
"Benar Vha Asha mengakhiri hubungan ini "Ucap Khalil sambil mengusap Airmatanya.
Shava pun kembali ke ruang keluarga dan langsung membicarakan dengan Baba serta uminya.
"umi,baba,ada yany ingin Shava bicarakan"ucap Shava
shava duduk di dekat uminya,
"Khalil dan Asha mengakhiri Hubungannya"ucap Shava kembali
Umi intesar langsung bangkit dari tempat duduknya,dan hendak menemui Khalik.
Namun dicegah oleh Baba Mhazin.
"Panggil Adik mu Shava"ucap baba Mhazin
Shava pun bangit dari tempat duduknya dan menemui khalil.setelah perdebatan abtara Kaka dan adik tersebut akhirnya Khalil mau menemui orangtuanya.
Merekapun saat ini berada di ruang keluarga yang sama,Baba Mhazin menghela nafas pria paruh baya yang masih tampan di usia nya kepala 6 tersebut menepuk pundak Khali.
"Ada apa y Khalil?"sambil duduk di sebelah Khalil.
"Asha mengakhiri nya Baba,"membuka percakapan antara ayah dan anak.
Khalil memandang babanya.
__ADS_1
"iya baba,bagi Asha keluarganya jauh lebih penting daripada hubungan kami.Asha hanya ingin kembali ke indonesia.anaknya membutuhkannya"ucap khalil panjang lebar
Kini baba Mhazin dapat mengerti akan kejadian sesungguhnya,baik baba mhazin,Khalil dan lainnya tak dapat memaksakan kehendak.Asha hanya ingin bekerja tanpa harus menjalin hubungan dengan siapapun.
Rembulan malam bersinar terang,menanti pemilii semesta untuk beranjak ke peraduan menembus mimpi.
Di sebuah kamar Yang berbeda dua anak manusia menangisi akan kegagalan percintaanya,namun Khalil tak putus harapan suatu saat Asha akan berubah pikiran.
"bolehkah aku memelukmu sha"pesan terkirim ke ponsel
Ting...
Bunyi ponsel Asha menandakan pesan masuk.
Tak dipungkiri Asha masih mencintai Khalil,Asha merindukan Pelukan hangat kekasihnya.
Namun sebelum pesan itu terkirim khalil sudah berdiri di balkon dan mengetuknya.
"Sha asha"panggil Khalil pelan
Ashapun terkejut akan kelakuan Khalil yang sudah berdiri di balkon,Khalil emang nekat apa tidak takut jatuh naik ke atas balkon"gumam Asha pelan.
Ashapun berdiri dan membuka jendela balkon,Khalil langsung memeluk Asha,sementara yang dipeluk diam.
"sha aku rindu"ujar khalil sambil mempererat pelukannya.
__ADS_1
Asha berusaha melepaskan pelukannya,namun khalil langsung ******* bibir Asha.
Ciuman panas yang begitu menggebu-gebu,ciuman kerinduan serta ciuman airmata.tanpa di sadari Asha terhanyut akan ciuman tersebut.
Merekapun beralih ke kamar khalil mencium kembali Asha dengan lembut,hingga mereka berdua terjatuh di tempat tidur dengan posisi Khalil di atas.
Asha mendorong khalil dan berusaha tak terlena akan rayuan khalil.
"Sha kamu harus konsisten,jangan sampai terhanyut akan kata manis Khalil,ingatlah anak anak menunggu mu dirumah"gumam Asha dalam hatinya.
"sha I love you"ujar khalil
"maafin aku khalil aku gk bisa melanjutkannya di hati ku hanya ada anak anak"ungkap Asha sambil menahan buliran bening agar tak jatuh di pipinya.
"Aku mohon lupakan aku,aku ingin segera menyelesaikan kontrk dan kembali ke indonesia"
Mengantupkan tangan dan meminta khalil pergi dari kamarnya.
Khalil pun dengan mata sembab nya meninggalkan Asha,sekali lagi khalil menatap asha.
Setelah khalil keluar dengan segera Asha menutup jendela balkon tersebut.
Asha menangis sepuasnya,dihati nya ada gemutuh rasa takut akan syria memanas,gemuruh hati nya menguburnya cintanya.
Dan satu hal yang paling penting Hatinya hanya untuk anak anak.
__ADS_1
Bersambung