
1 bulan kemudian
"bang kak lilynya manaaaaaa? kok belum nongol - nongol sih"ucap fira yang dari tadi kasak kusuk
"sabaran napa dek"ucap ori menenangkan fira
"noh itu kak lily datang, ayo bang buruan"ucap fira menarik ori
"ih, sabaran napa dek"
"maaf ya ra tadi dijalan ada macet, yuk pergi sekarang. kamu yang antar kan?"tanya lily ke ori
"ia, sekalian mampir di skolah dion, dia g bawa motor soalnya tadi"ucap ori dihadiahi anggukan oleh fira dan lily. kemudian mereka masuk kedalam mobil dan menuju sekolah dion
---------
"ngapain tadi lo dikampus? bukannya udah selesai ujian yak?"tanya fira
"biasa main basket gue mah sama elo"jawab dion
"kapan jadinya ketempat ela"tanya ori
"kayaknya selasa besok deh, lo masih sebulan lagi wisuda kan kak?"tanya dion
"ia, dan lo kudu wajib datang"ucap fira tegas, sedangkan dion hanya geleng - geleng
"yaudah kita ke toko mana ly"tanya ori
"tempat butik teman aku aja, diperempatan jalan adinegoro itu, toko canlows namanya"ucap lily menerangkan
"sipp"ucap ori sambil melajukan mobilnya
---------
"so adek lo mau kebaya yang model gimana? warna apa?"tanya sila a.k.a teman lily
"mau yang gimana lo dek"tanya ori
"duh, g bisa liat contoh kebayanya ya kak"tanya fira
"bisa kok, nih"ucap sila memberikan beberapa contoh desain kebaya
"yang mana bang, dion yang mana"tanya fira ke ori dan dion. membuat dion dan ori mendekat ke fira
"itu orion yang pacar lo itu kan ly?"tanya sila
"ia"ucap lily semangat
"udah jalan berapa lama?"tanya sila
"mau masuk 4 tahun sil"ucap lily sambil memerhatikan ori dan kedua adiknya
"itu adeknya?"tanya sila lagi
"yaph, dan mereka berdua juga adek gue"ucap lily semangat
"kak yang ini gimana? warna hijau toska campur putih ada g?"tanya fira ke sila
"bentar liat dulu ya"ucap sila mengambil sebuah buku
"kayaknya ada deh, yang ini aja ni?"tanya sila
"yuph, ini udah pilihan kita bertiga"ucap fira mantap
"bagus ra, pandai juga mereka milih"ucap lily
"hehe, waktu sma kan mereka juga yang milihin kak, jadi ratu sehari gue"jawab fira bangga dan kemudian terdiam
"eh, kak lo jual baju kebaya aja disini? g ada batik gitu?"tanya fira ke sila
"batik? ada noh ditoko samping, cabang dari ini juga. tapi adek gue yang jaga disebelah. lo mau beli batik?"
"batik couple ada g kak?"tanya fira lagi
"ada, atau lo mau liat-liat dulu"
"boleh deh, ayuk kak lily kita kesana"
"lo mau ngapain sih dek"tanya ori
"ada deh, ayo buruan kak"ucap fira menarik sila dan lily ke toko sebelah
"nah, ini model yang baru itu kan kak?"tanya fira ke sila
"ia dek, ini couplean lo"
"bisa liat g kak?"tanya fira
"bentar yak"ucap sila mengambil baju yang ditunjuk fira
"buat apaan sih kak"tanya dion yang mulai gerah
"bagus g?"tanya fira
"bagus kok, sama warnanya kayak baju kebaya lo tadi"ucap dion membuat fira semangat
"ada banyak g kak?"tanya fira lagi
"ada kok digudang"
"yaudha kak, ambilin buat 5 pasang ya kak, ukurannya yang cowok M dua, L tiga. trus yang cewek M kelimanya"ucap fira membuat semua orang yang menatapnya bingung
"buat siapa banyak kali dek"tanya ori
"ada deh, nah udah datang. wah bagus yah kak ya"ucap fira ke sila, sedangkan sila hanya tersenyum
"bungkusin deh kak, yang kebaya tadi bang ori yang bayar. yang ini aku aja. berapaan kak?"tanya fira
"1.075.000"ucap sila
