
Malam pun tiba,
"Malam ni kita semua makan luar," ucap Ayah Ahmad.
"Horayy!! ayah gaji?" tanya Chera.
"Iya,hari ni ayah gaji,jadi ayah bercadang nak bawa kamu semua makan di luar," jawab Ayah Ahmad usai tersenyum melihat anak-anaknya bahagia.
"Kebetulan pula tu!"
"Kenapa El?" tanya Ibu Maya.
"Umi dan abi ajak keluar makan. Katanya ajak semua family sahabat-sahabat kamu," jawab Mikhael.
"Wah! family time ehk?" celah Soef.
"Tapi Yani tak boleh ikut," tiba-tiba Yani bersuara.
"Kenapa pula dek?" tanya Hairul.
"Yani ada janji dengan Abang Jake," jawab Yani.
"Tak boleh!" Tegas Ibu Maya kerana dia tau kalau berkaitan dengan Jake mesti ada sesuatu yang akan berlaku.
"Tak pa bu,aku ikut sekali," ucap Joy.
"Kenapa barusan tak bawa Chera dengan Jessica?" tanya Ayah Ahmad yang bingung kerana pertama kali Chera dan Jessica tidak terlibat.
"Kami faham yah kalau kami tak terlibat dan ini bukan kali pertama kami di tepikan," sindir Jessica.
"Aikh?" semua bingung.
__ADS_1
"Begini,kami memang satu team tapi untuk Yani dan Joy,mereka berdua ni lebih dengan misi mendadak ataupun yang lebih misteri pasal mereka berdua kan lebih kepada tenaga supernatural,jadi kalau Abang Jake perlukan mereka berdua itu maksudnya," belum habis chera menjelaskannya,Kamal terus mencelah.
"Kau kan kurang sihat! mana boleh menggunakan tenaga dalam sesuka hati!!" tegas Kamal
"Tu sebab Yani perlukan Joy," ucap Yani.
"Tapi-" Enzi langsung mencekup mulut Kamal.
"Ibu izinkan tapi jangan lama," walaupun berat,tapi Ibu Maya tau kalau sifat degilnya turun ke Yani.
Soef melihat kearah Mikhael yang sibuk dengan acakan lokasinya.
"Untuk Yani kan?" bisik Soef kepada Mikhael dan Mikhael hanya mengangguk.
"Dia selalu begini," batin Soef.
Mereka pun bersiap. Yani dengan baju lengan panjang hitam dan tudung kelabunya di sertai senjata kecil nya iaitu jarum beracun. Joy dengan seluar hitam,baju biru tua dan senjata kesayangannya iaitu pisau belatinya.
"Joy kan naik motor,Yani naik apa?" tanya Asn Nawi.
"Yani naik motor," ucap Yani yang sibuk mencari jaket nya.
"Motor siapa?" tanya Ibu Maya.
"Motor Abang Jake,"
"Jadi Jake naik apa?" tanya Ibu Maya lagi.
"Naik motor Joy,"
"Jadi Joy naik apa?" Yani hanya mengeluh.
__ADS_1
"Ibu,Abang Jake bonceng Joy,"
"Oh,cakap lah awal-awal!" Ibu Maya keluar.
"Cari apa?" tanya Mikhael yang dari tadi memantau Yani.
"Cari jaket bang, dari tadi cari-cari tapi tak jumpa," jawab Yani.
"Pakai jaket abang jak lah," Yani ambil jaket Mikhael walaupun merasa berat.
"Terima kasih bang," ucap nya sambil tersenyum.
"Sama-sama" jawab Mikhael sambil mengusap lembut kepala Yani.
"Jangan balik lewat tau,kalau sempat tolong singgah tempat makan nanti," pesannya dengan lembut.
"InSyaAllah, adik jalan dulu. Assalamualaikum,"
"Waalaikumsalam,"
Yani pun meminta izin dengan yang lain kerana Jake sudah sampai.
"Pastikan kau bawa balik adik-adik ku dengan tubuh badan yang lengkap,kalau tak lengkap,badan mu jadi ganti!" amaran dari Kamal membuat yang lain menelan ludah.
"Ibu dan ayah percayakan kamu tau Jake," ucap Ibu Maya.
"Baik bu," mereka pun jalan.
Sampai lokasi, mereka pun mengambil posisi masing-masing.
"Yan,perhatikan gerak gerik orang Mike dan Joy,jangan sampai terpancing emosi. Takut nanti rancangan kita gagal," pesan Jake kepada dua adik nya itu.
__ADS_1
Bersambung~
Kita saksikan seterusnya..apa rencana mereka?? teruskan support tau..byeee..love you all❤❤