
Tangan Khalil mengelus lembut surai rambut yang menutupi wajah Asha,hingga mereka saling bertatapan dan khalil pun memeluk Asha dengan penuh cinta
Asha membalaz pelukan khalil
Namun Khalil menginginkan lebih pada Asha,Asha hanya menolak dengan halus dan berkata"maaf khalil saya belum resmi menjadi istri mu"
Khalil ingin memaksa Asha,namun menyadari cinta tak harus memiliki
"khalil tolonglah mengerti,kita tidak pantas melakukan seperti tadi"ujar Asha.
Khalil hanya bisa senyum"maaf kan aku sha,saya khilaf kamu benar tak seharusnya kita melakukannya."ucap khalil
hujan salju menyelimuti homs Syria,salju putih menerpa wajah Asha.Asha akhir nya lega Khalil dapat mengerti akan keinginan Asha.dua anak manusia tersebut berbincang di kursi balkon,tak peduli hujan salju menerpanya.
Pukul 1 malam Khalil meninggalkan balkon dengan Senyum bahagia terpancar di wajah Khalil.Khalil bahagia bahwa Asha wanita yang pantas untuk di cintai dan pantas untuk diperjuangkan.
"Sha,aku berjanji akan menjaga mu dengan baik"Monolog khalil dalam hati.
Sama hal nya dengan Khalil Asha pun bahagia karna bisa melewati malam tadi tanpa terjadi apapun.
__ADS_1
Mentari pagi menjelang suara kicau burung menggema di ranting pohon, Asha mendengar notif pesan pada benda pipihnya yang tak lain adalah dua malaikat kecilnya memberikan pesan ucapan selamat pagi dengan emot mulut di tutup.
Asha bergegas membalas pesan tersebut dengan emoy love dan emot rindu.
Asha memberi pesan pada putra nya bahwa akan segera mandi dan segera bekerja namun berjanji malam nanti akan menghubunginya.
sambil beranjak dari tempat tidur dan kekamar mandi untuk membersihkan diri.setelah semuanya selesai Asha menuju kamar Teti omazhin untuk bersiap sarapan pagi.
Setelah Teti omazhin duduk di meja makan kusiap kan semua aneka sarapan mulai dari Zaitun,keju,susu hangat telur mata sapi dan tentu tak pernah ketinggalan kopi dan teh aroma melati yang menemani asha dan keluarga Drubi sarapan.
Tak berselang lama madam Aisha dan baba Wafa bergabung di meja makan,
Selang 15menit shava bergabung dengan kami sarapan,mana Khalil monologku.
sarapan pagi itu berlangsung hangat.
"semalam salju turun dengan derasnya"Madam Aisha membuka pembicaraan.
Madam Aisha tersenyum padaku dalam hatiku apa madam " Aisha tau khalil masuk kamarku".
__ADS_1
Selesai sarapan semua menuju ruang keluarga,asha mendorong kursi roda membawa teti omazhin kembali ke kamar.teti akan melhat pemandangan dari dalam kamarnya
sementara Asha membersihkan sisa-sisa sarapan pagi.dan asha dikejutkan oleh suara Khalil yang mengucapkan selamat pagi.
Khalil meminta ku membuat Susu hangat dab roti gandum berisi selai kacang dan membawanya ke atas rafftof..
Asha pun mempersiapkan permintaan Khalil,Selang 15 menit pesanan yang di inginkan khalil sudah selesai Asha membawanya ke Atas Rafftop .
Disana khalil berdiri memandang cakrawala luas,suara kicau burung berkejaran dari ranting satu ke ranting yang lain.
Khalil melihatku membawa nampan makanan.
"sha temani aku duduk t!"ucap khalil
Asha hanya menganggukan kepala tanda setuju.mereka pun duduk sambil menikmati susu hangat dan roti gandum.
sesekali khalil mencuri pandang padaku,hati Asha selalu berdebar kencang bila khalil memandang nya.
khalil menghabiskan sarapannya tanpa sisa,dan berkata""terimakasih"
__ADS_1
Asha hanya senyum...