itu disebut homs.
Aku kembali kerumah,sudah ada teti oamzhin yang sedang menikamti segelas teh bersama kudapannya.
kemudian Teti omazhin bertanya padaku dalam bahasa arab,namun pertanyaan teti omazhin tak bisa kujawab.
madam aisha berkata"finsif buy clothes for Asha mama"ujar nya pada ibu nya teti omazhin.
Entah kata apa yang bisa aku ungkapkan,satu keinginan ku aku ingin bisa berkomunikasi dengan kelurgaku.gumamku.
Ingin rasa nya ku utarakan pada majikan ku bahwa aku ingin simcard,namun aku takut majikan ku marah,tapi mengukur rasa rindu ku pada anak-anak mungkin akan kuberanikan akan bicara pada madam Aisha.
malam kedua ku di kediaman Al drubi ku membantu madam Aisha dan shava untuk mempersiapkan makan malam.sebelum aku membantu madam tersebut aku mandi dan ganti baju terlebih dahulu.
aku menemui madam Aisha dan senyumpun mengembang di bibir madam Aisha.
madam Aisha berkata"baju nya pas di badan ku yang kecil"
makan malam kali ini madam aisha membuat pastry,kobus,tuna selai keju ditambah teh hangat menemani makan malam kami.
selasai makan malam kami semua berkumpul di ruang kelurga,kemudian madam Aisha menayakan tentang kelurgaku.
Aku pun tak sungkan untuk menceritakan tentang kelurgaku."aku single mom dengan 2 anak berusia 3.5th dan 1.5th"ujarku.
kemudian aku beranikan diri kepada madam aisha untuk bisa berkomunikasi dengan kelurgaku.
madam Aisha hanya berkata besok pagi akan membeli simcard.namun untuk sementara waktu madam Aisha memberikan handphonenya untuk digunakan telepon kelurgaku
betapa ku bahagianya madam Aisha memberi perhatian padaku.tanpa berpikir panjang aku mengambil handphone tersebut.
madam aisha juga mengatakan "go to your room for call your famly"
aku langsung memeluk madam Aisha.
ku berlari ke kamar dan langsung ku mencari nomer telpon anakku.
kutekan satu persatu nomer tersebut.
__ADS_1
tut...tut....tut..
"hallo"suara di sebrang telpon itu
akupun lansung berucap"hallo mah,ini asha"ujarku
"Asha''ujar mama ku lagi air mata berderai membasahi pipiku.
kulanjutkan perbincanga bersama mama dan anak-anakku aku mengatakan"bahwa aku sudah mendapat majikan yang baik aku disini mengurus nenek"ujar ku
"mah,mama ini Ryu,"ujar ànakku
Ya Allah suara anakku mampu memberi kekuatan berpuluh kali lipat untuk ku.
"iya Ryu,mama baik-baik aja disini,apa Ryu baik dan sehat-sehat aja?"ujarku.
"mama ryu baik dan sehat disini"ujar ryu.akhirnya setelah percekapan panjang lepas sudah sesak di dada ini rindu yang hampir seminggu tanpa memdengar celoteh anak-anak sudah terbayar.
Aku pun kembali ke ruang kelurga,madam Aisha memeluk ku,dan berkata "apakah kelurgamu baik dan sehat"ujara nya
"semua baik-baik aja madam,mama titip salam untuk kelurga madam"
madam Aisha berujar "salam kembali untuk kelurgamu"
tawa dan senyum di ruang kelurga itu begitu hangat,aku bersama teti omazhin saling berpandangan dan tangan ku memijat pelan kaki-kaki keriput teti omazhin.
malam kian larut teti omazhin terlihat lelah dan ingin segera ke kamar,akupun mengantar teti kekamarnya.
di kamar teti omazhin aku menemeninya sambil memijat tangannya hingga terlelap tidur.
akupun kembali ke ruang kelurga,semua orang yang ada diruang kelurga beranjak satu persatu untuk kembali keperaduannya.tinggal aku yang sedang membersihkan piring dan gelas untuk dibawa ke dapur.
selesai kerjaan didapur ku kembali ke ke kamar ganti baju dan kurebahkan tubuh yang lelah ini.
ku buka benda pipih nan canggih ke punyaan ku,kulihat isi galerinya ada foto-foto anakku dan vidio lucunya.sungguh foto dan vidio tersebut mengobati kerinduanku.
Y kerinduan pada Ryu dan Rea.dua malaikat kecil yang dengan sangat terpaksa kutinggalkan.
"maafin mama Ryu,rea semua yang mama lakukan demi masa depan kalian"ujarku.
buliran bening menetes dipipiku.
bersambung....
__ADS_1