Perjuangan Ku

Perjuangan Ku
eps 74


__ADS_3

Hospital


"Macam mana keadaan Abang Jake dan Kak Clara?" tanya Jessica yang mewakili semua mereka.


"Kak Clara tidak apa-apa. Hanya mengalami sedikit trauma dan Abang Jake mengalami pendarahan. Untungnya pihak hospital masih banyak stok darah jadi sedikit boleh membantu. Namun keadaannya tetap masih tidak sedarkan diri," jelas salah satu member dari Red Lion.


Tiba-tiba datang Joy dengan aura yang lain dari biasanya.


"Chera,Jessica ikut aku!" Chera dan Jessica pun ikut kerana dia sudah tau apa yang akan terjadi.


"Kenapa perasaan aku tak sedap ni?" Firdaus merasakan ada sesuatu yang akan terjadi selepas melihat tingkah ketiga adik angkatnya.


"Aku pun," jawab Asn Nawi.


"Apa lagi ni?" gumam Kamal.


"Habislah kalau peperangan sudah di buka oleh mereka berempat," gumam Enzi.


"Hairul,telefon Mikhael dan Adrian sekarang!" tegas Enzi. Mereka terkecuali Kamal terkejut kerana ini jarang berlaku.


"Kenapa?" tanya Hairul yang bingung.


"Jangan banyak tanya!" bentak Enzi yang langsung berdiri dan berlari mengikuti mereka bertiga.


"Telefon Mikhael atau budak-budak kecil tu dalam masalah!" Kamal pun berdiri mengikuti Enzi.


Hairul terus menghubungi Mikhael.


"Assalamualaikum bro! aku tiada masa nak cakap panjang,yang penting kau datang sekarang di hospital ni!" ucap Hairul dengan penuh tekanan.


"Waalaikumsalam,okay!" Mikhael bergegas menuju hospital bersama Adrian.


Masa yang sama Enzi mendengar rencana Joy,Chera dan Jessica untuk balas dendam.


"Long,tak kan kita mau biarkan dorang berdendam? dorang kan masih kecil lagi. Bagus kita cegah sebelum terlambat!" Enzi dan Kamal pun muncul.


"Abang!" ucap Chera.


"Mana Yani?" tanya Kamal.


"Ni yang kami bincang. Yani tadi bergerak penuh emosi sampai aku sendiri di abaikannya. Aku tanya dia pergi manapun tak layan," jelas Joy.


"Yang kami takutkan bukan Yani yang menyerang tapi Airin. Kita semua tau siapa Airin kan? dia akan bertindak di luar kemampuan Yani," ujar Jessica.


"Betul tu,kita tau kemampuan Yani macam mana. Seteruk apa pun dia tak kan membunuh tapi Airin?? kita tak boleh jamin kalau Airin yang mengawal tubuh Yani," ucap Chera yang penuh kerisauan.


Tak lama kemudian Adrian datang.


"Mal,El panggil di bawa dan dia ada sama Yani," ucap Adrian dan yang lain bingung.


"Okay!" Kamal pun pergi.


"Macam mana boleh?" tanya Joy.


"Kami tau kalau dia akan pergi markas Black Shadow untuk buat perhitungan. Nasib baru sampai pagar terus kami heret dia pergi kereta. Ya,walaupun harus mengeluarkan tenaga yang banyak tapi kami tak kesah pasal kalau dia pergi markas tu tanpa pemyediaan lebih besar dampaknya nanti," jelas Adrian.


"Oh iya,Kak Clara macam mana?" tanya Adrian.


"Dia aman cuma tunggu dia sedar jak nanti," jawab Jessica.


"Jack?"


"Abang Jack banyak kehilangan darah tapi puji tuhan pasal hospital masih banyak menyimpan stok darah," jawab Jessica lagi.


"Okay begini,untuk sementara Jessica dan Joy ikut yang lain pulang ke rumah villa abang dulu," ucap Adrian.

__ADS_1


"Kenapa bang?" tanya Chera.


"Kumpul dulu di sana,nanti kalau sudah selesai di sini abang akan bagitau. Yang penting semuanya harus kumpul dulu di sana dan pasal baju sekolah dan kepentingan tu nanti Kak Nira urus," jawab Adrian.


"Okay bang!"


Tok!tok!


"Masuk," Kamal pun masuk.


"Kau okay?" Yani hanya diam melihat langit.


"Please bersuara!" Yani hanya diam. Sakit rasanya namun dia tak mampu mengeluarkan air matanya.


"Dari tadi dia begini?" tanya Kamal kepada Mikhael.


"Em," singkat Mikhael.


"Dek," Yani langsung menoleh kearah abangnya.


"Ingat kau masih muda,dalam umur begini seharusnya kau nikmati dan bukannya memenuhi hidup mu dengan dendam," ucap Kamal sambil memeluk adik kecil nya.


"Adik,kamu masih terlalu muda untuk masuk kedunia dendam. Itu sangat berat untuk kamu yang masih muda," ucap Mikhael sambil memejamkan mata.


"Kami tau apa yang kamu lalui ini berat. Itulah sebabnya kenapa kami selalu melindungi bahkan terkadang bersikap posesif terhadap kamu. Akan ada masanya kami lepaskan kamu untuk rasa hidup sebenar tapi bukan sekarang," jelasnya lagi.


"Tapi ingatlah kalau kau tu tetap kesayangan kami sampai hujung hayat," ucap Kamal.


