
Hari ini fira memasuki kelas barunya, ya.. RSBI.. kelas khusus untuk orang - orang yang lulus seleksi tes bahasa inggris dengan nilai baik dikumpulkan disini. Saat fira memasuki kelasnya matanya langsung menangkap sosok yang akhir - akhir ini terus bersamanya. GAVI
"g usah bengong"ucapnya membuat lamunan fira lenyap
"Jangan bilang lo juga sekelas sama gue"ucap fira takut - takut
"Yup, 100 buat lo"ucap gavi bangga
"Haaaaa... mimpi apa gue satu kelas sama lo gav. Mimpi apa. Dan ini..."ucap fira sambil menunjuk kesamping gavi.
"Curut - curut ini juga sekelas sama lo?"ucap fira mulai frustasi
"Yuuupp"ucap mereka serentak
"Aish.. gue mau pingsan"ucap fira pasrah dan menuju tempat duduknya
---------
"Stst... "
"Stsst..."
"Iih, apaan sih"ucap fira merasa terganggu
"Lo yang namanya afira itu ya?"ucapnya lagi
"Ya, kenapa?"
"Gue ila wulandari, anak paduan suara"
"Owh, kenalan nih ceritanya? Gue fira. Afira Aslla"ucap fira lalu menyerahkan tangannya untuk salaman
"Hoi..."suara itu.
"Apaan?"ucap fira ketus
"Sadis amat lo jadi cewek g kayak ila lemah lembut"
"Aishhh.. gue g Suka dibanding - bandingin tau"ucap fira kesal
"Yelah, duduk gih walikelas mau masuk"ucap gavi
----------
"Huaaaa... gue mimpi apa kok bisa deket sama cowok kayak lo.. huaa.. gue g mau, g mau"ucap fira merajuk
"Lo g bisa menghindar, teman - teman milih lo dan milih gue, so.. kita sebagai ketua dan sekretaris harus idup rukun mulai sekarang.ok"ucap gavi mantap
"Ogaaaahh, gue g mau sama loo"
"Emang ngapain coba?"
"Lo itu nyebelin, suka ganggu gue. Jaiiillll"ucap fira benar - benar frutasi
"Hahh, derita lo kali slla"ucap gavi sambil tertawa bersama teman- temannya
"Wait.. wait.. lo manggil gue apa barusan?"ucap fira ke gavi
"Derita lo kali slla"ucap gavi mengulang
"Jangan panggil gue sllaaa, gue g sukaaa lo manggi gue begituan.."ucap fira lagi
"Bodo amat"ucap gavi tak peduli
"Aisshh, gue keluar"ucap fira pasrah sedangkan gavi hanya bertos ria dengan teman - temanny
"Menarik"ucapnya tipis
----------
"Aaaaaaaaaaaa....." teriak fira
"Kenapa lo?"ucap ori sambil tiduran diatas kasur fira
"Lo ingat gavi, gavi yang gue ceritain kamaren g?"
"Uya"
"Gue sEkelas sama tu kutu, dan gue sekretaris dianya ketua"
"Jodoh tu"timpal dion sambil ikutan tiduran dikasur fira
"No, noooo...jangan sampai"ucap fira mau pingsan
"Lo kenapa sih, kayak apa coba gavi gavi yang lo maksud. Penasaran gue"ucap ori
"Gantengan gue kan ya?"ucap dion bangga
__ADS_1
"Gantengan dia kali"ucap fira keceplosan
"HaHa, ketauan lo naksir dia ya?"ucap ori membuat muka fira merah padam
"Apaan sih, mana mungkin toh kita kayak anjing dan kucing terus"
"Ciee, ngarep lo ya"ucap dion
"Aishh, kagak.. buruan sana kekamar masing - masing mau tidur gue"ucap fira menyerah
--------
"Buruan catet kedepan" bentak gavi
"Aisshh, bentaran napa sih, spidolnya lagi diisi, g sabaran banget sih"
"Gue tu banyak kegiatan, jadi buruan catetnya"
"Sabaran dikit napa sih, kalau g lo aja deh yang nyatet, jadi cowok kok ribet banget lo"
"Lo kali yang ribet"
"Mana pula, lo kali"
"Lo..."
"Lo..."
"Kalian berdua bisa berhenti brantem g sih, kita semua udah bosan lihat celotehan lo, dan ribetnya lo"
"Ya, kalian tu bikin ribet semuanya"
"Trus apa masalah kalian"ucap fira dan gavi berbarengan
"Kalian..!"ucap teman satu kelas
"Gue nyerah"ucap fira akhirnya dan mulai mencatat apa yang ditugaskan oleh guru
-----------
"Lo bawa stengah, gue bawa setengah"ucap gavi
"Ogah, lo aja. Lo kan laki"
PLUKK...
