
Jo sudah mempersiapkan semua nya baik ruangan dan snack yang akan di gunakan di dalam rapat itu,, semua sudah tersusun rapi tinggal minuman saja lagi pikir nya lalu dia pun keluar dan menyiapkan kan nya di pantri.
Jo sudah waktu nya kata pak Narto,, jo pun tahu apa yang harus di kerjakan nya,, dia pun menuju ruangan rapat membawa minuman,, dan dengan cekatan dia melayanai setiap pesanan peserta rapat itu,, tiba2 dia berhenti saat gadis yang tadi pagi hampir terjatuh itu ada di ruangan rapat,, di depan nya ada tulisan GM,, ya ampun pikir jo bisa mati saya kalau gini,, dia pun menuangkan teh ke dalam gelas ibu bos itu. setelah itu dia membersihkan sisa snack yang ada di atas meja belakang,, rapat itu terus berlangsung tapi jo merasa heran karena penterjemah tidak melakukan tugas nya dengan baik,, nampak dia mengatakan hal yang berbeda dengan dari yang dikatakan calon investor itu,, bahkan malah menjelek2 kan perusahaan mereka,, kebetulan calon investor itu berasal dari Jepang dan jo sangan fasih bahasa Jepang,, dia pun berbisik pada sekretaris GM memberitahukan hal itu,, setelah di bisik oleh sekretaris nya dia terkejut dan menatap jo,,
dengan pelan jo pun mengangguk memastikan hal itu.
baiklah kita istirahat dulu 5 menit kata Clara
tapi lagi2 penterjemah itu mengatakan jika Clara tidak ingin bekerja sama dan menghentikan rapat,, tentu saja calon investor itu agak gusar,,
mendengar itu jo langsung menjawab pakai bahasa Jepang,, dia menjelaskan jika penterjemah itu mengatakan yang berbeda sehingga Clara kaget,,
maaf Bu dia mengatakan jika ibu tidak mau bekerja sama dengan mereka dan mengakhiri rapat ini,,
Clara kaget,, dia sangat marah akhir nya penterjemah itu pun di aman kan satpam untuk sementara,, dan jo yang akhir nya menjadi penterjemah di rapat itu.
rapat pun selesai dan akhir nya kerja sama itu terjalin,, Clara senang dengan hal itu. kedua belah pihak akhir nya memutuskan menuntut penterjemah itu karena hampir saja merugikan kedua belah pihak dan kini sudah di tahan oleh polisi.
__ADS_1
jo masih di ruangan itu dia membersihkan ruangan itu dan segera kembali ke dapur untuk bersiap kerja lagi.
Didalam ruangan nya Clara merasa terselamatkan karena dia hampir saja tertipu,, dia pun memanggil pak Narto agar menghadap.
siang ada apa?
siapa OB tadi
yang mana bu?
yang mengatur minuman ke ruangan rapat
tidak perlu kamu panggil dia kemari kata Clara,
oh baik bu, pak Narto pun keluar dan menemui jo dia mengatakan jika jo di panggil ke ruangan GM.
Jo pun masuk keruangan itu setelah di konfirmasi sekretaris bos nya itu..
__ADS_1
siang bu
iya siang
maaf Bu mau pesan apa
siapa yang mau pesan,, saya ingin bertanya sejak kapan kamu kerja di sini
yah sekitar 3 tahun lebih bu
apa
iya bu..
baik lah saya berterima kasih untuk hari ini dan satu lagi tetap bekerja dengan baik,,
iya bu makasih
__ADS_1
dan satu lagi,, buat saya teh tapi jangan manis2 saya tunggu 5 menit.
jo pun keluar ruangan itu dan menyiapkan pesanan bos nya.