Yani sangat tersentuh namun dia kesukaran untuk mengekspresikan rasanya. Dia ingin menangis namun dia tak mampu untuk mengeluarkannya.


"Lepasni kita terus pergi villa Abang Adrian. Ada benda penting yang nak disampaikan," ucap Mikhael.


"Kak Clara dan Jake macam mana?" tanya Kamal.


"Anak buah abi akan awasi," jawab Mikhael.


Dalam perjalanan,tiba-tiba Shah menghubungi Yani.


"Assalamualaikum Yan,"


Waalaikumsalam,napa?"


"Aku sudah tau siapa yang berkomplot dengan jiran kau tu untuk merosakkan nama kau sekeluarga," Yani terkejut.


"Siapa?"


"Daus dan Akram,"


"Apa!?" Kamal dan Mikhael sangat terkejut.


"Aku belum pekak Yaniii!"


"Thanks informasi nya Shah,"


"No hal,"


"Bye Yan,nanti ada informasi baru aku bagitau kau. Assalamualaikum,"


"Waalaikumsalam," Yani pun mematikan telefonnya.


"Kenapa?" tanya Kamal.


"Rupanya ketua yang menyebarkan berita palsu tentang adik tu Daus dan Akram." Kamal dan Mikhael menatap satu sama lain.


"Bikin hairan pasal pertama dorang tu lebih tua dari kita.Kedua mereka tu kan belajar tinggi tapi-"

__ADS_1


"Belajar setinggi menara gading pun tidak menjaminkan baik ataupun buruk attitude nya seseorang," Yani memotong ucapan Kamal.


"Betul," sahut Mikhael.


"Urusan mereka berdua nanti kita fikirkan," ucap Mikhael lagi.


Akhirnya mereka sampai.


"Yani!" Chera dan Jessica pun berlari ke arah Yani dan memeluknya.


"Jom masuk!" Mereka pun masuk.


"Wah! Besarnya villa abang!" ucap Jessica yang kagum dengan pemandangan dalam villa Adrian.


"Sebenarnya ni bukan abang punya sendiri," ucap Adrian.


"Jadi?" tanya Brian.


"Ini milik abang dan dua lagi adik abang," semua bingung kerana yang mereka tahu Adrian adalah anak bongsu.


"Jom kita duduk dulu." Tidak lama kemudian,sosok wanita separuh baya yang sangat Yani kenali.


"Makcik Intan?" semua melihat kearah seseorang yang Yani sebut.


"Kenal?" tanya Asn Nawi.


"Assalamualaikum anak-anak pejuang," ucap Makcik Intan dengan senyuman manisnya.


"Nampak nya akan ada rahasia besar yang kita tahu tak lama lagi," bisik Soef kepada Firdaus.


"Seperti yang kamu semua tau kalau Mikhael dan Hairul adalah adik beradik. Tapi ada salah satu hal yang perlu kamu tau," ucap Adrian dengan serius.


"Mikhael dan Hairul mempunyai abang tiri," semua memasang muka yang santai.


"Ehem,kenapa tiada yang terkejut?" tanya Adrian kerana bingung.


"Kami sudah tau kalau abang adalah abang tiri dua ekor siput/keong tu." Kali ini Adrian,Mikhael dan Hairul yang terkejut dengan kenyataan Jessica.


"Macam mana adik boleh tahu?" tanya Hairul yang mulai bingung.


"Dari Joy," Joy yang tidak mahu terlibat sendiri,langsung menunjuk kearah Chera.


"Ehk?! ni ni si Yani!" Chera pula langsung menunjuk kearah Yani.


"Yan?" Makcik Intan menatap mata Yani seolqh minta penjelasan.


"Masih ingatkan lelaki yang pernah hampir pukul Yani waktu kita selamatkan Kak Nia?" Mikhael mencuba mengingat kembali.


"Lelaki yang hampir pukul Yani adalah Shah." Semua terkejut.


"Kenapa boleh?" tanya Hairul.


"Shah kan-"


"Sebenarnya ini rencana kami berdua," ucap Joy dengan muka tanpa dosa.


"Aku dan Abang Jake terpaksa menurunkan Shah untuk turut serta kerana Yani dan Chera adalah sasaran mereka. Jadi dengan terpaksa,kami buat plan dengan Shah untuk memyamar jadi budak Joker. Waktu penculikan tu kan Shah tak tahu kalau Nia adalah kakak Yani dan kerana terlalu menjiwai watak,dia hampir memukul Yani," jelas Joy.


"Setelah hampir 2 bulan ikut Joker,akhirnya Shah menemukan banyak misteri terutamanya tentang asal usul abang bertiga," ucap nya lagi.


"Selain itu,Shah juga sudah menemukan siapa dalang yang selalu meneror kita terutamanya Yani," kali ini Chera yang bersuara.


"Siapa?" tanya Mikhael dengan tatapan helang nya.


"Apik!" jawab Yani and the geng.

__ADS_1


Bersambung~


Terima kasiihh guys yang sudah membaca serta memberikan sokongan terhadap novel amatur ni. Aku hargai masa yang kamu semua bagi untuk menyempatkan diri membaca novel ni..Love you💞💞hanya tuhan yang mampu membalas..💞oh iya jangan lupa juga untuk letak nama novel kamu semua. Jadi nanti ada masa aku baca💞dadadaa


__ADS_2