"lah, kok pake 75.000nya sih kak, satu juta aja kenapa"ucap fira memasang wajah puppy eyesnya
__ADS_1
"oke deh"ucap sila akhirnya
"haha, gue kira cuma mempan ke lily doank, ternyata ke sila juga"ucap ori lalu menjitak kepala fira
"adaww... sakit bang"ucap fira, sedangkan yang lain hanya ketawa
"NAAHHH...pembagian"ucap fira menghadap ke ori, dion dan lily
"abang ku tersayang, ini buat lo sama kak lily, dion ini buat lo sama ela trus ini buat elo sama cerry. jangan lupa kasihin kedia besok. oya bang gue nitip ni baju buat bang erik sama kak cindy dan ini buat bang lio sama tiara. jangan lupa dikasihin ya kak. dan sampein sama semuanya datang wisuda gue besok"ucap fira semangat, sedangkan yang diberi malah melongo
"loh, kok pada diam sih. datang ya, awas kalau g datang gue diemin selama satu bulan"ucap fira sukses membuat dion kembali kealamnya
"oke sip, gue bakal sampain ini ke ela, elo dan cerry"
"oke, gue juga"ucap lily mantap
"gue juga dah"ucap ori pasrah
"ada uang lo ya"ucap dion
"lo lupa toko gue maju pesat sekarang"ucap fira bangga lalu berlenggak lenggok meninggalkan yang lain
"tak apalah bang skali - skali dia beliin kita baju, lumayan lo baju couple, tambah semangat nih gue ketemu ela"ucap dion sambil senyum - senyum membayangkan ela
"lo bayangin apa coba? bayangin bisa mesra - mesra sama ela? no, jangan mikir yang g g ya, belum halal. kalau lo macam - macam sama ela, lo yang bakal gantiin papa jadi CEO, mampus lo"ucap ori menakuti
"iii, ogah.. gue g ma, lo ambil aja sana gelar CEO, gue kagakk mauu. gue mau buka bengkel aja. hhahaha"ucap dion tertawa sambil menyusul fira
"itu anak doyan kali oto motif ya?"tanya lily
"ya begitulah, kamu kan udah tau sayang sepak terjang dion gimana"ucap ori lembut lalu segera berpamitan ke sila
--------
Hari H - wisuda
"abang, toyib abang toyib kenapa lo belum keluar"ucap fira bernyanyi sambil mengibas - ngibaskan bajunya
"apaan sih dek, huaaaa. Cantik"ucap ori semangat
"ia donk, lo juga keren kok. cocok lo sama kak lily bang, oya lo belum liat kak lily kan? noh liat sana"tunjuk fira kearah dapur
"naujubilahhh, cantik banget dia dek. haha, oya lo mau tau satu rahasia gue g"
"apaan"ucap fira semangat, dia suka rahasia
"sini"ucap ori menarik fira kedalam kamarnya
"gue mau lamar lily secepatnya"
"WHAATTTTTTTTT....? AKHIRNYA BAAAANG"ucap fira keras
"apaan sih, pelenin dikit napa. habis lo wisuda gue mau nyusun rencana. bantuin yak"ucap ori
"ahaha, tanpa dibantupun gue udah siap nolong lo bang, apasih yang g buat lo"ucap fira menggoda
"yuk buruan, yang lain udah nunggu lo"ucap ori
saat turun kebawah, semua orang sudah siap. dan menggunakan pemberian baju dari fira tentunya, sayang papa dan mama fira sedang berada di kuala lumpur sekarang dan tak bisa hadir
"jangan cemberut"ucap ori tau perasaan adiknya
"yuk buruan cantik, kita cap cusss"ucap dion semangat diikuti yang lain
-----------
"ra, itu keluarga besar lo yang lo ajak ya?"ucap ona
"hehe, ia donk kenapa emang?"tanya fira
"ganteng - ganteng yak, tapi sayang udah pada gandeng cewek semua, apalagi abang lo. duhhh, keduluan gue sama kak lily"
"eitss, lo g boleh nikung kak lily ya, dia mau tunangan sama abang gue secepatnya"tanya fira membuat ona kaget
"seriusan?"tanya ona lagi
"tunggu aja kabarnya besok dari gue. lagian noh, lo punya ipin"tujuk fira kearah pacar ona
