Persahabatan Ku Menjadi Cinta

Persahabatan Ku Menjadi Cinta
Cerita 19


__ADS_3

"gavi"teriak fira dari ujung koridor



"siapa sih"ucap gavi pura - pura tak kenal



"ngapain coba lo disana, g ada kerjaan. bantuin gue napa"ucap fira merajuk



"seharusnya lo yang bantuin gue nih. laporan gue itu menumpuk. belum lagi tugas akhir yang belum gue sentuh satu pun"



"itu kan salah lo sendiri siapa suruh g blajar, kalau ditanya jawabnya g mood lah, males lah, g ada semangat lah. dan ditanya semangatnya ngapain, pasti jawabnya godian gue"ucap fira manyun



"cieeh, manyun - mnayun gitu tambah manis lo"ucap gavi mulai menggoda fira



"mulai lagi kan gav, udah deh sini mana laporan lo gue bantuin setengah. mau dikerjain dimana ni? awas kalau lo ninggalin gue lagi"



"Gue kan disamping lo terus aslaa"ucap gavi sambil mecolek dagu fira



"apaan sih, kemaren aja gue lo tinggal dikampus sendirian. padahal gue bikinin tugas lo tau gav"ucap fira merajuk



"aciee, itu aja ngambek, yaudah ntar gue antar pulang lagi"ucap gavi membuat fira berfikir sejenak kemudian mengangguk



"yuk, kesana"ajak gavi sambil mendorong fira



flashback on



semenjak fira curhat ke ori, sekarang dia benar - benar menjauh dari gavi, begitupun dengan gavi, menjauh dari fira. entah sampai kapan mereka seperti ini sampai suatu saat fira angkat bicara disaat dia berpapasan dengan gavi



"sampai kapan gav?"tanya fira



"...."



"satu semester kita dikampus yang sama, tak sedikitpun kita bertegur sapa"



"kenapa?"tanya fira pelan, namun didengar jelas oleh gavi



"apa lo punya teman baru yang lebih asyik? atau lo sengaja menjauh dari gue yang kemana - mana slalu ikutin lo dan menghambat lo berteman sama yang lain?"tanya fira



"gue bukan orang yang begituan gav"ucap fira dengan nada yang tinggi



"kenapa lo diam aja?"ucap fira sambil tertawa garing



"la.."ucap gavi akhirnya angkat bicara, mata mereka saling bertatapan



"hiks..hiks..."tangis kecil fira pecah



"8 bulan gav, delapan bulan gue nungguin lo. nungguin kabar lo, gue kangen sama aga gue gav"ucap fira ditengah isakannya



"please la, jangan nangis"ucap gavi membawa fira dalam pelukannya



"lo jahat ga, lo ngilang gitu aja, kenapa?"ucap fira memukul dada gavi



"maafin gue"ucap gavi



"maaf, maaf. cuma maaf yang bisa lo ucapin sekarang gav? hanya itu?"tanya fira smabil menangis



"gue g tau mau cerita dari awal sama lo gimna la, yang jelas saat gue ketemu sama lo dikampus lo malah ngelak dari gue. gue ngerasa lo marah dna g mau temenan sama gue. makanya gue lebih diam dan g nyapa lo"



"bodoh, lo bodoh gav. mana mungkin gue bisa marah sama lo. gue kangen sama lo gav, gue kangen banget"ucap fira makin menjadi



"maafin gue la, maafin gue"



"lo harus cerita sama gue kenapa lo g ngabrin gue selama dua bulan waktu liburan"ucap fira sambil mengusap air matanya



"sini deh, mumpung sepi gue mau cerita sama lo"ucap gavi menarik fira untuk duduk



"gue liburan ke kampung, waktu dijalan hp gue jatuh makannya gue g bisa hubungi lo"



"tapi kenapa lo g cerita sama gue lo mau kekampung"



"karna beberapa hari sebelum gue pergi gue bareng tyla"ucap gavi membuat fira sedikit kaget



"lo tau sendirikan gimana tyla?"ucap gavi dan fira hanya bisa mengangguk



"dan saat sampai dikampus, gue nyariin lo tau la, tapi lo aja yang g keliatan"



