
Seminggu sudah kami semua tinggal di apertemen mewah ini,Asha dan Teti omazhin tinggal satu kamar,sementara yang lain memiliki kamar masing masing.
Sudah seminggu sejak Asha tinggal di Kairo baik Shava atau yang lain memanjakan Asha dengan berkeliling Kairo.
Shava juga berjanji akan membawa ku ke sungai Nil,y tepat nya hari ini Shava bersiap pergi membawa ku berwisata sungai Nil.
Namun sebelum itu Asha berpamitan terlebih dahulu pada Madam Aisha serta yang lain.setelah menempuh perjalanan kurang 2 jam anlebih kami berdua sampai di Sungai Nil.
"Sha inilah sungai Nil"ungkap shava
Asha mengikuti arah shava berjalan,Asha pernah membaca di sebuah artikel bahwa"Nafas kota Kairo bertumpu pada Denyut Nadi di sungai Nil"
Demikian Artikel tersebut menyebutkan.
Shava dengan antusisa mengambil beberapa gambar potret sungaiNil,objek yang di ambil Shava selalu indah dan bagus terlebih ini tentang Sungai Nil.
Shava memotret sebuah Pemandangan Sungai Nil di kota Kairo, Mesir, dengan jembatan menuju Lapangan Tahrir yang menjadi basis revolusi Mesir .
"Sha tau tidak,Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia yang bersumber dari Pegunungan Kilimanjaro dan bermuara di Laut Tengah. Sungai Nil melewati empat negara, yaitu Uganda, Sudan, Ethiopia, dan Mesir. Tapi, tampaknya Negeri Kinanahlah yang paling banyak mengambil keuntungan dari sungai ini"
__ADS_1
Shava menjelaskan panjang lebar tentang Nil,sambil sesekali mengambil objek yang menarik perhatian Shava adalah sebuah Yacht dengan latar Aswan.melihat objek ini siapa pun akan jatuh cinta.
"Shava indah sekali hasil bidikan mu"Asha sambil menggulirkan kamera shava.
"kamu sepertinya sangat berbakat di dunia fotografi"Ungakap Asha kembali.
Shava sambil tersenyum dan"sha kamu lupa kalau saya lulusan terbaik di bidang fotografi"
"epssss"menutup mulut Asha dengan jarinya
Hari telah menujukan pukul 11 siang pantas saja perut ku meronta gumam Asha.Ashapun menarik tangan Shava untuk mencari makan siang.
Musik Arab yang diputar sekeras-kerasnya. Bayarnya sekitar 35 pound Mesir (sekitar Rp 35.000).
Kami hanya memesan kebab dan softdrink sungguh nuansa jarang atau hampir tak pernah Asha nikmati seumur hidupnya.
Setelah selesai makan siang Shava membawa Asha naik perahu,sambil menikmati keindahan sungai Nil dari dalam perahu.
Asha pernah membaca di sebuah artikel tentang "kisah Khalifah Umar ibn Khattab tentang Sungai Nil ketika Islam sudah menaklukkan Negeri 1.000 Menara ini. Konon, ketika memasuki musim panas Sungai Nil akan mengering. Untuk membuatnya berair kembali penduduk Mesir hendak mempersembahkan seorang gadis tercantik dengan dandanan terbaik sebagai tumbal untuk Sungai Nil"
__ADS_1
Asha dengan antusia menceritakan pada Shava.kemudian Asha melanjutkan cerita nya Shava mendengarkan dengan takjim.
"ketika Mesir sudah ditaklukkan, penduduk Mesir ingin melakukan kembali tradisi tersebut, tapi dilarang oleh Amr bin Ash yang menjabat Gubernur Mesir kala itu. Maka Amr bin Ash melaporkan masalah ini kepada Khalifah Umar.
Sang Khalifah membalas melalui secarik surat yang diperintahkannya untuk dilemparkan ke dalam Sungai Nil. Kertas tersebut berisi tulisan dari Khalifah Umar untuk Sungai Nil: Jika kamu mengalir karena dirimu sendiri maka jangan mengalir. Namun, jika Allah Yang Maha Esa dan Mahaperkasa yang mengalirkanmu maka kami mohon kepada Allah yang Maha Esa dan Mahaperkasa untuk membuatmu mengalir"
Shava menimpali cerita tersebut pada Asha,
"sha aju juga pernah mendengar kisah tersebut dari Teti omazhin.dulu Teti omazhin juga seorang guru di homs syria."ungakap Shava pada Asha.
Shava kemudian melanjutkan cerita nya
"Pagi harinya, ternyata Allah telah mengalirkan Sungai Nil enam belas hasta dalam satu malam. Hingga kini Sungai Nil tetap mengalir dan tak pernah kering lagi"
Mereka berdua pun menikmati keindahan Nil,tanpa mereka ketahui waktu sudah menunjukan pukul 5 sore,akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pulang.
Dengan menggunakan Taxi pulang dengan perasaan senang dan bahagia terlebih Asha yang memiliki foto kenangan yang kelak akan diceritakan pada Ryu dan Rea.
"Apa kabar Ryu dan Rea sudah seminggu Aku tak mendengar kabar mereka berdua"monolog nya dalam hati.
"nanti malam aku akan hubungi mereka"gumam nya kembali.
__ADS_1
Bersambung....