Persahabatan Ku Menjadi Cinta

Persahabatan Ku Menjadi Cinta
Cerita 2


__ADS_3

"Gue g mau, pokoknya g mau"ucap fira marah


"Gue juga g mau kali"ucap cowok rese


"Kalian harus kenalan, se.ka.rang"bentak senior


"Ogah..!"ucap fira dan cowok rese itu berbarengan


"Kalian mau dijemur apa kenalan?"


"Jemur!"ucap fira kembali sama


"Aish, kalian anak - anak banget, gue g mau liat kalian g kompak gini, sekarang berdiri kalian disana sampai istirahat"ucap salah satu senior, akhirnya fira dan cowok rese itupun berdiri ditengah lapangan


"Ini tu semua salah lo"ucap fira


"Lo kali yang teriak - teriak"


"Kan lo yang ngajak gue ribut duluan"


"Gue kan cuma nyapa lo doang, lo aja yang sewot"


"Lo kan juga nyolot"


"Aish, capek gue ngomong sama lo"


"Gue juga"


Hening. Hening.


Krik.. krik..


"Gue gavi"


"Gue fira"


"Gue lapar"


"Gue haus"


Ucap mereka berdua bergantian, kemudian saling berhadapan dan tersenyum, tak lama kemudian tawa mereka pecah


"Dasar lo, bikin gue item tau"ucap fira disela tawanya


"Lo juga udah item kali"


"Lo kali yang item, gue mah kagak"


"Capek nih, duduk yuk"


"Emang boleh?"


"Di boleh - bolehin aja"ucap gavi lalu duduk di atas tanah


"So, lo punya alasan masuk sini?"Ucap fira santai, tak ada makian


"Papa gue yang maksa, kalau lo?"


"Asal masuk aja"ucap fira cengengesan


"Kalau gini kan enak, liat lo ketawa. g jadi cewek rese.."ucap gavi tentunya

__ADS_1


"Ya gue mah emang kayak gitu kali kalau nanggapin cowok"


"Kenapa?"


"Guekan g suka tepe tepe"


"Tebar pesona gitu?"


"ya begitulah, kayaknya udah istirahat deh makan yuk laper gue"ucap fira sambil memegang perutnya


"Oh, okelah"ucap gavi lalu mengikuti langkah fira


"Ehm.."itu senior gue


"Batuk kak?"ucap gavi


"G sih, cuma. . ."ucapannya terhenti matanya melihat ke arah fira dan gavi


"Cuma apa kak?"


"Kalian udah baikan? Jadi ntar kalian bisa langsung ikut seleksi donk"


"Seleksi apaan coba kak? Masih ada latihankah?"ucap fira pasrah


"Ya tentu, lo kira semuanya bakal jadi pasukan khusus?"


"Pasukan khusus?"ucap fira bingung


"Itu, yang bawa bendera di 17 agustusan"terangnya lagi


"Oo..."ucap fira sambil ngangguk - ngangguk tidak mengerti


"Yaudah, gue tunggu kalian dilapangan, kalian jangan berantem lagi"ucap senior a.k.a kak uti


"NTAR JODOH BARU TAU RASA"ucapnya sambil teriakin kita, sumpah malu. Ini tu kantin woi, bukan lapangan bola


......................


"Kak, ini tu udah jam setengah enam tau, ntar gue pulang sama siapa? Udahan donk kak"ucap fira memohon untuk berhenti, badannya sudah susah digerakan, alis lemas dan lunglai


"g bisa fira, kita sampai malam disini"ucap salah satu senior


"Aish..." ucap fira akhirnya


"Lo kenapa sih, takut banget pulang malam"


"Angkot gue g ada lagi dodol, gue pulang pake apa cobaa"


"Ngesot aja lo sana"ucap gavi sambil ngacir kelapangan dan tertawa terbahak - bahak


" gavi... awas lo yaa"teriak fira kencang


......................


"dih, amit - amit gue mau pulang sama lo"ucap fira cuek


"yakin lo g mau gue antar? Gue lagi berbaik hati lo sama lo. Udah mau malam juga"ujar gavi serius


"gue yakin, bentar lagi ada yang jemput gue, jadi lo g usah repot - repot. Ok.. hus..hus"ucap fira sambil mengibaskan tangannya kearah gavi


"dasar cewek jaim"gumam gavi

__ADS_1


"apa lo bilang?"ucap fira mendekat kearah gavi


"h.. i-itu kagak ada, yaudah gue pulang dulu. Hati - hati sama ni skolahan ya, pasti ada penjaganya"ucap gavi menakut - nakuti fira


"gue g takut"ucap fira ragu, lalu gavi meninggalkannya, beberapa menit kemudian suara motor Dion terdengar oleh fira


"satu..dua..tiga"gumam dion


"lo ya, mau bikin gue kutuan disini ha? Lo kalau mau jeput gue tu yang cepat datangnya. Lo tega amat jemput gue sampai gue harus nunggu berjam - jam, ntar gue diculik sama tante kunti gimana? Atau ada yang ngerampok gue"ucap fira cerewet


"udah? Ngomelnya?"ucap dion pasrah


"udah"ucap fira lalu naik keatas motor dion


"kenapa lo telat jemput gue? Ngacangin cewek lagi lo?"ucap fira langsung


"lo g lihat apa gue pakai baju basket? Gue habis main basket tau. Dan gue rela - relain jemput lo, karena kakak tersayang lo itu kagak bisa jemput elo. Harusnya lo berterimaksih sama gue, bukan marah - marahin gue"ucap dion mulai naik darah


"aish.. gini aja marah"ucap fira, dia lebih memilih diam sekarang. Dia takut kalau dion sudah marah pasti g ada yang tersisa..ii..ngeri banget gue


......................


"assalamualaikum ma, paaaaa"ucap fira seperti biasa


"busett dah, kulit lo kenapa dek?"ini bang ori yang ngomong


"kenapa emang?"ucap fira santai


"item mengkilat lo deh, duh kucel banget lo dek, aish.. gue g mau ah punya adek kayak lo"ucap ori pura - pura jijik


"yaudah, cari adek sana, minta bikinin yang baru aja sama mama,yang lebih kinclong"ucap fira kesal


"udah - udah,jangan brantem terus, kamu juga ori udah besar masih suka ganggu -


ganggu, buruan makan gih. Kamu juga ra"


"yayaya"ucap ori dan fira pasrah


Dimeja makan


"oya, lo berdua kok diam - diaman sih"ucap ori bingung karena melihat kedua adiknya yang biasannya seperti tom and jerry sekarang jinak bak hewan sirkus. Hehe


"lagi g mood"ucap fira dan dion berbarengan


"kalian ada masalah?"ucap asla a.k.a papa


"g"ucap mereka kembali serentak


"lo kenapa sih niru - niru gue"ucap fira marah


"lo kali yang niru - niru gue, mulut - mulut gue"ucap dion


"ini juga mulut gue keleess, lo ada masalah apasih sama gue?"


"lo masih nanya msalah?"


"iya, kenapa?"


"lo tu udah sma juga, harusnya lo tau lo punya masalah apa sama gue. Pokoknya dion g mau jemput fira lagi"ucapnya lalu meninggalkan meja makan


"dan gue g mau dijemput sama lo lagi. Dasar"ucap fira geram lalu meninggalkan meja makan juga dan berlari kekamarnya

__ADS_1


"adek kamu kenapa ri?"ucap mama


"halah, biasa. Palingan fira bentak - bantak dion, trus dion marah - marah ke fira. Masalah mereka g jauh - jauh dari sana ma,hehe"ucap ori tertawa


__ADS_2