"aww... ishh.. gavi lo lempar gue ya?"
"Bantuin gue g"
"G, gue g mau. Gue mau pulang"
"Lo pulang sama gue, sekarang angkat ni buku setengah, gue setengah"
"Aaaaa..... kalau lo banyak didunia ini mungkin lo yang sekarang udah gue bunuh gav"ucap fira makin gila
"Sayangnya yang kayak gue cuma satu"ucap gavi sambil tersenyum jahil, mengerjai fira adalah salah satu hobinya saat ini
"So, kita langsung pulang atau makan dulu ni?"tanya gavi serius
"Hellow, lo mau ngajak gue makan? Demam lo"ucap fira megang dahi gavi, tidak panas
"Apaan sih pegang - pegang"ucap gavi salah tingkah
"Ciee, dipegang gitu doang mukannya udah merah, cie... gavi salting ya, hahaha"tawa firapun pecah
"Haha, hmmpff.."
"Muutggeelwpsin"ucap fira tak jelas, karena mulutnya ditutup oleh tangan gavi
"G, sampai lo berhenti ketawa"ucap gavi, dan fira hanya angguk - angguk
"Pinter"ucap gavi lalu melepas firaa
"Hahahha, hahahaa... muka lo merah. Haha..haha"ucap fira tertawa keras sambil berlarian
"Awas lo ya"
"Ayo kejar gue kalau dapat, hahaha"ucap fira asih tertawa
HAAPP..
"ciaaayy,,,"teriak fira
"Ketangkap kan lo, rasain"ucap gavi menggelitik fira
"Ampun, ampun.. gue g bakal ngetawain lo lagi.. udah gav, udah"ucap fira ngos - ngosan
__ADS_1
"Yuk, makan dulu"ucap gavi menghentikan aktifitasnya dan berjalan sambil merangkul fira
"Lepasin eh"sungut fira
"Kapan lagi coba bisa rangkul - rangkul lo"ucap gavi tertawa karna berhasil membuat muka fira merah
-----------
"Pesan apa lo"ucap gavi
"Sate aja"ucap fira sambil memainkan hpnya
"Minumnya?"
"Terserah lo aja deh"
"Oke, air putih aja ya"ucap gavi lalu meninggalkan fira yang masih bengong
"Masak air putih doank"gerutunya
Beberapa menit kemudian pesanan datang
"Buruan makan"ucap gavi
"Ya, jangan dilihatin kali gue makannya"ucap fira kesal karena sedari tadi gavi meliriknya
"Makan aja napa, lo grogi atau kenapa?"
"Malu gue, udah madap sana"usir fira
"Yayyya, ni gue blakangin lo"ucap gavi pasrah, melawan fira sama saja membuat gadis itu tidak jadi makan, dengan perasaan yang aneh firapun memakan satenya
"Habisssss....."teriak gavi
"Ha? Cepat banget habisnya"ucap fira sambil mengunyah makanannya
"Bang, martabak mesirnya satu ya"
"What? Lo nambah? Lo makan punya gue aja deh"
"G, lo mesti habisin"bentak gavi
"nih, buat lo separo"ucap gavi sambil meletakkan potongan martabak keatas piring fira
"Gaviiiii..."
"Malu diliatin orang"ucapnya membuat fira diam dan sadar akan situasi
"Awas lo ya"geram fira
----------
"Lo g mau mampir dulu?"ucap fira menawarkan
"G usah, udah malampun. Gue balik dulu ya"ucap gavi mengacak rambut fira
"Apaan sih gav, buruan sana"usir fira sambil menunduk. Mukannya sukses merah karena perlakuan gavi
"Cie, salting ya... muka lo merah"
"G, buruan pergi atau gue tendang lo dari sini"
"Waah, galak amat lo"ucap gavi lalu meninggalkan fira, tak lupa gavi memeletkan lidahnya kefira
"Dasarrr gaviii begoooo, kutuuu kupreeettt loo"teriak fira geram lalu berjalan memasuki rumah dengan menghentakkan kakinya.
"Assalamualaikum"ucap fira tegas
"Waalaikumsallam, kenapa lo"ucap ori
"Kesalll gue sama tuh orang"
"Siapa?"
"Cowok yang tadi ya"ucap dion membuat fira melirik kearah dion
"Ya"tegas fira
"gila, romantis banget bang mereka berdua, cocok.. sama - sama jahil dan cerewet juGa"ucapan dion membuat fira melirik kearahnya
"Pakai acak - acak rambut segala lagi"
"Dioooonn, awas lo ya.. tungguu gueee"ucap fira sambil mengejar dion
"Kejar aja kalau bisa, cieciee.."ucap dion terus menggoda fira
__ADS_1