
Tengah malam yang sunyi, Alaska terbangun dari tidurnya dengan perasaan gelisah yang memenuhi pikirannya. Dia membaringkan dirinya di tempat tidur, namun tidak bisa merasakan kenyamanan untuk kembali tidur. Pikirannya dipenuhi oleh sesuatu yang terus mengganggunya, dan dia merasa perlu untuk memikirkannya.
Alaska memutar-mutar di tempat tidur, mencoba mengatasi kegelisahannya. Pikirannya terus menerawang ke dalam kegelapan, mencari jawaban yang dia butuhkan. Ada sesuatu yang tak henti-hentinya memanggilnya, memaksa dia untuk menghadapinya.
Dalam ketenangan malam, Alaska merenungkan segala kemungkinan dan kekhawatiran yang menghantui pikirannya. Dia mencoba mengurai benang kusut pikirannya, mencoba mencari pemahaman yang hilang.
Dalam keheningan, Alaska menyadari bahwa perasaan gelisahnya bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan. Ada masalah yang perlu dia hadapi, ada pertanyaan yang harus dia jawab. Dia merasa tidak bisa mengabaikannya lagi.
Dengan langkah-hatihati, Alaska meninggalkan tempat tidurnya dan berjalan pelan menuju ruang tengah. Dia duduk di sofa, membiarkan malam memberikan suasana yang tenang dan kedamaian yang dia butuhkan untuk memikirkan dengan jernih.
__ADS_1
Di dalam kegelapan, Alaska berusaha membenahi kekacauan yang ada di dalam pikirannya. Dia mencari solusi, mencari kejelasan. Malam itu, dia memutuskan untuk menghadapi sesuatu yang selama ini dihindarinya, karena dia tahu bahwa hanya dengan menghadapinya, dia bisa menemukan ketenangan yang dicarinya.
Dalam keheningan malam, Alaska duduk dengan tenang dan membiarkan pikirannya mengembara. Dia memikirkan masa lalunya, masa depannya, dan segala hal yang mengganggu pikirannya. Dia menyadari bahwa hanya dengan menghadapi rasa gelisahnya, dia bisa menemukan kedamaian yang dia cari.
Alaska bersiap menghadapi apa pun yang muncul dalam perjalanan hidupnya. Dia siap untuk mengatasi rintangan dan mencari jawaban yang dia butuhkan. Meskipun malam itu penuh dengan ketidakpastian, Alaska memiliki keyakinan bahwa dia akan menemukan jalan keluar dari kegelisahan yang menghantuinya.
Alaska merasa hatinya berdebar kencang saat menerima pesan tak terduga dari nomor yang tidak dikenal. Saat dia membuka pesan tersebut, dia melihat foto seseorang yang terlihat hampir mirip dengan Sea sedang berlibur di luar negeri. Namun, sesuatu yang mengejutkan terlihat dalam foto tersebut – orang tersebut memiliki tahi lalat di pipi yang sangat mirip dengan Sea.
Pertanyaan-pertanyaan itu bergulir di benak Alaska saat dia mencoba menghubungkan titik-titik di antara semua yang telah terjadi. Pikirannya dipenuhi oleh teka-teki yang semakin rumit, dan dia merasa semakin terjebak dalam labirin yang tak terduga.
__ADS_1
Dalam kebingungan dan ketidakpastian, Alaska menyadari bahwa dia harus mencari jawaban. Setelah beberapa saat memikirkan foto misterius yang dia terima, Alaska memutuskan untuk melanjutkan tidurnya. Meskipun pikirannya dipenuhi oleh pertanyaan dan kekhawatiran, dia menyadari bahwa tidak ada gunanya terjaga semalaman tanpa jawaban yang pasti.
Dalam kegelapan kamarnya, Alaska berbaring kembali di tempat tidur dan menutup matanya. Dia memaksa dirinya untuk melepaskan kegelisahan dan memberikan dirinya kesempatan untuk beristirahat. Dia tahu bahwa esok hari akan menjadi kesempatan baru untuk mencari jawaban yang dia butuhkan.
Dalam keheningan malam, Alaska merasakan kelelahan menghampirinya. Pikirannya yang semula begitu aktif dan bergejolak mulai mereda perlahan. Dia memilih untuk fokus pada napasnya yang tenang dan meresapi sensasi kenyamanan tempat tidur di sekitarnya.
Dengan perlahan, Alaska terlelap dalam tidurnya, berharap bahwa saat dia bangun nanti, jawaban yang dia cari akan segera datang. Dia menghibur dirinya dengan pemikiran bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa dihadapi dengan ketenangan dan keberanian yang dia miliki.
Malam berlalu dengan tenang, Alaska tertidur dengan harapan dan keyakinan dalam hatinya. Dia tahu bahwa dalam perjalanan hidupnya, ada hal-hal yang tidak selalu bisa dipahami dengan cepat. Namun, dia juga yakin bahwa ketekunan dan keberanian akan membawanya menuju jawaban yang dia cari.
__ADS_1
Dalam tidurnya, Alaska membiarkan mimpi membawanya menjelajahi dunia yang tak terbatas. Dia tahu bahwa tak peduli apa pun yang terjadi, dia akan menghadapinya dengan kepala tegak dan hati terbuka.