PerjalananAsha

PerjalananAsha
menuju Homs Syria


__ADS_3

Aisha drubi berpamitan pulang,akupun mengekor mengikutiNya.sementara aku mengatakan pada madam Aisha untuk menemui teman-teman ku sesama Tkw.madam Aisha hanya mengangguk tanya setuju.


Aku pun bergegas lari menemui semua teman-temanku,berpamitan satu persatu.


derap langkah menghentikan senda gurau ku,suara langkah kaki memaksa kami semua diam,oh ternyata miss nancy yang mengatakan sudah di tunggu oleh Madam Aisha.


Akupun segera meninggalkan semua teman-temanku.untuk menemui Madam Aisha.


Sebuah mobil Avatander silver menungguku,di dalam nya sudah ada majikanku.akupun masuk ke dalam nya.senyum tipis mewarnai bibirku.


Perlahan mobil tersebut meninggalkan Agensi Abuala,menerobos jalanan Allepo syria untuk menuju Homs syria.


Aku memandang lintasan jalanan syria,gedung bertingkat menjulang tinggi lalu lalang insan manusia yang baru pulang kerja.lampu aneka warna menyala dengan indahnya.


Aku dikejutkan dengan tepukan tangan di bahu ku,y madam amAisha memandangku.sekilas senyum yang menyejukan dan berkata;


"talk to arabic"ujarnya


"no madam just little talk to english" ujarku.


kemudian pria paruh baya menimpali percekapan kami;


"sha,dont afraid to me,ok"ujarnya

__ADS_1


aku hanya bisa tersenyum dan mengangguk.


ku pandang kembali jalanan yang ramai itu,madam Aisha berkata kembali bahwa perjalanan antara Allepo dan Homs memakan waktu sekitar 2jam.


Homs adalah nama salah satu desa syria.Aku lelah sekali dan kupejamkan mata.hingga tak kusadari seseorang menyelimuti separuh badan ku ini.


"Y madam Aisha begitu perhatian padaku apakah nanti akan sama saat dirumah nanti"monolog ku dalam hati.


rasa lelah ku terhenti karna dikejutkan rem mendadak dari sang driver.


madam Aisha memandangiku dan memberi ku sebotol air mineral padaku.


"thangs for everything"ujarku.


kupandangi lagi jalanan itu terlihat jam sudah lewat tengah malam,jalanan itu sepi pemandangan yang di suguhkan bukan lagi gedung-gedung yang menjulang tinggi melainkan runtuhan puing-puing yang berantakan.


madam Aisha berkata"itu runtuhan akibat kena bom oleh tentara israel ujar nya"


hati ku berdetak "apa perang,bom,senjata"demikan isi otak ku.


madam juga mengatakan "jangan takut semua sudah berlalu"ujarnya.


Akhirnya kami pun sampai pada rumah berlantai 2 tersebut.dua orang penjaga rumah menyapa madam Aisha dan langsung membukakan pintu.

__ADS_1


Temaram lampu menghias halaman rumah yang luas,mobil pun parkir di garasi mobil.


bergegas turun dan pintu rumah langsung dibuka,percakapan antara 2 orang wanita yang belum ku mengerti bahasa nya mempersilahkan untuk masuk kedalam.


perempuan itu bernama Shava keponakan dari madam Aisha,Madam shava demikan aku memanggilnya malam ini diberi tugas untuk menjaga sang ibunda nya.


Masuk kedalam ruang tamu di suguhkan dengan pemandangan homs syria di malam hari.Kemudian madam aisha memanggilku dan berkata;


"welcome at home "ujar nya


kemudian memeperkenalka keponakannya "Asha she name Shava,yes madan Shava"ujar nya.


"hai madam,nice to meet you"ujarnya


"nice to meet you to your Asha"ujar nya.


hening tanpa kata menyelimuti ruangan tamu tersebut.


madam Aisha membawa ku kekamar yang ukuran nya tak terlalu besar,sudah ada difan lemari pakaian,meja rias plus kamar mandi sudah lengkap didalam nya.


malam ini tanpa banyak kata kurebahkan badan yang lelah ini pada difan bersperkan biru tersebut.


mata ku sudah tak dapat di ajak kompromi akhir terpejap sempurna

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2