Put Your Head Shoulder

Put Your Head Shoulder
***


__ADS_3

Meng Lu jadi tambah penasaran, siapa si kestria itu? Belakangan ini orang itu jadi sering muncul. Mo Mo yakin kalau mereka tidak mengenal cowok itu. Tapi saat dia bilang kalau nama pria itu adalah Gu Wei Yi, kontan ketiga wanita itu kompak kaget


" Kami tahu dia." jawab mereka bertiga secara bersamaan.


" Bagaimana bisa kalian mengenalnya?"


Shan Shan mengaku kalau Wei Yi selalu bersaing dengannya untuk memperebutkan beasiswa. Menurut Meng Lu, Wei Yi itu bukan cuma cakep tapi juga low profile, benar-benar pria yang baik.


"Bagaimana bisa aku tidak tahu dia kalau dia seterkenal itu?" Heran Mo Mo.


Itu karena Mo Mo tidak pernah fokus padanya, tiap hari kerjaan Mo Mo cuma nonton drama sama mengikuti Fu Pei ke mana-mana. Makanya Mo Mo tidak tahu tentang Wei Yi.


Sayangnya, belakangan ini Wei Yi jadi conton negatif karena kegagalannya dalam ujian seleksi hanya karena tidak bawa kartu ujian. Banyak yang bergosip menuduh Wei Yi jadi angkuh karena kepintarannya. Mo Mo merasa bersalah mendengarnya.


Maka keesokan harinya, dia sengaja mendatangi fakultas fisika dan menemui Prof Xu. Seorang wanita mengantarkannya ke kantor Prof Xu.

__ADS_1


Prof Xu tidak langsung mengenalinya awalnya, sampai saat Mo Mo mengingatkannya akan pertemuan mereka di bis kemarin.


"Oh! Kau pacarnya Gu Wei Yi, kan? Bagaimana? Apa kau punya kabar baik untuk ku?".


" Saya ingin tahu bagaimana saya bisa membantu Gu Wei Yi?". tanya Mo Mo kepada Prof Xu.


Maka kemudian, Prof Xu membawanya menemui Prof Jiang di lab-nya beliau. Prof Jiang males banget melihat Prof Xu datang lagi dan berusaha mengusirnya, tapi tentu saja Prof Xu menolak pergi dan mulai membahas masalah Gu Wei Yi.


Prof Jiang malas membicarakannya, lagian Wei Yi sendiri yang tidak mengikuti ujian, jadi percuma Prof Xu ngoceh di sini. Baru saat itulah Prof Jiang melihat Mo Mo dan salah paham mengira dia Gu Wei Yi.


Mo Mo langsung pasang senyum lebar, tapi Prof Jiang malah mengomelinya. Bilang ke pacarnya Mo Mo itu bahwa dia harus menunjukkan kemampuannya kalau dia mau ikut dalam proyeknya.


Prof, jadi anda hanya mempercayai kemampuan?" tanya Mo Mo kepada Prof Jiang.


"Iya." jawab Prof Jiang dengan santai sambil menatap ke arah Mo Mo.

__ADS_1


"Tapi anda tidak pernah melihat kemampuan... pacar saya. Jadi bagaimana anda bisa tahu kalau dia mahasiswa terbaik? Dia juara satu di jurusan fisika. Apa anda tidak akan merasa menyesal jika tidak menguji kemampuannya?" Tantang Mo Mo.


Prof Xu ikutan mengompori. Wei Yi itu juara satu selama 3 tahun berturut-turut. Kalau sampai dia diambil profesor lain...


Baiklah." Prof Jiang akhirnya menyerah lalu menyerahkan beberapa lembar kertas ujian ke Mo Mo. Suruh Wei Yi mengerjakan tes ini. Prof Jiang mau lihat seberapa hebat kemampuan Wei Yi.


" Terima kasih, