Persembunyian Tuan Muda Pewaris Tahta

Persembunyian Tuan Muda Pewaris Tahta
Musuh keluarga?


__ADS_3

Alaska duduk di hadapan keluarganya dengan hati yang berdebar-debar. Dia merasa perlu untuk mengungkapkan sesuatu yang penting. "Mama, Papa, aku ingin berbicara dengan kalian tentang Sea," ujar Alaska dengan suara yang bergetar.


Papa Alaska mengerutkan kening, namun memberikan Alaska kesempatan untuk melanjutkan. "Apa yang ingin kamu katakan tentang Sea, Alaska?"


Alaska menarik nafas dalam-dalam. "Kamu tahu, keluarga Sea adalah musuh keluarga kita di masa lalu. Tapi, setelah mengetahui fakta itu, aku semakin yakin bahwa kita harus berusaha untuk menyayangi Sea. Kita tidak boleh membiarkan masa lalu menentukan hubungan kita dengan orang lain."


Mama Alaska menatap Alaska dengan rasa kagum dan kebanggaan. "Anakku, itu adalah sikap yang sangat mulia. Tapi apakah kamu yakin bahwa kita bisa memaafkan dan menyayangi mereka setelah segala yang terjadi?"


Alaska menatap keluarganya dengan tulus. "Aku percaya bahwa cinta dan pengampunan memiliki kekuatan yang luar biasa. Jika kita membuka hati kita dan memberikan kesempatan kepada Sea, mungkin kita bisa merubah sikap dan menumbuhkan hubungan yang harmonis."

__ADS_1


Papa Alaska mengangguk perlahan, ekspresi wajahnya menunjukkan pertimbangan yang serius. "Kamu benar, Alaska. Masa lalu tidak boleh mengikat kita selamanya. Kita harus memberikan kesempatan kepada mereka untuk membuktikan bahwa mereka telah berubah."


Alaska tersenyum lega mendengar dukungan dari kedua orang tuanya. "Terima kasih, Mama, Papa. Aku tahu bahwa ini tidak akan mudah, tapi jika kita mencoba dengan tulus, siapa tahu hubungan kita dengan keluarga Sea bisa menjadi lebih baik."


Mama Alaska mengulurkan tangannya dan memegang tangan Alaska dengan lembut. "Anakku, kita akan mencoba yang terbaik untuk membuka hati kita. Kita akan memperlakukan Sea dengan penuh cinta dan pengertian."


Alaska merasa haru dan bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh keluarganya. Dia merasa optimis bahwa dengan kebersamaan dan komitmen mereka, mereka bisa membangun jembatan yang kuat antara keluarga Alaska dan keluarga Sea.


Dalam kedamaian dan tekad yang bersama, keluarga Alaska berjanji untuk memberikan cinta dan kesempatan kepada keluarga Sea, mengabaikan masa lalu yang kelam. Mereka siap memulai perjalanan menuju rekonsiliasi dan kehidupan yang lebih baik bersama.

__ADS_1


***


Alaska duduk sendiri di kamar, kebingungan dan kecemasan melanda pikirannya. Meskipun keluarganya telah memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada keluarga Sea, Alaska merasa ragu untuk memberitahukan masalah ini kepada Sea. Dia tidak ingin Sea terbebani dengan fakta bahwa keluarganya dulunya adalah musuh keluarga Sea. Alaska takut itu akan mempengaruhi pikiran dan perasaan Sea.


Dengan berat hati, Alaska memutuskan untuk menjaga rahasia ini untuk sementara waktu. Dia ingin Sea tetap tenang dan bahagia, terlepas dari konflik di antara keluarga mereka. Alaska berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan melindungi Sea dengan segenap kemampuannya dan memastikan bahwa Sea tidak terpengaruh oleh perseteruan masa lalu.


Alaska menyadari bahwa ini bukanlah keputusan yang mudah, namun dia merasa itulah yang terbaik untuk saat ini. Dia akan tetap menjadi pendukung dan pelindung Sea, tidak peduli apa yang terjadi. Alaska berharap bahwa dengan waktu, ketulusan, dan cinta yang mereka miliki, mereka dapat mengatasi setiap rintangan yang mungkin muncul di masa depan.


Dengan hati yang penuh harapan, Alaska berjanji untuk tetap menjadi kekuatan yang kuat bagi Sea, walaupun mungkin akan ada saat-saat sulit yang harus dihadapi. Dia yakin bahwa cinta mereka akan mampu mengatasi segala halangan dan membawa kedamaian yang mereka cari bersama.

__ADS_1


__ADS_2