
Alaska merasa jantungnya berdetak kencang saat mobilnya dengan cepat menghindari seseorang yang hampir menjadi korban kecelakaan. Namun, rasa terkejutnya melampaui semua perasaan ketika ia menyadari bahwa orang yang hampir ia tabrak adalah Sea, orang yang telah lama ia rindukan.
Alaska segera berhenti mobilnya dan keluar dengan tergesa-gesa. Ia melihat Sea yang terguncang dan ketakutan, berdiri di tengah jalan dengan tatapan penuh keterkejutan. Kedua mata mereka saling bertemu, dan dalam sekejap, semua keraguan dan kesalahpahaman terlupakan.
"Sea! Apa yang kamu lakukan di sini? Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Alaska dengan suara penuh kekhawatiran.
Sea tersenyum lemah, namun masih terlihat gemetar. "Aku... aku kabur dari tempat Audi. Aku takut, Alaska. Aku tak tahu harus pergi ke mana."
Alaska dengan cepat mendekati Sea dan memeluknya erat. Rasa lega dan kebahagiaan memenuhi hatinya saat ia menyadari bahwa Sea aman dan kembali di sisinya.
Sea merasa lega dan bersyukur bahwa akhirnya ia bisa bertemu dengan Alaska lagi. Mereka duduk di pinggir jalan, berbicara dengan penuh kehangatan dan kegembiraan.
"Alaska, aku tak percaya aku bisa melihatmu lagi," kata Sea dengan suara penuh emosi. "Aku begitu takut dan terombang-ambing di dunia luar sana. Tapi sekarang, kamu ada di sini."
__ADS_1
Alaska tersenyum lembut, mengusap lembut punggung Sea. "Aku tidak akan pernah membiarkanmu sendirian, Sea. Aku akan selalu ada untukmu."
Sea menatap Alaska dengan penuh rasa terima kasih. "Aku sangat merindukanmu, Alaska. Tidak ada tempat yang lebih baik bagiku selain bersamamu."
Alaska menggenggam tangan Sea dengan lembut. "Kita telah melewati banyak hal bersama, Sea. Dan aku berjanji, kita akan menghadapi masa depan ini bersama-sama. Tidak ada yang bisa memisahkan kita lagi."
Sea merasakan kehangatan dan cinta yang memenuhi hatinya. Ia tahu bahwa ia telah menemukan tempatnya, di samping Alaska. Mereka berdua saling melihat, meyakini bahwa perjalanan mereka bersama akan membawa kebahagiaan dan kekuatan yang tak tergoyahkan.
"Jangan khawatir, Sea. Aku di sini sekarang. Kita akan menyelesaikan semuanya bersama," ucap Alaska dengan penuh kehangatan.
Mereka berdua berdiri di pinggir jalan, membiarkan momen itu menyatu dengan kedamaian. Alaska merasa berterima kasih kepada nasib yang telah mempertemukannya kembali dengan Sea, dan ia bertekad untuk melindungi Sea dengan segenap kekuatannya.
Mereka berdua menyadari bahwa perjalanan mereka masih panjang, tantangan masih menanti, tetapi mereka memiliki satu sama lain. Alaska bersumpah untuk menjaga Sea dari bahaya dan mengisi hidup mereka dengan cinta, kebahagiaan, dan keamanan yang selama ini mereka rindukan.
__ADS_1
Alaska duduk di samping Sea, memandanginya dengan penuh kepedulian dan ketulusan. Dalam hatinya, ia membuat janji yang kuat kepada dirinya sendiri.
"Sea, aku berjanji padamu," ucap Alaska dengan suara tegas. "Aku tidak akan pernah membiarkanmu terluka lagi. Aku akan melindungimu dengan segala yang kuat dan kuasa yang ada padaku."
Sea menatap Alaska dengan penuh harapan. "Benarkah, Alaska? Aku begitu takut kehilanganmu lagi."
Alaska meletakkan tangannya di atas tangan Sea dengan lembut. "Kamu adalah segalanya bagiku, Sea. Aku akan menjaga dan melindungimu sepanjang hidupku. Tidak ada kekuatan apa pun yang akan menghalangi kita."
Sea merasakan kehangatan janji Alaska yang mengalir ke dalam dirinya. Ia merasa aman dan dilindungi di sampingnya. "Terima kasih, Alaska. Aku percaya padamu."
Alaska tersenyum, mencium kening Sea dengan penuh kasih sayang. "Aku tidak akan pernah mengecewakanmu, Sea. Bersamamu, kita akan menghadapi segala rintangan dan menjalani kehidupan yang penuh kebahagiaan dan kecintaan."
Mereka saling berpegangan tangan, meneguhkan janji mereka satu sama lain. Di dalam hati Alaska, tekadnya semakin kuat untuk melindungi Sea dan memberikan kebahagiaan yang selama ini ia rindukan. Mereka berdua siap melangkah maju dalam petualangan hidup mereka bersama, dengan keyakinan bahwa bersama-sama, mereka bisa menghadapi dan mengatasi segala hal.
__ADS_1