Playboy Penakluk Hati

Playboy Penakluk Hati
eps07( Siapa Cepat Dia Dapat )


__ADS_3

Setelah kejadian itu, Calya pun segara masuk ke kelasnya sambil menggerutu kesal akibat apa yg terjadi padanya dengan Rey tadi dibelakang sekolah.


"Al lo gak papa kan?" ujar Cindy yg sudah sedari tadi duduk disebelahnya.


"Hmm" Calya menjawabnya dengan dehemannya saja.


"Lo pasti ada apa-apa kan? cepet ngomong sama gue lo diapain sama kak Rey hah? Cindy merasa khawatir dengan Calya yang sedari tadi hanya diam.


" Cindy ku yg cantikk dan gemesin, gak ada apa-apa ko' tenang aja lo gak usah khawatir sama sahabat lo yang kuat dan tidak mudah di tindas ini hemm" ucap Calya dengan sombongnya.


"kalo lo tau Cin frist kiss gue diambil sama si bre***k itu, pasti lo bakal ketawain gue hiks" lirih calya dalam hati.


"Syukur deh kalo lo gak papa"


Setelah itu bel masuk pun berbunyi, pertanda jam belajar dimulai.


.


.


.


.


#Pulang Sekolah


sesampainya mereka di perpustakaan kota yang baru saja dibuka ditempat itu, Calya dan Cindy terkagum-kagum dibuatnya karena perpustakaan itu sangat luas.


"Wah Al ini bagus bangettt, yaudah nih yuk kita langsung kedalam aja"


"yuk gue udah gak sabar juga nih"


Mereka berdua pun langsung melangkah memasuki perpustakaan itu.


"Cin gue kesebelah sana dulu yah, gue mau cari buku yang horor-horor gitu"


"Iya sana gue disini aja dulu nyari-nyari buku yang menurut gue romantis banget"


" itu sih maunya lo"


"Daripada lo, suka nyari buku yang banyak setannya apa coba faedahnya mending juga lo baca nih buku yang banyak cintanya kan banyak faedahnya" ledek Cindy.


"Heh apanya coba buku kayak gitu banyak faedahnya malah bikin sesat sesaat tau gak"


"yaampun Al kali-kali kek lo baca yang kayak ginian kan banyak faedahnya buat lo secara kan lo bisa ngerasain gimana jatuh cinta, suka sama orang, dan gue heran deh sama lo Al apa jangan-jangan lo suka sesama lagi!?"


"Asal aja lo kalo ngomong, gue tuh normal kali... udah ah gue mau nyari buku dulu"


Calya sedang mencari-cari buku yg dia inginkan. ketika hendak mengambil buku tak sengaja seseorang mengambilnya terlebih dahulu.


"Eh itu kan gue duluan tau yg ambil, sini balikin" ucap Calya dengan kesal kepada laki-laki tampan dihadapannya yg tadi mengambil buku yang hendak Calya ambil.


"siapa cepat dia dapat kan?" ujar laki-laki dengan senyum lesungnya itu.


"kan gue duluan yg liat, trus pas gue mau ambil malah lo duluan yang ambil" Calya pun mengerucutkan bibirnya.


seketika laki-laki itu terpana dengan Calya.


"Wah ni cewek imut banget... cantik lagi" lirih laki-laki itu dalam hati.


"Baiklah, nih saya kasih buku ini sama kamu asalkan setelah kamu membacanya kamu bisakan meminjamkannya kepada saya?" kata laki-laki itu sambil menyodorkan buku itu.


"Benarkah? wah terima kasih... Baiklah saya akan meminjamkan mu setelah saya membacanya. Kalau begitu saya permisi" ketika calya hendak pergi, laki-laki itu mencegahnya.

__ADS_1


"Tunggu dulu, apakah kita bisa berkenalan terlebih dahulu?"


"ah baiklah, perkenalkan nama


saya Calya" ucap Calya sambil mengulurkan tangannya.


"saya Aditya dan panggil saja saya Adit " Adit pun membalas uluran Calya.


"Dan bolehkah saya meminta nomor ponselmu Calya?" ujar Adit sambil menyodorkan ponselnya


" boleh saja" Calya pun langsung mengetikan nomor nya itu.


