Playboy Penakluk Hati

Playboy Penakluk Hati
eps16 ( Jatuh Cinta?? )


__ADS_3

#Taman Sekolah


"Rey, lo kenapa?" Yanya Bagas yang sedang duduk di sebelahnya.


"Enggk" Singkat Rey.


"Halah... bohong lo, gue tau Rey kalo lo tuh gak kenapa-napa. Udah ceritain aja sama gue, lo kenapa? "


"Gue bingung sama perasaan gue " lirih Rey.


"Bingung? bingung kenapa lo? tumben banget lo galau begini"


"Gue bingung sama perasaan gue ke si Calya... kenapa setiap gue deket dia jantung gue kayak mau copot, terus pas tadi gue liat dia sama cowok lain hati gue sakit "


"Ppffhh hahaha..." Mendengar perkataan Rey, Bagas tertawa terbahak-bahak.


"Kenapa lo malah ketawa sih" kesal Rey yang melihat bagas menertawakannya.


"Eh be*o lo bukan anak kecil lagi yg perlu dikasih tau soal begituan... Anak SD juga tau kali soal yg begini"


"Jadi maksud lo? gue... " ucap gantung Rey yang sedang bingung dengan perasaannya saat ini.


"Iya bener, lo pasti udah jatuh cinta sama si Calya" lanjut Bagas yang terlihat serius.


"Tapi ini gak mungkin, gue kan cuman mau main-main aja sama dia Gas..."


Niat Rey mengejar Calya sebenarnya hanya untuk bermain saja. Dan Rey selama ini tak pernah serius jika ia sedang menjalin kasih dengan seorang wanita. Baginya, seorang wanita hanya baju yang dipakai langsung lepas. Maka dari itu, ia baru kali ini merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya, jika ia sedang berada dekat dengan Calya.


"Mungkin ini karma buat lo Rey, hahaha... lo gak pernah serius sama pacar-pacar yang sebelumnya. Jadi gini deh nasib lo hahaha" ujar Bagas yang disela oleh tawanya.


DUKK


Mendengar ejekan Bagas, Rey langsung menoyorkan kepalanya karena kesal.


"Gue gak percaya sama omongan lo, gue gak mungkin jatuh cinta sama tu cewek. Udahlah gue mau ke kelas " Rey pergi melangkah dan di ikuti Bagas dari belakang.


.


.


.


.


Sepulang sekolah, Calya dan Cindy menuju ke parkiran untuk mengambil kendaraannya.


disaat mereka berdua menuju motor, tiba-tiba saja ada mobil yang menyela langkah mereka.

__ADS_1


"Hai Al, Cin " Sapa Adit berada didalam mobil yang sempat menyela langkah mereka.


"Eh Adit, ada apa? " tanya Cindy.


"Bareng gue yuk " ajak Adit pada mereka berdua.


"Maaf Dit, kita bawa motor" jawab Calya.


"Yah padahal, gue mau ajak kalian pulang bareng"


"Lain kali aja ya Dit "


"Yaudah deh gue duluan yah, bye " Ucap Adit sambil melambaikan tangannya kepada mereka berdua dan langsung melajukan mobilnya.


" iya, bye " Bareng mereka yang membalas lambainya.


Melihat kejadian itu, Rey yang berada di dalam mobil tepatnya dibelakang mereka, ia merasa sangat kesal melihat Calya dengan Adit saling melambaikan tangan dan tersenyum.


"Ahhh sial!! " umpat Rey sembari memukul kemudi dengan kesal. Dan ia pun melajukan mobilnya.


Setelah sampai rumah, Calya segera berganti pakaian karena ingin pergi bekerja. Dan ia pamit terlebih dahulu kepada ibunya.


"Bu, Al pamit yah dan ibu jangan lupa minum obat." pamit Calya.


"Iya nak, uhuk... berhati-hati lah "


Calya pun melajukan motornya ketempat ia bekerja. Setelah ia sampai, ia melihat tante Mirna sedang menghitung sebuah bon.


"Selamat siang tante Mirna..." sapanya.


"Eg kamu Al, baru pulang sekolah?" tanya Mirna.


"Iya tan. yasudah Al pergi kebelakang dulu yah"


"Iya "


Calya pergi kebelakang untuk mengerjakan pekerjaannya.


Di satu sisi, Rey sedang berada di balkon kamarnya. ia termenung sambil mengingat perkataannya dengan Bagas tadi di taman sekolah.


"Apa bener, gue jatuh cinta sama Calya!?" gumamnya.


"Ahh tapi ini gak mungkin. " Gumamnya kembali sambil mengacak-ngacak rambutnya. ia sangat bingung dengan hatinya sekarang.


Dan ketika Rey sedang bergulat dengan pikirannya tiba-tiba...


DOORRR

__ADS_1


"GUE CINTA SAMA LO... Eehh " Latah Rey karena ia sangat terkejut.


"APA!?? lo cinta sama gue Rey!! OMG... " Ternyata Bagas lah yang mengejutkannya.


"Bre***k lo!!!" kesal Rey sambil memukul kepala Bagas.


"Ampun Bos... Gue tadi gak sengaja liat lo bengong sendirian disini, gue takutnya lo kesambet dan roh lo nyangkut dipohon toge hahaha... " Canda Bagas yang hanya dibalas pukulan lagi oleh Rey.


"Iya-iya gue becanda, gue becanda " sela Bagas yamg sedang dipukuli oleh Rey. Dan itu hanya candaan mereka berdua saja.


"Ganggu gue aja lo... Dasar panci item " ucap Rey yang memberhentikan pukulannya itu.


"Hahaha... Rey lo lagi mikirin Calya ya? "


"Sotoy lo "


"Gue gak sotoy, gue yakin lo lagi mikirin dia "


"Ahh bodo lah, bukan urusan lo!" Rey pun pergi keluar kamar meninggalkan Bagas.


"Eh mau kemana lo!? " teriak Bagas, lalu meningikutinya dari belakang.


"Ngapain lo ngintilin gue? gue serasa bapak lo tau, yang selalu di ikutin lo " ujar Rey sembari menurunkan anak tangga.


"Lo kan bebeb nya gue " sengir Bagas


"Eh gue normal yah..."


"Buktinya, tadi lo di balkon nyatain cinta sama gue" ucap Bagas yang tak mau kalah


Ketika mendengar ucapan Bagas, seketika Rey memberhentikan langkahnya.


"Itu gara-gara lo yang ngagetin gue... kalo gak lo kagetin mana ada gue latah kayak gitu. Dann yang perlu lo tau, mana mau gue sama bulu jigong kayak lo " Rey pun kembali melangkahkan kakinya.


"kalo gue bulu jigong, berarti lo jigong nya dong!! Hahaha... " Setelah berkata seperti itu kepada Rey, Bagas langsung lari terbirit-birit karena takut amukan dari Rey.


.


.


.


*mohon dukungannya ya teman-teman... bantu untuk like & coment & vote & rate5


Terima kasih😊...


Jaga kesehatan😷 dan selalu semangat semua💪*...

__ADS_1


__ADS_2