"hehe, ia oya, selamat ya lulus dengan sangat memuaskan. ipk lo juga bagus dan lo tampil cantik sekarang"ucap ona memuji
"kayak lo aja yang g cantik, pake couplean segala sama ipin"ucap fira jengkel
"gavi juga kali,pake dasi sama kayak warna kebaya lo, janjian yak"
"gavi?astaga gue hampir lupa sama itu orang. dia mana ya"tanya fira celingak - celinguk
"cari siapa la?"tanya seseorang
"cari gavi gue mah"ucap fira memanjangkan lehernya, melihat kesana kemari
"lo bego atau apa sih, noh gavi ada disamping lo oon"ucap ona jengkel dan meninggalkan mereka berdua
"cantik seperti tiga tahun yang lalu"ucap gavi sukses membuat fira bulshing
"eh, gue kesana dulu yak, g enakan sama tyla"ucap fira melihat tyla berjalan kearah mereka, lalu meninggalkan gavi yang masih menatap kepergian firaa sambil tersenyum
"sekarang penentuannya gav, sekarang"batin gavi
-----------
"udah donk, jangan cemberut gitu, nih foto lo sama gavi banyak kok, bagus - bagus juga"ucap dion menyemangati kakaknya
"kak, jangan ngambekan terus napa, kenapa sih"ucap ela ikut ikutan
"gpp kok, cuma lagi galau aja"ucap fira jujur,
"kenapa? karna bang gavi lagi ya? gue baru liat pacarnya yang tyla tyla itu, kayaknya lebih mesraan lo berdua deh kak, kalau gue liat"ucap dion
"masak?"uca fira
"serius, lo sih g mau liat foto hasil bidikan gue, sibuk aja mikirin gavi. liat nih perhatiin fotonya baik - baik. liat senyum gavi, tatapan gavi ke elo. dan bandingin dianya gimana ke pacarnya"ucap dion
__ADS_1
"gue g tertarik ion, emang gaya pacaran mereka aja mungkin yang diam - diam karna banyak orang. lagian gue aja yang kayaknya ngebet sama gavi. dianya kagak"
"terserah lo deh. sekarang lo mau kemana ni? udah siang juga. kan g ada acara lagi kan?"
"gue pulang aja deh, terserah siapa yang mau antar, pulang sendiripun gue juga mau"ucap fira sendu
"g, lo pulang sama gue"ucap dion menarik kakaknya, dibantu dengan ela. mau tidak mau dia berdiri dan mengikuti dion dan ela ke mobil (dion udah bisa bawa mobil tamat sma kemaren, dan gue baru bisa 2 tahun yang lalu)
----------
"dek, lo masih mikirin gavi ya?"
"hum, dari kemaren habis wisuda gue sama dia agak aneh gimana gitu"
"lo udah kasih tau dia?"tanya ori, dan fira hanya geleng - geleng kepala
"mau sampai kapan lo rahasiaan sama dia ra"
"g kuat gue bang harus ngomong sama dia, gue takut kejadian kemaren keulang lagi. gue g mau jauh - jauh dari dia, ngertiin gue donk bang"ucap fira lemah
"trus lo mau apa sekarang? diam dikamar? nunggu hari dimana lo mau pergi baru lo ngomong sama gavi?"tanya ori
"sepertinya itu hal yang bagus bang"ucap fira sedikit ragu
"terserah lo deh, jangan salahin diri sendiri kalau keputusan lo salah"ucap ori lalu meninggalkan fira
Drtt.. Drt...
"Joe?"ucap fira sambil menatap hpnya
"hallo"ucap fira
"ra, gue langsung - langsung aja sama lo ya. ehm.."
"apa joe, ada apa?"ucap fira cemas karena joe berbicara dengan tergesa - gesa
"entah dari mana gue dapet niat buat telfon lo, tapi lo mesti tau. gavi hari ini brangkat ke Jawa"ucapan joe membuat jantung fira sepersekian detik berhenti berdetak karena kaget
"gavi.."lirih fira
"ra, gue tau lo kaget atau sedih ditinggal gavi lagi. tapi gue cuma mau bilang sama lo. temui gavi sekarang, dia lagi dijalan mau keban---"
tut.. tut.. tut..
