
Wanita itu pun muncul,, baik nya kita bicara di tempat lain saja
terserah aja jawab jo singkat
mereka pun masuk kedalam sebuah KAFFE di samping tempat itu,,
apa yang kamu beli
hanya baju, celana dan jas
untuk apa itu semua
untuk saya pakai lah
iya saya tahu tapi apa kamu layak memakai itu semua
apakah anda berhak menilai saya
tidak
terus mengapa Anda ikut campur
saya tidak ingin memcampuri itu tapi saya cuma heran saja,, orang seperti kamu itu membeli pakaian mahal,,
apa maksud anda
__ADS_1
dari mana kamu mendapat kan uang untuk itu semua
itu bukan urusan anda
apa kamu meminta pada orang atau jangan2 kamu morotin anak saya
hah serendah itu kah saya
iya bagi saya kamu serendah itu,,
jo mulai marah tapi tiba2 dia merasa asik juga mendapat omelan dan hinaan seperti itu dari wanita di depan nya dan dia mendapat ide,, dia ingin membuat wanita itu makin jengkel pada nya,,
hahahaha anda orang yang lucu
apa maksud kamu,,
tidak,, saya memang tidak mengenal kamu tapi saya tahu kamu orang miskin,, dari penampilan kamu saya sudah tahu
anda benar saya memang orang miskin,, apakah anda mau membagi uang anda pada saya agar saya tidak miskin
cihh dasar anak kurang ajar,, kamu tidak di ajar etika oleh orang tua kamu
apa itu etika saya tidak tahu, apakah anda mau mengajari saya
Ratih makin kesal di buat anak itu,, tingkat emosi nya sudah di level up,, dasar anak pelacur kamu memang kurang ajar
__ADS_1
jo tersenyum dia merasa berhasil membuat wanita itu emosi,,
kenapa kamu tersenyum apa kamu senang
iya saya senang akhir nya saya tahu siapa ibu saya,, dan anda sedikit benar tentang saya,, saya bukan anak kurang ajar
terus apa nama nya kalau bukan kurang ajar,,
saya tidak di ajar sama sekali
pantas kamu seperti ini, Ratih merasa menang dia heran mengapa emosi nya tiba2 muncul saat melihat anak itu padahal mengenal nya saja tidak,, dia merasa ada hal lain dari anak itu entah apa,, tapi melihat anak itu dia teringat mantan suami nya sehingga membuat dia sangat marah jika mengingat masa itu.
jo kembali tersenyum bahkan kini malah sedikit tertawa,
melihat tawa anak itu hati Ratih kembali jengkel,, kenapa malah tertawa apakah kata2 ku tidak berpengaruh sama sekali pada nya,, baik lah kalau itu yang dia ingin kan saya akan membuat dia malu pikir nya.
kenapa tertawa apakah ibu kamu yang seorang pelacur itu masih hidup
tentu saja masih,, apakah anda ingin bertemu?
cuihh jangan kan untuk bertemu,, jika bertemu dalam mimpi pun akan saya hajar dia agar dia sadar dan mengajari kamu tentang etika,,
bagus lah kalau begitu,, saya saja tidak pernah bertemu dengan nya,, mungkin anda bisa bertemu nanti nya,, saya yakin sekarang dia sedang melacur seperti yang anda katakan,, dan sebelum bertemu dengan nya anda harus berdiri di depan cermin yang besar tatap wajah anda di sana baik2,,
Ratih terdiam dia terkejut mendengar kata2 anak itu,,
__ADS_1
setelah anda puas bercermin anda duduk dan harus berfikir apakah anda seorang ibu yang mempunyai anak,, apakah anda patut disebut ibu,, apakah anda seorang pelacur,, fikir kan itu baik2 dan satu lagi apakah anda pernah punya anak laki2 setelah itu anda akan sadar..
permisi saya pergi dulu saya ada urusan lain dan Terima kasih anda teman ngobrol yang baik dan anda sangat jujur,, jo pun bangun dan pergi meninggalkan Ratih yang masih duduk tak bisa berkata apa2,, mengapa anak itu membuat nya ingin menangis kata2 nya sangat menusuk hati.