Pernikahan Bobrok

Pernikahan Bobrok
Bab 25 - Karma


__ADS_3

...༻♡༺...


Lelaki yang sudah membekap Lika adalah Zayn. Dia sengaja membuat Lika pingsan agar bisa membalas perbuatan Zafran dulu.


Sebelum membawa pergi, Zayn mengganti pakaian Lika terlebih dahulu. Kebetulan dia tidak sendiri. Ada dua asisten lelaki yang membantunya.


Dengan memakai baju samaran sebagai petugas hotel, pelarian Zayn dan dua asistennya berjalan mulus.


"Sekarang rasakanlah rasa maluku, Zafran! Orang sepertimu membuat semua rencanaku gagal!" keluh Zayn sembari mengukir seringai. Dia sudah ada di mobil. Di kursi belakang ada Lika dalam keadaan tangan dan kaki yang terikat. Perempuan tersebut masih dalam keadaan pingsan.


Sebenarnya Zayn baru mengetahui kalau Zafran-lah yang membuat Lika berubah pikiran. Terutama mengenai kesepakatan yang sudah Zayn susun sedemikan rupa. Lelaki itu tahu atas pemberitahuan dari Arini.


Sekarang Zayn membawa Lika secara diam-diam. Ia akan membuat perempuan itu menghilang.


"Bos, mau kita apakan dia?" tanya salah satu asisten Zayn.


"Karena dia sudah menikah, hal terbaik untuk memisahkannya dari Zafran adalah dengan membuatnya menghilang. Bagaimana kalau kita jual saja. Aku punya kenalan dekat di pasar gelap yang ada di kota ini," jawab Zayn. Sikapnya ternyata tidak seperti yang dia perlihatkan selama ini.

__ADS_1


Properti bangunan yang di inginkan Zayn dari keluarga Baskara sebenarnya akan dia gunakan untuk bisnis pasar gelap. Kebetulan properti milik keluarga Baskara itu merupakan tempat yang sangat strategis untuk pasar gelap.


Zayn ketagihan mendapat untung melakukan bisnis secara ilegal. Itulah alasan kenapa bisnisnya sekarang berkembang dengan pesat.


Di sisi lain, Zafran sedang sibuk menyambut tamu. Dia tampak gelisah karena Lika tidak kunjung muncul.


Karena merasa cemas, Zafran memutuskan mencari Lika ke kamar. Namun saat dalam perjalanan, dia bertemu dengan Zara.


"Kamu mau kemana? Acaranya sudah di mulai kan? Lika-nya mana? Kok belum keluar juga?" Zara menimpali dengan pertanyaan beruntun.


"Itulah yang aku pikirkan, Bunda. Aku akan mencari Lika!" sahut Zafran.


Belum sempat membuka pintu, Zafran dan Zara dikejutkan dengan gelagat tukang rias yang tampak panik. Mereka memberitahu kalau Lika menghilang. Hanya tersisa gaun pengantin yang tergeletak di lantai.


"Apa-apaan ini!" Zara kaget bukan kepalang. Ia melangkah masuk ke ruangan. Memastikan kebenaran yang baru saja didengarnya.


Berbeda dengan Zafran yang nampak mematung. Ia jadi teringat terhadap apa yang dirinya lakukan sebelumnya.

__ADS_1


'Apa yang aku alami persis seperti yang kulakukan saat Lika akan menikah dengan Zayn...' batin Zafran. Matanya membulat ketika tercetus dugaan kuat dalam hati. 'Tunggu dulu. Zayn? Jika semuanya sama persis dengan apa yang kulakukan, bukankah berarti ini ulah Zayn?'


Zafran hendak melangkah pergi. Namun urung karena Zara memanggil. Ibunya itu ternyata menemukan selembar kertas yang diduga ditulis oleh Lika.


'Maafkan aku, Zaf. Aku berubah pikiran. Aku hanya merasa tidak sanggup menjadi bagian dari keluarga Laksana.' Begitulah bunyi tulisan yang ada di kertas.


"Sepertinya kau kena perangkap, Zaf! Lika pasti sengaja mempermainkanmu!" Zara percaya begitu saja.


"Enggak! Ini bukan Lika! Aku mengenalnya semenjak sekolah. Aku tahu bagaimana tulisan tangan Lika yang benar!" ujar Zafran. Ia mere-mas kertas yang tadi dibacanya.


"Bunda, sepertinya kita harus menunda pernikahan ini. Aku berjanji akan segera menemukan Lika!" cetus Zafran sembari bergegas pergi. Nama pertama yang muncul dalam otaknya hanyalah Zayn. Dia yakin pasti lelaki itu yang membawa Lika pergi.


Dua tangan Zafran mengepal erat. Ia berjanji akan memukuli Zayn habis-habis jikalau nanti bertemu.


..._____...


Catatan Author :

__ADS_1


Yang mau tambah satu bab lagi silahkan komen 😁😘


__ADS_2