
...Happy reading 🥰...
...----------------...
"Tolong bawa aku ke rumah mama"
"Apakah Tika sedang ada masalah sama suaminya? " Batin Bayu. Tapi ia tak peduli toh itu bukan urusannya.
"Baik ayo aku antar"
Mereka berdua menuju mobil Bayu yang terpakir di RS.
Bayu membuka pintu depan mobil "Ayo masuk"
Kini mobil menuju tempat kediaman orang tua Tika. Di dalam mobil tampak hening, Tika yang sibuk dengan lamunannya dan Bayu yang mengerti jika Tika sedang tidak baik-baik saja pun diam saja.
Setengah jam perjalan mereka lalui akhirnya sampai juga di rumah yang tampak sederhana itu. Setelah mengucapkan terimakasih Tika langsung turun dan masuk ke dalam rumah.
Tokk.. Tok...
Ceklek
"Eh kenapa nggak masuk aja Tik" Tanya ayah Tika yang membuka pintu. Ayah Tika celingak-celinguk mencari seseorang yang ia kira juga datang bersama Tika
Tika tak menjawab ia langsung melenggang masuk begitu saja.
__ADS_1
"Kenapa tuh yah? " Tanya mama Tika yang duduk di depan TV sambil mengendong baby Arsen.
"Nggak tau ma, capek kali"
"Daniel sama Sheila nggak ada pa? "
"Itulah yang papa cari ma. Sepertinya mereka lagi ada masalah, muka Tika tadi juga murung kayak habis menangis"
"Mama harap tidak seperti itu. Mereka baru saja menikah masak sudah pisah ranjang aja. huh anak itu"
Turunnya hujan malam ini menemani Tika yang melamun di kasur menatap ke arah jendela yang menampilkan betapa derasnya hujan turun. Ia tidak menyangka di bulan ke 2 pernikahannya sudah di beri cobaan. Rasanya baru kemarin ia bersenda gurau dengan keluarga kecilnya, rasanya baru kemarin ia merasakan di cintai oleh seseorang.
Dia tidak habis pikir dengan Daniel yang sama sekali tidak mendengar penjelasan darinya. Dengan mudahnya berasumsi sendiri dan dengan mudahnya menuduhnya yang ingin meracuni Sheila. Walaupun Tika ibu sambung tapi ia sudah mengganggap Sheila anak kandungnya, meskipun nanti ia mempunyai anak sendiri dia tidak akan mebeda bedakan mereka.
Tokk
Tokk
Ceklek
"Cup... Cup.. Sini sama kakak. Kangen banten udah lama nggak ketemu" Tika membawa Arsen masuk.
Mama Tika duduk di pinggir ranjang memperhatikan Tika yang sedang menyusui Arsen.
"Kamu ada masalah Tik? Mama lihat kamu dari tadi kebanyakan melamun. Daniel sama Sheila juga nggak ikut kemari. Dalam rumah tangga memang sering di beri cobaan, apalagi pernikahan kalian yang masih seumur jagung ini.
__ADS_1
Pesan mama apapun masalah kalian, hadapi dengan kepala dingin. Dan kamu Tik jika sedang ada masalah dengan suamimu jangan pernah pergi dari rumah. Kecuali jika suamimu sudah melakukan kekerasan fisik" Mama Tika sedikit memberi wejangan. Sepertinya mama Tika memahami jika Tika sedang ada masalah dengan suaminya.
"Dan Sheila bagaimana jika mencari mu? Bukannya dia juga harus minum asi?" Sambung mama Tika
Tika diam mendengar ucapan mamanya, tak berniat membela diri. Tentang Sheila yang mencarinya biarlah dia pikir nanti. Toh ayahnya saja sudah menuduhnya yang bukan-bukan.
"Enggak kok ma, mas Daniel sama Sheila kebetulan ke rumah sepupunya katanya nginep.karena aku pikir Arsen tidak ada lagi stok asi jadi aku tak ikut, sekalian nyetok lagi. Jadi aku nginep disini ya ma, adik biar tidur di sini saja" Dalih Tika
"Syukurlah kalau gitu, mama pamit ke kamar dulu ya. kalau butuh sesuatu panggil aja mama di kamar"
Dalam kamar yang dominan berwarna putih itu menyisakan Tika dan Arsen. Tika segera menyusul Arsen yang sudah terlelap.
...****************************...
Halo Halo haloo bagaimana udah makin seru belumm?
Eh makasih yang udah baca cerita aku, walaupun ceritanya ga jelas gini xixixi.
Kira kira siapa yaa yang udah meracuni Sheila lewat makanan?
Btw kalian tau cerita Posesif Duda Dari mana niih!
Jangan lupa ya vote dan komennya supaya biar cepat updatenya.
See you 🥰
__ADS_1