
Mentari pagi menyinari kota kembang Bandung,Asha yang hanya tertidur 2 jam saja setelah menepuh perjalanan jauh hampir 10 jam.lelah dan kantuk masih terasa tentu nya,namun itu semua tak seberapa di banding dengan kebahagian Asha bisa mengantongi restu dari ibu vina.
Asha tengah bersiap untuk ke kantor mengurus pengunduran diri nya,setelah menempuh jarak 25 menit Asha sampai di gedung berlantai 5 tersebut.Asha bergegas menuju ruangan sang Ceo.di ruangan bercat putih itu Edgar menunggu Asha dan ceklek....
Suara pintu dibuka,"permisi mr"ujar asha
"masuk lah sha"edgar memandang Asha dari kursi kebesaran nya.Asha pun masuk dan berdiri di depan meja Edgar."duduklah sha"titah Edgar Asha pun duduk dan menyunggingkan senyum bahagia nya.
"selamat y sha,akhir nya mendapat restu juga"ucap Edgar
"iya mkasih mr,semua berkat dukungan mu mr"ucap Asha kembali.
"oh iya naik apa kesini"sambil memainkan pulpen nya
"saya di antar oleh Mas fadly mr"ujar Asha kembaki.
Edgar berdiri dari tempat duduk nya menatap langit biru melalui jendela tranparan nya.
"boleh aku berkenalan dengan pria yang beruntung mendapatkan hati mu"senyum bahagia untuk Asha
"boleh,boleh banget edgar"ucap Asha
__ADS_1
*****
setelah panjang lebar berbicara dengan Edgar Asha pun ke personalia mengurus resain nya,beruntung nya semua proses dipemudah,termasuk saat Edgar menandatangani surat resain nya.Asha pun berpamitan untuk langsung pulang ke tempat kos guna membereskan barang barang yang akan dibawa pulang nya.
Asha mengirim pesan "bahwa Edgar ingin bertemu dengan nya saat jam makan siang nanti"
Fadly langsung membaca nya dan mengirim pesan pada Asha bahwa akan menjemput nya 1 jam kemudian.
Di tempat kosan asha masih merapihkan barang barang nya,setelah selesai semua Asha membersihkan diri dan nunggu fadly menjemput untuk memenuhi undangan makan siang Edgar.
30 menit kemudian telah sampai di kafe disana Edgar sudah menunggunya.
"panggil aja fadly"sambil mengulurkan tangan juga.
Makan siang itu berlangsung sangat hangat di mana Edgar sama sama saling melempar candaan tawa dan senyum mewarnai suasana hati masing masing.
*******
Asha telah bersiap untuk pulang ke serang setelah sebelumnya berpamitan pada ibu kos dan penghuni kos an lain nya.walau hanya 3bulan menjadi penghuni kos kosan kekeluargaan tampak akrab dan bersahaja.
Selama perjalanan menuju serang Banten hening namun sesekali Fadly senyum melihat ke arah Ashaa
__ADS_1
"sha,"memegang tangan Asha
"ehmmm,kenapa mas"ucap Asha
"gmana kalau kita langsung nikah aja"ucap fadly
"ihhh.....sabar banget"sambil melepas pegangan tangan Asha.
"Tau gk,?waktu kamu ke toilet edgar sempet ngomong lo gk cepet cepet nikah edgat akan ngambil hati mu lagi"sambil senyum senyum
Asha yang mendengar nya hanya tertaw geli mendengar pengaduan Fadly
"mas....mas kamu tuh edgar hanya bercanda gk usah di dengar juga kali"ucap Asha panjang lebar
:aku takut juga sha"cemberut sepertu anak kecil minta di beliin lolipop.
Asha yang melihat dan mendengar rajukan dari calon suami nya hanya ketawa ketawa saja.namun dalam.hati nya ada tawa bahagia tawa kesedihan.Asha pun mengetahi Edgar hanya berpura pura tegar,hati edgar penuh luka.
"smoga kamu mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dariku"gumam nya dalam hati
Bersambung
__ADS_1