
Seperti orang pacaran umumnya, kenalan, jadian, ada masalah trus putus. Sama halnya dengan yang dialami oleh fira sekarang. Dia habis diputuskan oleh seorang kapten basket sekolahnya beberapa menit yang lalu, siapa lagi kalau bukan Raxello Race. Seorang kapten basket yang memiliki segalanya, wajah tampan, kaya, disegani banyak orang dan playboy tentunya.
singkat cerita, setelah perkenalan ditepi lapangan basket, fira dan xello bisa dikatakan semakin dekat, pulang sekolah mereka slalu habiskan bersama, dan tepat pada saat itu xello mengungkapkan perasaannya ke fira dan dengan senang hati fira menerima xello. bagaimana tidak, perasaan nyaman bersama xello slalu menghampirinya.
namun, hari ini dan detik ini juga fira dan xello memilih mengakhiri hubungan mereka. bukan karena fira mencari masalah, namun xello yang slalu mengada - ada. katanya ingin serius belajar untuk ujian, dan ingin konsentrasi. nyatanya sudah menggandeng cewek lain diluar sana, dasar playboy.
"dasar playboy"ucap fira
fira geram, dia ingin nangis, tapi masih dia tahan. cewek mana yang bisa sabar melihat mantan kekasihnya menggandeng cewek lain yang bisa dikatakan lebih cantik darinya
"aisshhh..."
"duhh.."
"iihh,, akkhhhhh ribett"
"aaa....aaaaaa"
"fira berisik eh"teriak ori dari kamarnya
"g tau apa gue lagi blajar"teriak dion ikut - ikutan
"mana gue tau, suka - suka gue"teriak fira balik
"aaaaaaaaaaaa...aaaaaa...aaa"
"aaaaaaaaaaaa...aaaahhaaaaa--aaakk"
"aduuuh"cicit fira
"haha, jatuh lo kan"ucap ori bertos ria dengan dion, barusan mereka berdua melempari fira dengan bantal, hal hasil fira terjatuh kelantai
"awas lo berdua yaa"geram fira lalu mengejar fira, belum sempat fira keluar kamar pintu kamarnya sudah terkunci dari luar duluan
"woii, bukain g pintu gue.. woiii.. ma, pa bukain pintunyaa"teriak fira keras
"sampai lo diam gue g bakalan bukain ni pintu, satu lagi. mama sama papa beberapa menit yang lalu pergi ke tempat nenek so lo harus ikutin perintah gue, ngerti?"ucap ori dari luar
"..."
"lo ngerti g?" ucap ori lagi
"...."
"ra, lo masih didalam kan?"
"woi bang lo apain si fira kenapa kagak ada suaranya"
"ra... lo denger gue kan? g becanda ra"
"...."
"bukak gih, dia masih idup atau udah koid"ucap dion serius
"iaiai"ucap ori mulai cemas
CKLEKKK...
"hiaaaatt....."teriak fira
bugh.. bugh.. bugh.. plakk...
"rasain, kalian berdua harus dikasih pelajaran"
"ampun ra, ampun"
__ADS_1
"lo, lo yang ngunci gue kan?rasain ini"ucap fira memukul ori dengan bantalnya
"lo juga dioon"ucap fira mengglitik dion
"ampun, ampun"ucap ori dan dion lemas, firapun akhirnya melepaskan kedua saudaranya
"mau berurusan sama gue lagi ha?"ucap fira garang
"lo kenapa sih?"ucap dion langsung
"patah hati gue, diselingkuhin gue sama tu playboy"
"kan, apa gue bilang, si xello itu g ada baik - baiknya"ucap ori
"ia, lagian kan gue udah pernah bilang sama lo gue liat dia gandeng cewek diluar sana"tambah dion
"lah kok lo semua nyalahin gue, gue kan g tau.. huaaaaaaaaaaa"tangis fira pecah
"lah, kok nangis?"ucap dion bingung
"gue laperrr, perut gue udah bunyi - bunyi dari tadi"
"yaudah yuk makan"ucap ori masuk kekamarnya dan keluar sambil membawa kunci mobil dengan jacket dibahunnya
"makan diluar?"ucap fira dan dion barengan, sedangkan ori hanya mengangguk lalu turun kebawah
"yeeeeeee"teriak dion dan fira lalu berlari kekamarnya dan keluar dengan menggunakan jacket yang sama dengan yang dibawa ori