"tapi gue slalu ngeliat elo gav, tiap hari"ucap fira lirih



"ia, gue ngerti disini gue yang salah, dan gue g brani nyapa lo duluan. pasti tiap malam lo nangis ya, lo kurusan sekarang"



"yaiyalah, yang jagain gue sama mantau makan gue udah g ada"ucap fira lesu



"sekarang kan udah ada ra, jangan gitu donk, maafin gue ya? sahabat sejati oke?"ucap gavi menaikkan jari kelingkingnya



"sahabat sejati"ucap fira lalu tersenyum



flashback off



"ehm,, woi"teriak gavi



"ih, apaan sih gav"



"lo yang apaan, senyam - senyum sendiri"ucap gavi smabil mengunyah gorengan



"iya ya?"tanya fira bingung



"lo habis mikirin apa?"tanya gavi



"gue lagi flash back aja, gimana kita g sapaan dulu"



"aishhh, jangan mikir yang g g lagi deh la"ucap gavi manyun



"iaia, sekarang kan kita udah aman"ucap fira senyum



"selalu aman, yuk lanjut bikin tugasnya, keburu sore juga"ucap gavi dan fira hanya mengangguk dan tersenyum tipis.



tak apa baginya seperti ini dengan gavi, setidaknya laki - laki itu slalu ada disampingnya itu sudah cukup. meskipun fira menginginkan lebih dari gavi, cukup dia saja yang tau. dia tak ingin merusak persahabat mereka yang telah berjalan lama ini.


__ADS_1


----------



"bang ori belum pulang ion?"tanya fira ke dion yang asyik mengerjakan tugas



"belum, kenapa?"tanyanya



"g ada nanya doank, lagi bikin apa?"tanya fira



"biasa gambar teknik"ucap dion dengan nada bangga



"aish, bangga banget jadi anak teknik lo"



"eits, jagan salah anak teknik banya yang suka"



"woi, ingat ela noh diseberang sana"ucap fira



"ih, jangan sebut - sebut nama ela kenapa? galau gue jadinya. kangen tau"ucap dion merajuk



"kalau kangen samperin sana, kayak g percaya aja sama ela"ucap fira, memang saja saat ini dion dan ela sedang LDRan, tidak sampai keluar negeri sih, hanya saja beda provinsi



"besok aja deh, nanggung libur smester gue kesana bareng elo"ucap dion, satu fakta yang harus kalian tau, sekarang dion dan elo bak pinang dibelah dua, mereka seperti saudara kembar yang selalu brsama, sampai - sampai ela sering cemburu dengan kedekatan mereka berdua



"woi..."sapa ori dari pintu kamar



"asekk, abang keren gue udah pulang nih"ucap fira



"ada mau apa lo?"tanya ori langsung



"haha, tau aja lo bang gue ada maunya,haha"tawa fira



"ada apa ra, langsung - langsung aja kali. lo mau uang berapa?"ucap ori langsung. dia memang tau betul sifat dan sikap adik - adiknya jika mengiinginkan sesuatu, apalagi fira. mukanya yang polos mudah saja untuk dibaca



"beliin kebaya donk"ucap fira langsung, meminta ke abangnya pasti selalu dapat, bagaimana tidak sekarang dia adalah sekretaris dikantor papa dan gajinya ya bisa dibilang bisa menghidupi fira dan dion serta kak lily tentunya



ngomong - ngomong kak lily kemana ya? oya, dia g kerja sama kayak abang dikantoran, dia malah bikin butik khusus remaja dan pelanggan setianya itu adalah fira, hahaha



"wisudanya kan masih 2 bulan lagi ra, g terlalu cepat lo beli kebaya? pamalih lo"



"ia, pamalih kak"



"hum, ia juga sih, trus kapan?"tanya fira



"sebulan sebelum lo wisuda aja, ntar gue suruh lily buat nemenin lo"



"asyikk, kak lily"sorak fira gembira



"awas kalau lo nyolong baju dibutiknya lagi, gue g bakal mau bayar lagi"ucap ori ganas



"yaelah, butik kakak ipar juga"ucap fira manyun dan menuju kamarnya



"itu kakak lo?"tanya ori



"ia donk, dia itu kakak kesayangan gue dan sifat gue sama dia 11:12"




"gue g minta apa - apa kok sama lo bang, izinin gue besok ke bandung ketemu ela ya, gue bareng elo perginya"



"lo? berdua?"



