
Clara tertidur di samping suami nya, dia menyandarkan kepala nya ke bahu suami nya, entah mengapa dia merasa nyaman seperti itu.
Jo merasa kepala Clara bersandar di bahu nya pun memperbaiki posisi agar lebih nyaman bagi Clara, sebenar nya dia sudah menyelesaikan kerja nya tapi dia tidak tega membangun kan Clara yang sedang terlelap itu.
Dia membelai rambut Clara lembut ingin rasa nya dia tetap bisa bersama gadis itu dan memiliki nya seutuh nya, menjadi pendamping hidup nya sampai masa tua,, tapi hal itu tidak mungkin terjadi bahkan dalam mimpi pun tidak,, Clara sudah memiliki orang yang sempurna dan dia tidak ada apa2 nya dibanding dengan laki2 itu. biarlah malam ini menjadi malam yang indah dalam hidup nya, walau cuma sebentar tapi hal ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan dalam hidup nya.
Clara pun terbangun dia merasa malau karena posisi nya yang bersandar pada suami nya..
sudah bangun
iya maaf Clara tersipu malu
ni udah selesai kata jo meyodor kan laptop nya pada Clara.
__ADS_1
hah secepat ini
iya kan saya tadi bilang mudah,,
Clara pun memeriksa itu satu persatu dia kagum dengan kemampuan suami nya itu..
kamu capek ya ra
gak juga cuma lagi banyak kerjaan saja..
eh kamu gak kerja tadi
saya minta ijin malam ini di KAFFE
__ADS_1
kenapa
ngak lagi capek aja,,
jo menoleh kearah istri nya itu,, dan kebetulan sekali Clara juga sedang menatap suami nya itu,, mata mereka pun beradu pandang,, Clara pun di buat membeku apalagi posisi mereka yang berdekatan itu seolah- olah membuat jantung nya yang sejak tadi berdetak kencang itu berhenti tiba2,, apalagi saat waja suami nya itu makin mendekat dan dia dapat merasakan hembusan nafas nya,, Clara pun memejamkan mata nya di saat wajah mereka hampir bersentuhan,, dia akan menerima apa pun malam ini,, dia tidak peduli lagi sudah tidak ada lagi Hendrik,, jika itu terjadi makan mereka tidak bersalah karena mereka suami istri,, tapi tiba2 dia terkejut
ini ada sampah di rambut kamu kata jo dan itu menyadarkan nya dari mimpi indah yang dibayangkan nya tadi..
iya makasih kata nya dan menatap ke depan dia menghempaskan nafas nya yang sudah dari tadi tertahan.
udah tidur sana besok kamu harus semangat ya
iya jawab Clara lalu beranjak ke kamar nya membawa laptop dan berkas kerja nya kedalam. Dia pun berbaring dan tersenyum bahagia. sial mengapa dia tidak mencium ku padahal saya sudah siap kata nya,, sabar Clara masih ada waktu untuk memiliki nya kata hati nya dan dia pun tertidur dengan senyum bahagia.
__ADS_1
jo juga tersenyum di pemba ringan nya,, walau hanya berbantal pakaian nya dan beralaskan handuk itu dia terseyum sendiri,, teringat wajah cantik yang tadi di samping nya,, dan hampir saja dia melewati batasan nya tapi dia segera sadar dan cepat mencari alasan agar tidak kebablasan. seandai nya bisa dia ingin terus seperti itu dan ingin sekali membelai rambut hitam istri nya itu dan membahagiakannya tapi lagi2 itu hanya angan2 belaka dia bukan siapa2 hanya orang biasa yang akan di buang setelah ini.