
Ke empat wanita itu sibuk di dapur, tapi tidak banyak bicara mereka sibuk dengan pertanyaan yang muncul di benak mereka
Sheylla ; mengapa Jo tidak pernah bilang jika dia adalah abang nya,, walau bukan, saudara kandung karena sheylla anak dari istri lama pak Bambang yang Meninggal saat melahirkan kan nya, tapi jo tetap menjaga nya,, dan dia berfikir jika perhatian jo adalah bentuk cinta tapi ternyata salah.
Ratih ; *mengapa dia terlalu bodoh dengan marah tanpa alasan,, apakah nanti anak nya itu akan marah pada nya dan tidak menerima nya.
Nyonya Tio ; bagaimana nanti akhir nya,, apakah jo akan memilih untuk bersama mereka,, dia tidak keberatan karena dari dulu menginginkan anak laki2,, sedangkan pernikahan nya dengan Tio dia anugrah kan 3 anak perempuan yang cantik,, dia berharap suami nya bisa membawa anak nya itu.
Clara ; bagaimana bisa seperti ini,, apakah jo masih berpura2, bagaimana jika jo akan pergi lagi,, ah dia tidak peduli jo adalah suami nya kemana pun dia pergi saya akan tetap bersama nya.*
Setelah semua siap mereka pun makan bersama tidak ada suara percakapan disana semua seperti bisu tak sanggup untuk memulai pembicaraan.
mereka pun berkumpul kembali di teras belakang,, Clara duduk di samping suami nya,, dia harus bisa menjadi wanita pertama yang akan menjadi sandaran laki2 itu,, dia tahu jo pasti rapuh tapi laki2 itu mencoba kuat.
Baiklah tadi kalian sudah bercerita semua nya lalu saya harus bagaimana? tanya jo
semua bingung mereka tidak menyangka jo berkata seperti itu,, tidak ada amarah di sana
saya hanya ingin anak saya kembali dan memaafkan kami berdua,,
__ADS_1
baik lah jika itu yang kalian ingin kan tapi apa yang saya dapatkan?
apa pun termasuk perusahaan yang kami miliki saat ini
saya tidak harta kalian,, jika mau saya bisa ambil semua dengan mudah,,
terus apa permintaan mu
tidak ada,,
apakah kamu bersedia memaafkan kami,,
makasih jo,, Tio dan Ratih pun memegang tangan anak nya itu sambil menangis
untuk apa itu,, jo menarik tangan nya dari genggaman tangan kedua orang tua nya..
apa maksud nya ini
saya tidak pernah mengatakan menerima kalian kembali kan,,
__ADS_1
apa
bagaimana Nyonya Ratih apakah anda sudah mengerti ucapan saya tempo hari,, apakah saya yang di katakan anak pelacur ini layak untuk di anggap keberadaannya tolong jelaskan,,
Ratih terdiam kini tangis nya pecah kembali sadar akan kata2 nya waktu itu,,
sudah lah saya tidak ingin bercerita bagaimana melewati hidup,, anggap saja itu masa lalu dan jangan pernah di ingat kembali,, hanya 1 permintaan saya tolong jangan ingat saya sebagai anak kalian dan jika kalian masih berharap apakah kalian sanggup mendengar kisah hidup saya dan melakukan 1 permintaan saya,,
saya akan menerima itu asal kamu mengakui saya sebagai ayah kandung kamu,, saya layak mendapat itu karena kesalahan saya jawab bramantyo
bagaimana Ratih apakah kamu masih berharap anak dari hasil melacur mu ini
Bambang sebenarnya emosi dengan bahasa jo yang mengatakan istri nya pelacur
kamu harus sopan jo kata nya geram
sudah pa bukan dia yang mengatakan ibu nya pelacur tapi saya sendiri yang bilang waktu itu,, dan saya akan menerima semua nya bahkan rela kehilangan kalian untuk bisa mendapat kata maaf dari anak ku jawab Ratih
baik lah ma papa akan menurut saja,,tapi ingat papa juga akan melakukan apa pun untuk tidak kehilangan mama..
__ADS_1
baik lah kalau kalian setuju berarti kalian sudah siap.