"ia, lagian udah lapor papa sama mama kok, kata mereka kalau diizinin abang gue boleh pergi"



"berapa lama?"



"satu minggu sebelum kakak wisuda, gimana?"tawar dion



"2 minggu"ucap ori tegas



"oke sip, thanks bang"ucap dion semangat.



saat ini seluruh rumah dibawah kekuasaan ori, kedua orang tuanya lebih suka menetap dikampung atau kadang berpindah - pindah sesuai dengan panggilan dari kantor. dan toko kue? sekarang fira yang mengambil kekuasaan dengan bantuan dion tentunya. semenjak toko diserahkan ke fira, dia merombak semua isi toko, mengubah latar dan desing toko dan menghabiskan dana puluhan juta, dan saat itu mama hampir pingsan dibuatnya karena keborosan fira tak hilang - hilang. namun setelah toko dibuka dan berjalan selama 1 bulan, setengah dari biaya renovasi sudah dapat tergantikan, toko yang biasanya tutup jam 8 sekarang tutup jam 10. selain itu fira juga memasang sistem online pada tokonya, jadi siapa saja yang ingin memesan via online juga bisa dan untuk nama toko, fira memohon kepada mamanya untuk mengganti dengan namanya "ASLAA'S cake" dan mamanya menyetujui.



----------



"laa, sini"bisik gavi kefira



"apaan"ucap fira juga ikut berbisik



"bentar lagi gue dipanggil ni"ucap gavi sedikit gugup



"tenang aja, didalam g seperti yang lo kira kok"ucap fira menenangkan



"beneran ra?"tanya gavi, dan fira hanya mngangguk



"sekarang lakuin apa yang udah lo tampilin ke gue kemaren - kemaren. dan ketika lo gugup, lo cuma perlu ingat tyla, ingat kejadian lo yang indah sama dia. yang bikin lo nyaman dan rilex. oke"ucap fira semangat meskipun hatinya sedikit sakit saat menyebutkan nama tyla, pacar gavi



"oke, sipp.. makasih ya sahabat unyu . gue masuk dulu ya"ucap gavi dan fira hanya bisa mengangkat tangannya dan memberi semangat



1 jam 15 menit kemudian



"nih, minum dulu"ucap fira ke gavi



"makasih ya"ucap gavi cengengesan



"kenapa lo?"tanya fira heran



"lo kira lo aja yang bisa dapet A, gue juga kali"ucap gavi bangga



"beneran?"tanya fira



"kyaaaaa, selamat ya agaa"ucap fira memeluk gavi, sontak gavi terdiam dan berhenti tertawa



"eh, maaf gue kebawa suasana"ucap fira mengetahui perubahan dari gavi saat dia memeluknya



"haha, santai aja kali la, waktu lo dapet A saat kompre kan gue juga meluk lo"ucap gavi membuat fira mengingat kejadian diaman gavi mememluknya saking senangnya saat mengetahui sahabatnya yang dia kenal selama 6 tahun ini telah lulus dalam komprenya dan mendapan nilai yang terbaik



"makan - makan?"tanya fira

__ADS_1



"makan - makan"ucap gavi semangat



"makan ditoko ya"ucap fira semangat



"lah, kok ditoko"



"ia, ditoko aja ya"ucap fira semangat dan gavi hanya tersenyum mengiyakan



saat tiba didepan toko



"la, toko lo tumben sepi"tanya gavi ke fira



"eh, ia tumben ni toko sepi, biasanya buat parkir aja susah. lagian si deno mana sih"ucap fira menyari keberadaan tukang parkir



"masuk aja deh"ucap gavi



"lo aja yang masuk duluan, gue cari deno dulu"ucap fira lalu berjalan kebelakang toko, sedangkan gavi masuk melalui pintu depan, dan saat dia membuka pintu



"SURPRISEEEE....."teriak semua karyawan toko, ada dion, ori, joe, reren, ona dan masih banyak yang lain membuat gavi sedikit terkejut. banyak hiasan ditoko ini, ada balon - balon juga. kemudian dari belakang sana tiba fira membawa sebuh kue dengan angka lima diatasnya.



langsung saja gavi melihat kearah jamnya, oh sekarang tanggal tiga batinnya



"eit, jangan bilang lo lupa kalau sekarang tanggal tiga"tanya fira sedikit jutek



"maaf, gue.."



"eh, g ada melow - melow, tiup lilinya sana"teriak ori



"satu"ucap fira



"dua"ucap gavi



"tiga"ucap fira



"empat"ucap gavi



"LIMAAAAA"ucap semua orang, fira dan gavi langsung meniup lilin yang ada



"cieee, selamat jadi sahabat gue ya AGAVIAN PRADIPTA, semoga sabar menghadapi gue imut dan kece ini"ucap fira senyum



"dan selamat juga buat sahabat gue tersayang AFIRA ASLLA, semoga lo kalau bantu gue g minta yang macem - macem lagi. harus ikhlas"ucap gavi membuat fira manyun



"apaan sih, tuh potong kuenya napa"ucap fira



"potong bareng yuk"



"g, lo aja deh, sekalian ngerayain dapet nilai Anya lo di kompre"dan gavi hanya mengangguk dan memotong kue



"wow, blueberry? dan lo yang bikin?"tanya gavi, dan fira hanya mengangguk



"thanks la"ucap gavi mencium pipi fira sekilas



"ih, lo.. untung g ada yang liat"ucap fira malu



"cieee, pipinya merah tu, ciee.. ehm.. cie fira tu. hahaha"ucap gavi tertawa lalu meninggalkan fira dengan muka tomatnya dan berjalan kearah dion dan ori



------------



"kak"panggil dion dari luar kamar fira



"masuk aja, g dikunci juga"



"kak"panggi dion lagi setelah dia masuk



"apaan dek?"



"mintak uang deh gue sama lo, gue mau kebandung bareng elo besok mau ketemu sama ela nih"



"g ah, minta sama abang napa"



"kan uang lo juga banyak, apalagi sekarang toko lagi maju - majunya"



"ogah, uang toko mah gue simpen rapet. kalau udah banyak gue mau buka cabangnya"



"minta dikit aja napa kakak 5 juta doank"



"lima juta doank? lo mau kemana sih? kebandung juga g sampe lima juta buat tiket pulang balik bandung sini"



"kakak g atu aja, gue kan mau ketemu sama ela, gue mau kasih hadiah nih buat dia"



"ogah, gue g mau"ucap fira kembali sibuk dnegan hpnya



"gue tawarin lo sesuatu deh"



"g mau dion"ucap fira sambil mengusir dion dengan kakinya



"nih liat"ucap dion, dan detik kemudian fira mematung



"lo.. loo. dap-- lo dapet itu darimana?"tanya fira dengan muka merah



"saat lo ngerayain aniv persahabat lo sama bang gavi"ucap dion sambil tertawa



"kasih gue sini"



"ops, sorry ini barang langka dan cuma ada satu, wow romantis banget lo kak sama bang gavi disini. ciumnya dipipi lagi. angelnya dapet banget lo pake dres bang gavi pake kemeja putih. kayak foto prawedd tau"goda dion



"ih, apaan sih, sini g balikin"



"no"ucap dion mantap lalu pergi meninggalkan fira



"fix, gue transfer 5 juta kerekening lo sekarang. dan kasih foto itu ke gue"ucap fira menarik foto itu dan tersenyum senang



"jangan senyum - senyum, kirim gue uang ya, jangan lupa"ucap dion, sedangkan fira hanya senyum - senyum sendiri dan mengangguk



"gue punya kakak gila sekarang"ucap dion keras namun tak dihiraukan fira

__ADS_1


__ADS_2