
"Seharusnya Sinta yang cocok dengannya bukan perempuan itu" Sinta adalah ibu kandung Sheila yang sekarang menetap di luar negeri.
"Uhmmm iya itu benar ma, apa lagi kak Sinta sangat berkelas beda sama perempuan ini"
"BICARA APA KALIAN" Ucap seseorang yang datang dari belakang mereka
Deg
Ibu dan anak itu menoleh kebelakang, deg jantung mereka seakan ingin copot ketika melihat dia belakang papa dan mama Daniel yang kian melangkan cepat menuju mereka.
"BICARA APA KALIAN TENTANG MANTU KU HAH? " Mama Daniel bertanya pada adik tirinya itu.
"AKU BICARA YANG SEBENARNYA KAK, KALIAN MAU SAJA DIBOHONGI OLEH WANITA ITU"
"TAU APA KAMU TENTANG DIA? " papa Daniel angkat bicara tak Terima menantunya di jelek-jelekkan. Untung saja mereka jauh dari tamu undangan.
"PERGI KALIAN DARI SINI, JANGAN PERNAH INJAKKAN KAKI KALIAN DISINI LAGI" Mama Daniel mengusir mereka.
"Lihat saja apa yang akan kulakukan nanti"
Pesta sudah selesai, Daniel langsung membawa sang istri kedalam kamar hotel yang sudah dihias seperti kamar pengantin. Bunga mawar berbentuk love di tengah kasur dan dua angsa. Tika duduk di depan kaca rias membersihkan riasan wajahnya, sedangkan Daniel sedang membersihkan diri. Tika sudah selesai membersihkan riasan wajahnya bertepatan dengan Daniel keluar dari kamar mandi dengan handuk sepinggang. Tika yang melihat itu tanpa salah tingkah dengan pipi yang sudah semerah tomat.
Daniel tersenyum Smirk melihatnya, Daniel mulai melangkah mendekati Tika. Tika yang melihat Daniel melangkah mendekati nya was-was langsung mundur hingga Grep Daniel mendapatkan tangan Tika memojokkan Tika memepet dinding. Keduanya saling berpandangan, Tika menelan nafas kasar saat memperhatikan wajah tegas Daniel. "Apa kamu gugup Hmmm"
"T-Tidak"
"Benarkah?"
__ADS_1
Daniel memajukan wajahnya hingga tak ada jarak lagi antara keduanya. Hidung Daniel dan hidung Tika saling bergesekan. Pandangan Daniel menurun hingga di bibir pink Tika yang sangat menggoda, segera Daniel memiringkan kepalanya dan menyesap bibir mungil itu dengan pelan pelan tapi pasti, kini Daniel mulai melu*** bibir itu. Tika diam tak harus melakukan apa, karena ini pertama baginya. Daniel menghentikan kegiatannya sejenak "Balas C***** ku" Bisik Daniel sensual. Daniel kembali memanggut b**** Tika dan mendapat balasan kaku dari Tika. Tangan Daniel yang sejak tadi menganggur mulai naik berhenti di atas d*** istri meremas dengan pelan hingga membuat si empu melenguh.
Dan terjadinya apa yang seharusnya dilakukan oleh sepasang suami istri. Hasrat yang tertahan sejak 5 tahun kini tertuntaskan. Untung saja Sheila tadi tertidur saat acara belum selesai, mengetahui itu Daniel menyuruh mama dan papanya itu membawa Sheila tidur bersamanya.
Tokk... Tokkk. Tok....
"PAPA MAMA, BUKA PINTUNYA AKU MAU MASUK"
Suara teriakan itu membuat sepasang suami istri mulai terusik dari tidurnya.
"HUAAAAAAA MAMA PAPA BUKA PINTUNYA"
Tika yang mendengar suara tangisan putrinya itu kalang kabut pasalnya ia dan sang suami masih polos tanpa sehelai benang pun. Tika langsung membangunkan Daniel.
"Mass bangun, Sheila di depan menangis"
"MASS! "
"Huh apa sayang" Daniel terkejut
"Itu Sheila di luar menangis"
Daniel segera beranjak buru buru mendekati pintu
"MASSSS!! PAKAI BAJUNYA DULU!! " Muka Tika sudah memerah saat melihat belalai Daniel
"Oh iya aku lupa sayang"
__ADS_1
Daniel langsung memakai pakaian nya yang berserakan di lantai, dan Tika pun bangkit pelan pelan mengambil bajunya yang berserakan di lantai dan menuju ke kamar mandi.
Ceklek
pintu terbuka mendapati Sheila dengan muka merah. Daniel mengangkat sang putri ke dalam gendongannya dan melangkah kembali ke kamar.
"Huaaa Papa Mama jahat, Tinggalin Sheila sama Glanma dan Glanpa hikss"
"Cup cup sudah jangan menangis lagi. Semalam itu Glanma masih rindu sama Sheila jadi Glanma minta Sheila tidur dengannya" Dalih Daniel. Daniel membaringkan Sheila di samping dirinya.
"Papa belbohong"
"Kenapa menangis sayang? " Tika sudah keluar dengan baju santai dan rambut yang tergerai basah.
"Hiks mama, mau sama mama"
Tika langsung membaringkan tubuhnya di samping Sheila
"Sini sama mama" Sheila langsung menghambur kepelukan Tika.
"Mau nen hiks"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bagaimana? Udah makin seru belum?
Vote dan komennya dong!!
__ADS_1
Terimakasih udah baca🥰