
Jo bangkit dari duduk nya
kemana saya tanya clara
tunggu sebentar
dia kembali membawa sebuah tas kecil lusuh dan meletakkan nya di atas meja
ini lah tas yang saya gunakan hari itu di mana kalian bertengkar hebat dan saya hanya bisa menangis dengan pakaian SD yang masih melekat di tubuh kecil ku kata jo memulai cerita nya,, dia pun mengeluarkan baju seragam merah putih lusuh dengan warna yang sudah gak karuan lagi bukan putih tapi lebih bisa di bilang kuning, di sana juga banyak sekali jahitan yang tak karuan.
Ratih mulai meneteskan air mata melihat itu, sedangkan clara makin mempererat pegangan nya pada tangan suami nya.
Di pakaian ini tidak terhitung lagi entah berapa kali mendapat mudahan dari teman2 dan lemparan kotoran tambah nya sambil tersenyum,, bahkan seragam ini yang membawaku lulus dengan nilai terbaik sekecamatan.
dan ini kata nya lalu mengeluarkan sebuah parang kecil yang sudah karatan,, ini yang menghidupi ku inilah yang saya gunakan menggali singkong untuk makan,, dan bukan hanya sehari dua hari tapi 3 tahun,, apa kalian berfikir anak kelas 3 SD bisa mencari beras untuk makan dan memasak, saya menjadi kuli untuk bisa makan, entah menagapa sejak kecil saya tidak pernah lepas dari nama nya bersih2 termasuk membersihkan kebun tetangga sampai petugas kebersihan kantor istri saya kata nya sambil tersenyum dan menatap pada istri nya,,
clara terdiam, di saat seperti ni suami nya masih bisa bercanda seperti ini padahal air mata nya sudah banyak yang terbuang dari tadi,,
apa kalian masih ingin mendengar kelanjutan nya atau langsung melakukan yang saya katakan
__ADS_1
langsung saja jo saya gak mampu mendengar nya,,
baik lah kalau begitu tunggu sebentar,, jo pun berdiri dan berjalan keluar.. dia datang membawa satu reko air putih dan dua buah singkong yang masih ada tanah2 nya,,
ini apa kalian sanggup makan ini tidak usah bertahun2 cukup 1 minggu dan minum air mentah ini,, katakan apa kalian sanggup
apa mereka terkejut mendengar itu,, semua terdiam sungguh syarat yang berat untuk kedua nya,,
benar kan saya yakin kalian tidak sanggup jadi lupakan saja,, sekarang istirahat dulu besok kalian akan pulang di sini ada 3 kamar dan tidur lah,, clara dan sheylla pakai kamar ku saja karena saya akan tidur di luar bersama supir kalian.
saya sanggup jo,, jawab Bramantyo tegas
saya juga sanggup
silakan lakukan kalau begitu
dengan air mata yang menetes kedua nya mengupas singkong itu dan menuangkan air itu ke dalam gelas..
makan itu bersamaan kaya jo
__ADS_1
baik lah,, mereka pun hendak memasukkan Ubi itu dalam mulut nya..
cukup teriak jo jangan lakukan saya tidak tega lalu air mata nya menetes
melihat itu kedua orang tua nya langsung memeluk nya,, clara pun ikut menangis baru kali ini dia melihat air mata laki2 itu jatuh, semua ikut terharu
maafkan kami jo kami berjanji akan menjadi orang tua yang baik,, pak Bambang pun ikut menangis ternyata anak dari istri nya itu sangat baik,,
sudah lah semua sudah berakhir saya tidak berharap apa2 dari kalian saya hanya ingin kalian jaga keluarga kalian dan hidup lah bahagia,, saya gak akan masuk ke dalam hidup kalian biarlah saya menjalani hidup saya sendiri.
tidak nak kami akan ada bersama mu mulai saat ini
saya sudah besar dan tidak membutuhkan perhatian lagi,, Terima kasih telah membuat saya hadir di dunia ini.
kamu luar biasa sayang kata clara lalu memeluk suami nya itu..
sudah lah antara kita sudah berakhir ra kamu gadis yang baik saya yakin kamu akan bahagia bersama orang lain dan jelas bukan saya
apa karna ini jawab clara sambil mengeluarkan amplop dari tas nya,, ini surat perceraian kita dan saya tidak pernah menandatangani ini lalu dia merobek nya
__ADS_1
kini saya masih istri mu sekarang dan selama nya.