
...HAPPY READING 🥰...
...----------------...
"Ini sudah 3 hari, apa kamu sudah ada jawaban? "
"Iya, sudah"
"Jadi apa jawaban mu? "
"Aku menerimanya"
Daniel yang mendengar jawaban Tika menghela nafas lega, akhirnya tika menerimanya. Daniel membawa badan Tika kedalam pelukannya dan mengecup kening Tika "Terimakasih banyak sudah menerima duda ini" ucap Daniel, ia melepas pelukan mereka. Daniel melihat pipi Tika bersemu merah. Daniel terkekeh melihatnya "lucu sekali" batinnya
"pipi mu kenapa" goda Daniel
"Ehm-ehmm ii-ni aku pakai blush on yaa blush on hehe"
Daniel menaikkan sebelah alisnya pura pura tak percaya. "Benarkah?"
"I-iya benar kok" Jawab Tika gugup
3 bulan berlalu Tika dan Daniel kini sudah mempersiapkan pernikahan mereka mulai dari fitting baju, wo, dll. Mereka akan melangsungkan pernikahannya 2 minggu lagi tepat di hotel keluarga Wijaya.
__ADS_1
Orang tua Daniel juga sudah kembali dari London beserta keluarga besarnya. Tika dan keluarga Daniel sudah berkenalan dan mereka memperlakukannya dengan baik kecuali tante dan anaknya itu. Mereka merasa tak percaya pada Tika yang mengeluarkan asi padahal masih gadis. Mereka mengatakan bahwa Tika pasti sudah mempunyai anak luar nikah. Daniel murka ketika mendengar ucapan tantenya untuk Tika, ia tak menyangka tante yang sudah dianggap seperti ibunya berbicara sepeti itu. Untungnya Tika langsung menahan Daniel ketika Daniel ingin mengusir mereka dari rumahnya.
2 minggu ini juga Tika dan Daniel tidak di perbolehkan bertemu. Lagi pula Daniel dan Tika sama sama sibuk menjelang pernikahan mereka. Daniel yang sibuk lembur sebelum mengambil cuti dan Tika sibuk mengurus undangan.
Tika hari ini berniat menemui Bayu untuk memenuhi janji mereka yang sempat tertunda dulu, sekalian memberikan undangan pikirnya. Setelah siap, Tika langsung menuju tempat janjinya dengan Bayu.
Tanpa Tika sadari dari tadi ada yang mengikutinya dari belakang.
Setelah sampai Tika langsung masuk, Tika celingak-celinguk melihat dimana Bayu. Tika melihat Bayu yang mengangkat tangannya, langsung mendekati Bayu.
"Maaf telat" ucap Tika setelah mendudukkan bokongnya di kursi depan Bayu
"It's ok"
Tika tersenyum menampilkan gigi rapinya mendengar pujian Bayu " Kamu, bisa aja yu"
"Sebelum kita bicara panjang, ada baiknya kita pesan makanan dulu" Ujar Bayu
Cekrek
Cekrek
Dari kejauhan seseorang berpakaian hitam serta memakai masker telah memfoto diam diam Tika yang sedang berbicara dengan Bayu.
__ADS_1
"Kamu masih jadi guru TK, Tik? " Tanya Bayu, mereka telah menyelesaikan makan mereka beberapa menit lalu
"Masih yu, dari dulu kan kamu tau kalau aku sangat menyukai anak kecil makanya aku jadi betah"
Bayu Terkekeh,ia kembali teringat ketika dulu Tika berkata ingin jadi guru Tk karena dia sangat menyukai anak kecil " Oh iya ya, bisa bisanya aku melupakan fakta itu"
"Ngomong-ngomong, kamu masih sendiri? " Sambung Bayu yang kini menatap mata Tika mendalam.
"uhmmmm ngomong ngomong tentang itu aku ada sesuatu untuk mu" ucap Tika mengambil sesuatu dalam tasnya dan memberikan pada Bayu.
Bayu mengambilnya. Dahi Bayu berkerut melihat benda yang diberikan oleh Tika "Undangan? "
"Iya, 2 minggu lagi aku menikah. Jangan lupa datang ya" Ucap Tika
Bayu terkekeh miris, niat ingin balikan dengan mantan malah mendapatkan undangan.
"Selamat" Bayu memberi selamat pada Tika. pupus sudah harapannya. Setelah percakapan itu Bayu segera pamit, ia tak sanggup menerima kenyataan mantan kekasihnya yang akan menikah itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Gimana part ini udah makin seru belum? Kalau udah makin seru ayokkk like, vote dan komennya dongg🥰
Thank you yang udah baca🥰**
__ADS_1