-------------
"uang siapa ni?"ucap fira to the point
"dapat dari mana?"tanya dion sambil mengunyah makanannya
"gue nabung kali, emang kalian. BOROS"ucap ori dimuka kedua adiknya
"ish, jorok banget lo bang"ucap fira lalu melap mukannya
"jorok - jorok"
"oya, kapan lo bawak cewek lo kerumah? gue sepi ni"
"uhuk..huk.."ucapan fira membuat ori tersedak
"lo kalau ngomong mikir dulu napa"ucap ori kesal
"lah, kok nyalahin gue, kan cuma nanya?"ucap fira bingung
"lo bukan salah nanya, tapi salah ngasih pertanyaan"ucap dion membuat ori menatap adiknya dengan sudut mata
"bang ori mah mana berani deketin cewek yang dia suka, palingan dilihat dari jarak jauh aja, ia kan bang?"goda dion
SKAK.. MAT
"hahahaha, lo tau dari mana ion?"ucap fira mengejek ori
"gue udah dua kali liatin dia ngikutin cewek diam - diam"
"hahha, lucu banget tau g, ternyata seorang Orion Asllar kayak gini ya? pemalu.. haha"ucap fira mengejek ori
"apaan sih, lo aja yang g tau"ucap ori menahan malu
__ADS_1
"siapa sih bang cewek yang lo ikutin?"
"kalau udah jadi sama gue ntar gue kenalin"ucap ori pasrah lalu menerawang melihat jalanan
"galau dia"bisik fira ke dion
"beruntung banget kita, yuk makan punyanya dia"tunjuk dion ke arah makanan ori
----------
"how about your feel now aflaa"
"bad"
"why?"
"udah sana gav, jangan gangguin gue terus eh. bosen gue liat muka lo"tukas fira
"loh, aflaa kok marah - marah gitu, yayang aga kan jadi sedih"
"idihh, yayang agaa.. sejak kapan nama lo aga?"tanya fira
"sejak gue manggi lo aflaa"ucap gavi cengengesan
Selama fira dan xello pacaran gavi tau diri, dia menjaga jarak demi kenyamanan fira, dia tau kalau xello tak pernah suka padanya. namun, semenjak fira putus dengan xello, gavi dan fira kembali dekat seperti sekarang. dan aflaa adalah panggilan khusus untuk fira dari gavi.
"mau kemana manis?"goda gavi sambil memasangkan helm kekepala fira
"terserah"ucap fira pasrah
"kok g semangat gitu, gue cium ntar lo"goda gavi lagi
"lo mau antar gue pulang atau gimana sih"bentak fira
"idih, lo menakutkan juga kalau marah ya"ucap gavi sambi menarik fira menyuruhya untuk naik keatas motor
"kita mau kemana sih gav"tanya fira
"tenang dan liat aja ntar"ucap gavi membuat fira mendengus kesal
beberapa menit kemudian gavi memberhentikan motornya, lalu menarik tangan fira dan mengajaknya berlari kencang
"gavi, kita mau kemana?"ucap fira ngos - ngosan
"dikit lagi sampai"ucap gavi menyemangati fira
"tapi kan gu-- gav-- ga- gavii, ini .. ini indah banget"ucap fira lalu berhambur kepelukan gavi
"ehehehe"ucap gavi tertawa sambil mengelus puncak kepala fira
"eh, maaf"ucap fira sadar dengan posisinya
"gpp kali ra, sama gue juga"ucap gavi mengajak fira berjalan ke pohon yang lumayan rindang untuk berteduh
"makasih ya gav"ucap fira sambil bersandar kepundak gavi
"makasih buat?"
"buat semuanya, lo slalu ada buat gue, lo slalu ngerti posisi gue gimana dan lo slalu bisa buat gue marah, tertawa dan menangis dalam satu waktu. makasih gav. Dan gue mohon banget supaya lo maafin gue, karna selama gue pacaran sama playboy cap tombak itu lo gue abaikan, maaf gav"ucap fira tulus
"itu emangan tugas gue sebagai sahabat lo ra, jangan bahas - bahas dia lagi, pengen gue hajar dia"ucap gavi lembut, namun ada sesuatu yang mengganjal dihati fira
cuma sebatas sahabat ternyata ucap fira dalam hati dan kemudian tersenyum, jangan berharap lebih ra, gavi punya pacar dan mereka begitu setia
__ADS_1