"Terima kasih"


"Hmm"


Calya langsung meninggalkan Adit.


"Gadis yang unik" lirih Adit dalam hati.


"Cin, lo udah ketemu bukunya?"


"udah kok Al, yuk kita pulang"


Sesampainya Calya dirumah, dia pun segera bergegas kedalam.


" ibu?"


"Uhuukk... Uhukk"


Ketika Calya mendengar suara batuk itu, dia segera bergegas menuju kamar ibunya dengan ter gopoh-gopoh.


"Ya ampun ibu"


"ibu ayo kita kerumah sakit ya bu"


"Tidak usah nak, ibu tidak apa-apa ini cuman sakit biasa uhuk... uhuk"


"Sakit biasa bagaimana bu, ini batuk ibu banyak darahnya kita kerumah sakit yah biar Al pesan taksi online dulu"


ketika Calya hendak memesan driver, ibunya langsung mencegah Calya.


"Tidak usah nak, ibu tidak apa-apa ibu hanya butuh istirahat saja"


"Hufh, baiklah tetapi jika ada apa-apa panggil Al saja yh Al mau ke kamar dulu" Calya pun langsung mengecup dahi ibunya


"Iya sayang, kamu tenang saja yah ibu baik-baik saja"


Calya menuju kamar mandi karena dia tak tahan dengan badannya yang sangat lengket itu menurutnya. Setelah mandi dan berpakaian Calya pun merebahkan tubuhnya ke kasur kesayangannya itu.


"Hah, apa aku cari kerja sampingan yah buat bantu ibu?"


"tapi aku kan belum lulus sekolah, terus mau cari kerja dimana jika sekolah saja belum lulus"


ketika dirinya sedang bergulat dengan pikirannya, telponnya pun berbunyi tanda sebuah notifikasi dari seseorang.


Tring...


+62857...


"selamat malam Calya, ini aku Adit😊"


Calya

__ADS_1


"oh Adit yg tadi di perpustakaan kota itu?"


Adit


"iya ini aku, apakah aku mengganggu mu?"


Calya


"tidak, ada apa yah?"


Adit


"Tidak aku hanya memastikan saja apakah nomor telponmu benar apa tidak😄"


"Haish ni cowok gak ada kerjaan apa" hela malas calya


Calya


" ya ini benar nomor telponku yg asli aku tidak berbohong😒"


Adit


"iya aku percaya sekarang ini nomor telponmu.."


"Calya apakah besok kamu sedang sibuk? bolehkah kita bertemu?"


Calya


"Aku sekolah dan aku rasa, aku sangat sibuk"


Adit


"Baiklah kalau begitu, lain kali jika kamu tidak sibuk aku akan mengajak kamu bertemu😊**"


"walaupun gue nggak sibuk sekalipun, mana mau gue" ujar Calya sambil langsung menyimpan telponnya tak membalas lagi chat dari Adit dan ia pun langsung terlelap tidur.


.


.


.


.


Pagi harinya jam menunjukan pukul 04:50 Calya pun segera bergegas bangun dan bersiap-siap melaksanakan kewajiban nya.


setelah itu, Calya menuju dapur dan berniat membuatkan bubur buat ibunya dan sekaligus membuat sarapan untuknya seorang.


Setelah selesai membuat sarapan dan mamakan sarapannya Calya bergegas menuju kamar ibunya.


"Bu bangun, ini al buatin bubur buat ibu"


" ah Al, tumben sekali kamu sudah bangun pagi-pagi begini, biasanya kamu setelah sholat subuh kamu langsung tidur dan bangun siang" ujar Maya sang ibu.


" itukan dulu bu, sekarang Al ingin jadi lebih dewasa" ucap Calya sambil manampilkan senyum manisnya itu.


"Syukurlah kalau anak ibu ini sudah dewasa, Yasudah sini ibu bisa makan sendiri kamu makanlah dan berangkat Sekolah takutnya nanti terlambat"


" Al udah sarapan ko' tadi, sekarang Al pamit sekolah ya bu" Calya pun menyalami ibunya dan langsung berangkat ke sekolah dengan menaiki motor Vespa nya.


ADITYA WIJAYA


__ADS_1


__ADS_2