"butuh tumpangan?"tawar ori, tanpa menjawab fira langsung menarik ori keluar dari kamarnya
"gue yang nyetir"ucap ori sedangkan fira hanya diam, suasana dimobil hening sampai fira angkat bicara
"lo tau?"
"gue tau, dia nitip lo ke gue"
"dan lo g bilang?"
"dia g ngizinin"ucap ori dan suasana kembali sepi
saat tiba dibandara fira langsung bergegas turun, namun ditahan oleh ori
"apaan sih bang, ntar gavi keburu pergi"
"lo denger kata gue dulu. Saat lo ketemu gavi didalam, lo harus kasih tau dia lo bakal pergi. dan lo harus ngeluarin semua prasaan lo yang selama ini lo pendam. tanpa sedikitpun yang tertinggal. jangan sampai ada kata menyesal nantinya. karna gavi belum tentu pergi untuk kembali"ucap ori dihadiahi anggukan oleh fira dan kemuadian fira berlari kedalam mencari keberadaan gavi
"aga...lo dimana"teriak fira mondar - mandir mencari keberadaan gavi
"agaa, lo dimana, aga.."ucap fira sambil menangis tentunya, yang dicari tak menampakkan dirinya
"gaa, lo dimana, hikshiks, jangan pergi dulu"ucap fira sambil menyeka air matanya
"AGAAAA...."teriak fira membuat sipemilik nama menoleh kearah sumber suara
"aflaa" lirih gavi, dengan cepat gavi menghampiri fira yang telah luruh kelantai
"la.."ucap gavi lembut
"lo jahat, lo jahat. lo janji g bakal ninggalin gue lagi, lo janji bakal ada buat gue terus. lo janji kita bakal sama - sama tapi-- tapi lo ninggalin gue gaviii"ucap fira sambil terisak dan memukul gavi
"maaf"
"maaf, lo kira dengan kata maaf gue bakal mau lo pergi, g gav jangan pergi jangan tinggalin gue kayak dulu lagi, gue mohon"ucap fira menangis, gavipun membawa fira kedalam pelukannya
"gue g kemana - kemana la, gue ada dihati lo. gue ke jawa mau kerja disana. gue dapat panggilan, dan lo tau gue juga berat saat gue tau lo bakalan ke Riau buat kerja. tapi ini keinginan lo kan?"ucap gavi
"lo.."
"hei, liat gue"ucap gavi melepas pelukannya
"g ada satupun yang g gue tau dari lo la, gue tau lo diterima kerja disana. dan saat itupun dihari yang sama gue juga dapat panggilan kerja di Jawa. setelah gue fikir - fikir apa salahnya kita bekerja ditempat yang berbeda. toh kita masih bisa terus berkomunikasi"
"tapi.."
"jangan takut la, gue g bakal menghilang lagi"
"gaa.."
"gue pergi untuk kembali la"ucap gavi lembut membuat fira kembali meneteskan air matanya
"tadi, bang ori bilang apa yang selama ini gue pendam harus gue bilang ke elo"
"hmm, bilang la gue siap dengerin lo"ucap gavi menggenggam tangan fira, dia tau bahwa fira akan mengatakannya sekarang
"gue, sayang sama lo gav. dari dulu, dari saat kita ketemu sampai sekarang, prasaan itu masih ada dan utuh buat lo. gue emang egois gav, gue pengen lo ada slalu buat gue, berada disisi gue slamanya.bukan sebatas sahabat. maafin gue gav, gue terlalu egois"ucap fira
"its oke ra, gue juga sayang sama lo, melebihi sayang lo ke gue"ucap gavi sukses membuat fira menatap gavi
"ga.."
"hm, sepertinya pesawat gue mau brangkat deh. pesen gue sama lo ya. jangan telad makan, istirahat yang ckup, minum vitamin sama susu lo secara teratur. dan jangan pernah nangis kalau gue g ada didekat lo meskipun itu menyakitkan. jangan pernah menangis tanpa ada gue, dan gue pengen lo sukses la"ucap gavi semangat
"gue, gue janji gav. gue janji"ucap fira menghambur kepelukan gavi, menghirup aroma tubuh gavi sedalam - dalamnya
"gue sayang sama lo afira aslla"
__ADS_1
"gue sayang sama lo agavian pradipta"