PerjalananAsha

PerjalananAsha
Kejutan part 1


__ADS_3

13 jam sudah Asha mengudara bersama burung besi Etihad air,hingga pada akhirnya sampailah di Airport Soekarno hatta tepat pukul 11.20 menit waktu indonesia bagian barat.


Setelah mengantri di immigration Asha akhir nya bisa bernafas lega semua barang bawaanya sudah ada di tangan.sebelum Asha menaiki Taxi Asha menukar mata uang dollar dengan rupiah sebanyak 200 dollar atau setara dengan 2 juta rupiah(kurs rupiah 10.000 pada tahun 2013)


Setelah menukar uang Asha menaiki Taxi menuju kota kelahirannya Serang Banten.selama perjalanan yang ada dalam pikiranya adalah reaksi keluarga nya terutama Ryu dan Rea saat sang mama ada di hadapannya.


perjalanan Airport ke rumah hanya menempuh 1 jam tanpa kemacetan yang tak terlalu parah.


10 menit menjelang samapi rumah,hati Asha berdetak kencang,"hampir 2 tahun tak melihat Ryu dan Rea bagaimana kabarnya"monolog nya dalam hati.


Taxi berwarna biru itu sampai di depan rumah asha,namun Asha memperhatikan disekeliling tempat tinggal nya sangat sunyi kemana mama dan anak anak?


Setelah membayar taxi,driver taxi menurunkan 2 koper nya di sisi jalan.seorang ibu ibu menghampiriku "kamu kan Ashakan?"ujar ibu paruh baya yang di ketahui bernama Ibu Ulfa tersebut.


"iya ibu saya Asha"jawab ku


"saya bantu membawa koper koper mu,mungkin mama mu sedang memandikan Ryu dan Rea"ujar nya kembali.


"mkasih bu bantuannya"ucap Asha


Tok......tok.....tok.

__ADS_1


Derap langkah kaki terdengar dari dalam ruangan,ceklek suara pintu di buka dan ternyata Ryu anakku yang membukakan pintunya Asha tak bisa berkata apapun langsung di dekap nya bocah kecil yang baru berusia 5 tahun tersebut.


..."mà....mama"ujar Ryu sambil terbata


"siapa Ryu?"suara mama ku yang sedang memandikan Rea di kamar mandi.Asha pun masuk kedalaman ruang tamu dan betapa terkejutnya mama Asha ketika anak yang dilahirkan nya sudah berdiri di hadapannya.


"mama,"ucap Asha


"sha ini kamu kan sha"sambil menatap Asha putri yang hampir 2 tahun berada di perantauan.


Mama asha pun langsung memeluk Asha,buliran bening menetes di pipi tirus sang mama.


"Benar mah ini Asha?"sambil mengusap buliran bening di pipi mama nya.


"nanti Asha ceritain yah"sambil duduk dan Asha melihat Rea yang sembunyi di balik pintu lemari pakaian.


"Rea,ini mama sayang,"ujar asha.Rea rupa nya malu apa tak mengenali mamanya.


"Ryu,Rea mama punya sesuatu,kemarilah sayang"ucap Asha.


Dua bocah kecil itu menghampiri mamanya dan Asha langsung memeluknya.Ryu memandangi koper besar yang ada di hadapan mamanya.

__ADS_1


"Ryu mau membuka koper ini"ujar Asha


Ryu hanya menganggukan kepala tanda setuju.


Asha pun duduk di lantai berkarpet kan permadi berwarna merah,Satu persatu koper pun dibuka,isinya coklat dan oranamen minatur piramid dan pernak pernik.


mata Ryu tertuju pada paperbag berwarna putih dan menujuk nya.


"Ryu mau ini?"tanya asha pada Ryu


"iya mah,ini apa?"


Asha membuka paperbag putih tersebut yang isi nya ternyata Handphone blackbarry keluaran terbaru.handphone ini pemberian dari Shava untuk Ryu sedangkan tablet untuk Rea.


Ryu dan Rea pun bersorak gembira.


Asha pun melanjutkan Unboxing kopernya dan tentu saja gamis khas Kairo hadiah untuk maka Ku.


"Terimakasih yah mah sudah menjaga anak anak"ucap ku kembali.


Tak terasa waktu sudah hampir menjelang magrib,setelah sebelumnya mama dan Asha bercerita panjang lebar mengenai anak anak dan mantan suamiku.

__ADS_1


Sangat di sayangkan dampak perceraian orang tua berakibat patal untuk tumbuh kembang Ryu dan Rea.Ryu yang sedari kecil sudah terapi syaraf otak nya,ditambah lagi trauma akan ayah kandungnya.


Asha belumlah selesai unboxing kopernya,terlanjur lelah setelah maghrib Asha terlelap tidur.dan kiri kanan ada Ryu dan Rea sambil memainkan Benda canggih tersebut.


__ADS_2