Playboy Penakluk Hati

Playboy Penakluk Hati
eps04(Cowok Gila)


__ADS_3

#DISEKOLAH


Saat Calya menuju ruang kelas, dia dikagetkan oleh sesosok pria yang sedang menghadangnya didepan pintu kelas. Sehingga membuat semua orang iri dengan Calya. Tentu saja iri, orang yang menghadangnya didepan ruang kelasnya itu ialah seseorang yg dikagumi oleh semua orang. siapa lagi kalau bukan Rey.


"Selamat pagi Calya ku" ujar Rey sambil menampilkan senyum mautnya itu, sehingga membuat orang-orang terpana olehnya. Tetapi tidak dengan Calya.


"Apa-apaan sih lo, minggir gak!? gue mau masuk nih" Calya sangat geram dengan tingkah Rey yang menurutnya itu lebay.


"Gausah jutek-jutek napa, nanti cantiknya ilang loh" goda Rey


"Apaan sih, udah minggir gak lo!"


"Oke, tapi dengan satu syarat" ucap Rey sambil melipatkan tangannya di dada.


"Heh emang lo siapa hah! emang ini sekolah nenek moyang lo apa pke syarat-syarat segala, awas minggir gak!?" Calya sangat kesal dengan tingkah Rey


"Gak mau! kalo lo gak mau syarat dari gue oke, gue akan peluk lo didepan semua orang disini" Ancam Rey


Mendengar ancaman dari Rey, Calya sempat terkejut tetapi ia tidak yakin dengan acamannya itu


"Gila lo yah, awas minggir gak! gue pegel nih!!"


Seketika itu Rey melangkah mendekati Calya, refleks Calya pun memundurkan langkahnya.


" gak mungkin kan dia beneran mau meluk gue !? " gumam Calya dalam hati


"Heh cowok gila! lo mau ngapain hah" Bentak Calya sambil terus memundurkan langkahnya sehingga ia terpojok di dinding.


" Menurut lo!? heh "sambil menampilkan senyum smriknya.


Tanpa mereka sadari banyak murid yang sedang menonton adegan mereka. banyak juga yang mencibir Calya.


"heh liat tuh si Calya, dia sok jual mahal banget sih jadi cewek" kata salah satu siswi.


"iya so' cantik lagi hih" jawab teman disebelahnya.


"kalo gue jadi dia udah gue terima tuh kak Rey, ganteng gitu matanya rusak kali yah si Calya".


Dan masih banyak umpatan-umpatan dari fans-fans nya Rey kepada Calya.


sontak saja Calya merasa terganggu dengan itu.


"Daripada gue dipeluk si cowok gila ini, mending gue terima aja deh... Apalagi didepan banyak orang, bisa mati gue diamuk sama fans nya" Gumam Calya dalam hati.


"oke-oke gu... gue terima syarat dari lo! tapi, jauh-jauh dulu lo dari gue" sambil mendorong tubuh Rey.

__ADS_1


"Yes misi gue bakal berhasil "ucap Rey dalam hati.


"Gitu dong, dari tadi ke' kan gak buang-buang waktu berharga gue" ucap Rey yg langsung memundurkan tubuhnya kebelakang dengan beberapa langkah.


"Hah! gue gak salah denger apa, kata dia buang-buang waktu dia! helloo bukannya kebalik yah" umpat Calya dalam dengan kesal.


"Iya, cepet apaan?" ucap Calya dengan menahan rasa kesalnya.


"Gue mau... Lo Dinner sama gue nanti malam" setelah mendengar syarat dari Rey sontak saja semua orang terkejut olehnya, tak terkecuali Calya.


"APA!! gak gue gak mau, apa-apaan lo ngajak dinner gue gak ada faedahnya"


"Ok, kalo lo gak mau gue akan peluk lo dalam itungan ke-3, 1..2..ti.."


"oke-oke gue mau! PUAS LO!! cepet minggir" Calya pun langsung mendorong Rey dan masuk kelas.


Setiba di mejanya, tak henti-henti nya Cindy mengoceh tentang perihal atas kejadian menimpa sahabatnya itu.


"Wahh Al, lo semalam mimpi apaan! gue gak nyangka kak Rey ngajak lo dinner... seharusnya lo tuh bersyukur al bisa diajak dinner sama kak Rey, banyak noh cewek-cewek diluaran yang ngantri bah... " ketika itu Calya langsung membungkam mulut Cindy dengan tangannya.


"Bisa diem gak lo Cin, gue pusing tau dengerin ocehan lo! bersyukur dari mananya, yang ada gue tuh sial tau gak" ucap Calya dengan sedikit kesal..l


"iya-iya deh sorry"


Selang beberapa menit kemudian bel masuk pun berbunyi yang melerai pembicaraan mereka.


"Yok Al ke kantin udah laper nih gue, cacing-cacing kesayangan gue udah memberontak minta makan" ucap Cindy sambil mengelus-elus perutnya


"Lebay deh lo, hayu lah gue juga laper banget"


#DIKANTIN


Sesampainya di kantin mereka pun duduk disalah satu meja yang masih kosong.


"Al lo mau pesen apa? biar gue pesenin nih" tanya Cindy


"Gue mau mie ayam sama es jeruk deh yah"


"Siap, gue pesen dulu yah"


"Hmm"


Ketika Calya sedang menunggu Cindy yang sedang memesan makanan, tiba-tiba Rey pun menghampirinya seorang diri karena biasanya Rey berdua dengan Bagas karna Bagas ada keperluan jadi Rey pun sendiri.


"Hallo Al, lo lagi apa?" kata Rey sambil mendudukan dirinya.

__ADS_1


"Galiat apa gue lagi apa! pake ditanya lagi" ucap Calya dengan ketus.


"Yee... kan, gue cuman basa-basi doang ama lo" Calya yg mendengar perkataan dari Rey, hanya memutar bola matanya dengan malas.


"Eh Al lo jangan lupa yah janji lo, nnti kita ketemuan jam 19:00 malam di cafe xxx"


"Hmm" ujar Calya dengan malas.


"Yaudah gue tunggu yah bye" Rey pun beranjak pergi setelah menyampaikan apa yang ia ingin sampaikan.


"Hmm" Calya hanya membalasnya dengan dehemannya saja.


Setelah Rey meninggalkan Calya, tak lama Cindy pun datang dengan pesanan mereka


"Lo lama banget sih, cuman pesen makanan juga"


"Rame oncom... gue juga pegel nih nunggunya"


"yayaya serah lo deh, mana mie ayam gue"


"nih" kata Cindy sambil memberikan pesanan Calya.


.


.


.


.


#Malam pun tiba


Calya keluar dari kamarnya yang sudah berpakai rapih.


"Loh Al, kamu mau kemana udah rapih kayak gini?"


Tanya Maya yg pada saat itu sedang diruang keluarga. Calya menghampiri ibunya terlebih dahulu sebelum dia pergi.


"Al mau keluar dulu ya bu, bentaran doang ko' soalnya ada hal penting. Bolehkan bu?"


"Ya sudah tapi jangan malam-malam yah"


"Iya bu, eh ya bu ayah kemana ko tumben jam segini belum pulang?"


" Ayah lagi keluar kota, katanya buat 3 hari kedepan soalnya ayah lgi ngerjain proyek dari kantor"

__ADS_1


"oh gitu yah... Bu Al pamit yah" ucap Calya sambil menyalami ibunya.


Setelah itu, Calya pun langsung menaiki motor Vespa nya menuju restoran yang ingin ia jumpai bersama Rey.


__ADS_2