
Andre dan anak buahnya tiba di depan rumah Sea dengan langkah tergesa-gesa. Mereka berjalan melewati halaman yang sepi dan pintu depan yang tertutup rapat. Andre mencoba memanggil Alaska, namun tidak ada jawaban. Ia melihat ke sekeliling, mencari tanda-tanda kehadiran adiknya.
"Tidak ada tanda-tanda bahwa Alaska pernah berada di sini," kata Andre dengan nada khawatir.
Anak buahnya menggelengkan kepala. "Sepertinya dia benar-benar menghilang, Bos. Tidak ada petunjuk yang bisa kita temukan di sini."
Andre menatap rumah yang kosong dengan perasaan campur aduk. Keadaan sepi dan sunyi membuatnya semakin khawatir. "Apa dia meninggalkan petunjuk atau pesan apa pun?"
Anak buahnya berjalan mengelilingi rumah, mencari-cari tanda-tanda yang bisa memberikan petunjuk tentang keberadaan Alaska. Namun, hasilnya nihil. "Tidak ada yang saya temukan, Bos. Semuanya bersih dan rapi seperti biasa."
Andre menggenggam erat kepalan tangannya, berusaha mengendalikan kecemasannya. "Kita harus mencari tahu ke mana dia pergi. Lacak setiap kemungkinan tempat yang mungkin dia kunjungi. Segera hubungi semua sumber daya yang kita punya. Saya tidak akan berhenti sampai kita menemukannya."
__ADS_1
Anak buahnya mengangguk tunduk, merasakan urgensi dalam perkataan Andre. Mereka bersiap-siap untuk melacak jejak Alaska, tidak ingin kehilangan adik bos mereka begitu saja. Ketika mereka meninggalkan rumah Sea, langit mulai redup dan angin berhembus dingin, mencerminkan kegelapan yang menyelimuti hati Andre. Dia bertekad untuk menemukan Alaska, tidak peduli apa yang harus dia lakukan.
Andre merasa cemas dan penuh kekhawatiran terhadap Alaska. Ia merasa takut dengan segala kemungkinan yang mungkin terjadi di sana, terutama mengingat luasnya hutan di daerah tersebut. Andre menyadari bahwa Alaska merupakan tempat yang eksotis dan indah, namun keindahannya juga diimbangi dengan tantangan yang besar.
Ia terbayang dengan bahaya alam seperti badai salju yang bisa melumpuhkan, hewan liar yang bisa berbahaya, atau bahkan tersesat di tengah hutan yang tak berujung. Andre merasa sangat terbebani oleh pemikiran-pemikiran tersebut, sehingga ia khawatir dan berusaha untuk mencari informasi yang lebih mendalam tentang Alaska agar bisa mengatasi rasa takutnya.
Andre duduk di ruang rapat, ekspresinya penuh kecemasan. Ia merasa tak bisa menunggu lagi, keingintahuannya tentang Alaska begitu menggelayut di pikirannya. Andre memanggil salah satu anak buahnya, Sarah, untuk berbicara.
Sarah masuk ke ruang rapat dengan perasaan penasaran. "Ya, Pak Andre. Ada yang bisa saya bantu?"
Andre mengangguk serius dan menunjukkan peta Alaska yang terbuka di hadapannya. "Sarah, aku sangat khawatir tentang Alaska. Hutan yang luas di sekeliling kediaman Sea membuatku semakin penasaran. Aku ingin kamu menjelajahi area sekitar dan mencari tahu apakah ada petunjuk tentang keberadaan Alaska."
__ADS_1
Sarah memandangi peta itu dengan penuh perhatian. "Jadi, Anda ingin saya melakukan pencarian di sekitar kompleks Sea, mencari tanda-tanda yang mengindikasikan adanya hubungan dengan Alaska?"
Andre mengangguk tegas. "Betul. Aku ingin kamu mengumpulkan informasi tentang jejak-jejak atau petunjuk yang mungkin ada di sekitar kami. Apakah ada tanda-tanda atau orang-orang yang memiliki kaitan dengan Alaska? Aku ingin mengetahui segalanya."
Sarah menunjukkan antusiasme. "Baik, Pak Andre. Saya akan segera memulai penyelidikan dan melaporkan hasilnya kepada Anda. Aku akan memeriksa setiap sudut di sekitar kompleks Sea dan mencari tahu apa yang bisa saya temukan."
Andre memberikan senyuman tulus. "Terima kasih, Sarah. Aku benar-benar menghargai bantuanmu dalam mengatasi rasa penasaran ini. Aku percaya bahwa dengan kerja kerasmu, kita bisa mengungkap misteri di balik Alaska yang begitu menarik ini."
Sarah memberikan jaminan kepada Andre. "Anda bisa mengandalkan saya, Pak Andre. Saya akan melakukan segalanya untuk membantu Anda memahami Alaska dan mengatasi kegelisahan yang Anda rasakan."
Andre merasa lega dan penuh harapan setelah percakapan ini. Dia yakin bahwa dengan bantuan Sarah, ia akan mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang menghantuinya seputar Alaska. Mereka berpisah dengan semangat dan determinasi yang sama, siap untuk menjalankan tugas mereka masing-masing.
__ADS_1