
Selesai makan Clara kembali ke depan dia heran karena pintu depan terbuka,, dia pun segera ke luar,, dia terkejut saat melihat jo sedang membersihkan halaman rumah mereka dan dia menanam bunga,, dia tidak menyangka selama ini laki2 itu telah banyak berbuat untuk rumah mereka baik dalam maupun luar, dia tiba2 sadar seharus nya tugas itu dia yang ambil alih tapi malah sebalik nya suami nya lah yang melakukan nya. tiba2 dia ingat akan janji nya untuk bertemu dan makan siang bersama abang nya dan dia harus membawa suami nya juga.. untung saja laki2 itu ada di rumah pikir nya. dia segera bergabung dengan laki2 itu dan membantu nya membuang sampah yang telah di kumpul kan nya,, bukan sapaan yang didapat nya malah tatapan tajam dan dingin yang bisa membuat jantung berdebar itu,, Clara cuek saja dan terus mengumpulkan potongan rumput yang telah di tebas jo, dia tidak mau melihat mata laki2 itu,, bisa2 pertahanan nya jebol dan dia tidak berdaya pikir nya.
walau tidak saling bicara tapi mereka terlihat kompak membersihkan halaman itu,, sampai ada sekelompok ibu2 yang lewat dan menegur mereka
__ADS_1
wah kompak sekali ya pengantin baru ini bersih2 sama2 jadi kepengin sapa ibu2 itu..
Clara diam diam tak bisa berkata apa2 ingin rasa nya dia masuk dan bersembunyi di tempat paling gelap di rumah itu agar tidak di lihat orang2,, wajah nya yang putih itu menjadi merah merona,,
__ADS_1
ah biasa aja kok jawab jo sambil tersenyum
ibu bisa aja
__ADS_1
iya kalo saya sih mau di kasih senyum seperti itu tiap hari biar awet muda tambah ibu2 yang lain nya, istri nya pasti beruntung punya suami seperti mas nya itu hehehe mereka pun berlalu.
Clara melirik ke arah suami nya yang terus memotong rumput itu dan deg tiba2 jantung nya berdetak lebih kencang dari biasa nya,, benar dia ganteng tubuh nya tinggi,, tubuh nya di balut kaos warna putih lengan panjang yang tampak lusuh dan murahan itu serta celana pendek yang harga nya juga tak sampai seratus ribu,, jika di gabung harga kedua nya mungkin hanya bisa membayar seperempat harga makan siang Clara di kantor,, seburuk itukah penampilan suami nya, pakaian yang di pakai nya tidak sesuai dengan wajah nya yang ganteng itu,, ah mengapa saya memikirkan hal itu,, sadar Clara dia itu cuma OB dan mana mungkin bisa beli pakain yang mahal gaji nya sebulan saja tak cukup buat kamu sekali ke salon. dia pun kembali ke dalam rumah dia tidak mau lama2 melihat laki2 itu,, dia berjalan ke pojokan dapur di mana biasa laki2 itu tidur dan melihat pakaian nya,, apa hanya ada 3 celana panjang dan 3 kemeja serta 2 celana pendek dan 3 kaos oblong yang kalau di tafsir harga semua itu hanya pas buat Clara sekali makan,, Clara terkejut bukan main di tambah lagi jaket berupa sweater tua yang tampak lusuh semua tampak terlipat rapi di atas sebuah kardus indomie bekas yang kalau menurut nya sampah itu. melihat itu Clara merasa iba dia segera ke kamar nya,, dia terkejut melihat pakain kotor nya sudah menumpuk,, ya ampun saya lupa sudah berapa hari gak keclaundri pikir nya,, dia pun menyusun pakaian itu ke dalam tas.
__ADS_1