
...Happy reading 🥰...
...----------------...
Pagi hari di kediaman keluarga Wijaya tampak lebih ramai dari biasanya. Mereka sedang menikmati sarapan pagi. Di atas meja makan ada berbagai macam makanan.
"Ayo makan jangan malu-malu" Ajak widia
"Iya tante" Sahut Bella
"Bell nanti jadi kan? Gue ngajar dulu, nggak lama kok" Ucap Tika
"Jadi, oke siap buk bos"
Hanya itu percakapan singkat, setelah itu mereka mulai menikmati sarapan mereka.
"Ma, pa Tika berangkat dulu ya. Bell gue berangkat ya" Pamit Tika
"Hati-hati ya sayang"
"Hati hati Tik"
Di dalam mobil yang melaju dengan kecepatan di atas rata-rata Tika mencoba bicara pada Sheila.
"Sheila udah kenalan belum tadi sama Bella sama Mario?"
"Udah ma, Sheila senang deh akhilnya punya teman main. Tapi kakak Mario nggak asik ma, dia diam-diam aja pas Sheila ajak main" Sheila sangat senang karena ada teman bermain ketika di rumah.
"Sheila happy?. Kakak Mario emang pendiam orangnya, jadi Sheila harus sabar ya"
"Happy ma. Sheila sabal kok ma"
__ADS_1
Tak terasa akhirnya mereka sampai juga di sekolah. Tika pun langsung ke kantor dan Sheila masuk ke kelas di antar mbak.
......................
Di mall Tika dan Bella kini berada, sebelum berbelanja Tika dan Bella lebih dulu mengantar anak-anak mereka ke playground supaya lebih leluasa berbelanja.
Setelah mengantar mereka, kini waktunya mereka berbelanja dengan happy. Pertama mereka masuk ke toko yang menjual gaun.
"Woww bagus-bagus banget Tik" Heboh Bella ketika melihat jajaran gaun dan dress yang bergantung di depannya.
"Ck jangan norak Bell" Decak Tika. Temannya ini seperti tak pernah berbelanja saja.
"Kita berpencar carinnya ya" Usul Tika.
"Boleh, nanti kalau masing-masing udah ketemu sama bajunya tunggu di sofa itu aja" Ucap Bella menunjuk pada sofa di dekat pintu keluar.
"Oke" Setelah mengatakan itu mereka langsung berpencar mencari gaun yang akan mereka gunakan nanti malam.
"Ada yang bisa saya bantu mbak? " Tanya pegawai yang tiba-tiba muncul ketika melihat Tika kebingungan mencari dress.
"Bagaimana dengan gaun ini? Saya rasa ini sangat cocok di tubuh anda" Saran pegawai itu
"Sini saya coba dulu" Tika pun langsung ke ruang ganti.
"Tidak buruk juga pilihannya" Gumam Tika
Tika nampak repot ketika mencoba nya. Tapi tak masalah, Tika bisa mengatasinya.
"Wahhhh. Mbak benar benar sangat cantik menggunakan gaun itu" Puji pegawai tadi
"Ya, kamu memang memilih gaun yang terbaik untuk saya" Ungkap Tika.
__ADS_1
Gaun yang dipilih nya itu benar benar membuat Tika berkilau. Dengan bling-bling di sekitar baju menambahkan kemewahan ketika Tika pakai.
Akhirnya Tika memutuskan untuk membeli guan itu. Setelah membayar Tika duduk di sof ayang di tunjuk Bella tadi. Ia menunggu Bella yang kini belum selesai.
Bosan menunggu Bella yang tak kunjung selesai, Tika mengalihkannya dengan membuka ponsel. Baru saja membuka ponsel, banyak sekali notifikasi yang muncul.
Suamiku
Tika kamu di mana sekarang?
Apa aku harus selalu menunggumu membalas pesanku selama berjam-jam lamanya?
Tika!!!!
Balas pesanku
Tika hanya membaca pesan Daniel tanpa membalasnya. Bodoamat jika Daniel marah, hari ini ia ingin merefresh kan otaknya.
Tika kini beralih ke room chat nomor yang tak di kenal.
Tika nampak shock ketika melihat apa yang dikirim oleh nomor tersebut. Nomor itu mengirimkan foto Daniel dengan seorang wanita yang sedang berbelanja tas di toko brand terkenal.
Air mata Tika turun seketika, marah? Kecewa? Tak bisa lagi Tika deskripsikan. Ribuan pertanyaan memenuhi isi pikiran Tika. Apakah sang suami selingkuh di sana dan yang lebih parahnya lagi ia bukan bekerja mungkin di sana. Mungkin saja ia sedang berlibur dengan sang selingkuh.
Bella yang sudah selesai, berjalan cepat menuju Tika. Ia dapat melihat Tika yang sedang menangis dari kejauhan.
"Tik? Apa kamu baik-baik saja" Tanya Bella dengan tangan yang senantiasa mengusap-usap punggung Tika agar Tika lebih tenang.
"Bell, aku ingin nyerah bell hiks" Ucap Tika yang mengadu pada Bella. Tak ingin jadi pusat perhatian banyak orang, Bella membawa Tika ke toilet agar lebih leluasa.
"Hiks bell, dia jahat bell hiks. Dia selingkuh bell" Tangis Tika dalam pelukan Bella
__ADS_1
"Tenang Tik, lo harus kuat. Ingat Sheila, dia udah bergantung banget sama lo. Lo harus balas kelakuannya dengan berkelas, jangan langsung melabrak. Harga diri kita sangat mahal, jadi jangan pernah nangisin laki-laki yang enggak cukup dengan satu wanita. Mending kamu belanja sepuasnya dan nikmati hari ini dengan enjoy. Yuk kita ketempat anak-anak dulu, kita akan makan setelah itu baru ke salon.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...