Posesif Duda

Posesif Duda
Perkenalan


__ADS_3

Haiii ini cerita pertama yang aku buat jika ada kesalahan pada tulisannya boleh dikomen biar author nya bisa tambah belajar lagi.


...****************...


Aulia Cantika atau kerap di panggil Tika. Gadis yang berusia 22 tahun ini bisa mengeluarkan asi untuk menggantikan ibunya yang tidak bisa mengeluarkan asi lagi. Dia berprofesi sebagai guru TK.



Daniel Wijaya bekerja sebagai CEO di perusahaan Wijaya, berumur 30 tahun yang sudah menduda 4 tahun lamanya. Memiliki seorang putri yang berumur 5 tahun bernama Sheila Wijaya. Daniel harus mengurus anaknya hanya dengan bantuan babby sister saja. Ibu Sheila sudah meninggalkan Sheila saat Sheila berumur 9 bulan dengan mantan kekasihnya dulu.



...------------------...


Di Koridor rumah sakit tampak seorang gadis berjalan terburu buru. Setelah ruangan yang dicari ketemu segera gadis tersebut masuk.


Ceklek


"Ma..... " panggil gadis itu pada wanita setengah paruh baya yang tertidur diatas brankar rumah sakit.


"Iya, baru pulang Tika? " tanya Puspita lemah (Mama Tika)

__ADS_1


Yaa, gadis tadi adalah Cantika yang baru saja pulang mengajar dan langsung mendapatkan kabar dari papanya adiknya sudah lahir.


"Iya ma barusan pulang langsung kesini. Adik dimana ma? " tanya Tika yang tidak melihat sosok bayi mungil dalam ruangan itu.


"Adikmu diruangan bayi, sejak tadi menangis karena kehausan. Asi mama tidak bisa keluar lagi sedangkan adikmu tidak mau meminum susu formula. Sekarang suster lagi memberi stok asi yang ada dirumah sakit ini" Jawab Puspita


"Mama boleh minta tolong padamu Tika? " tanya Puspita penuh harap


"Minta tolong apa ma" Tika merasa ibunya akan meminta hal yang sangat serius.


Puspita menggengam tangan Tika "Apa kamu bisa menggantikan mama untuk memberi asi kepada adikmu?. Stok di rumah sakit hanya beberapa. Mama juga sudah mencari pendonor asi, tapi tidak ketemu juga"


"Kita bisa konsultasi dengan dokter sayang, mama mohon. Tidak ada cara lain jika dibiarkan adikmu akan kehausan. Stok asi hanya tinggal untuk beberapa hari ini saja" mohon Puspita


Tika menghela nafas kasar, bagaimana ini apakah dia harus melakukan itu sedangkan dia saja masih gadis apa kata orang orang nanti.


"Huff, baiklah" setelah berfikir Tika memutuskan untuk menerimanya. Ia tidak boleh egois adiknya memerlukan asi untuk asupan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Puspita dan Tika kini sedang berkonsultasi kepada dokter.

__ADS_1


"Dok ini anak saya yang akan menggantikan saya mengasihi adiknya" ucap Puspita


"Baiklah, ini obat untuk bisa mengeluarkan asi diminum saat malam hari saja sebelum tidur. ketika akan tidur *********** dipijit pijit agar mempercepat proses keluar asi" dokter tersebut menjelaskan sambil memberikan obat kepada Tika


"A-apakah harus dipijit dok" Cicit Tika


"Iya itu harus dilakukan agar proses keluar asinya cepat. Dalam beberapa hari asinya akan keluar"


"Baik,Terima kasih dok. Kami permisi" Pamit Puspita dan karin.


Setelah berkonsultasi kepada dokter kini mereka segera pulang, karena Puspita sendiri pun sudah bisa pulang dengan membawa beberapa stok asi.


kini keluarga Tika sedang dijalan menuju pulang.


"Papa kok lama banget sih" kesal Tika


"Tadi papa beresin rumah dan kamar adikmu sebelum ditempati dulu" Ucap Dimas (papa Tika)


"Ohh kirain kemana dari tadi tidak datang datang" ucap karin.


Terimakasih buat yang udah baca🥰.

__ADS_1


__ADS_2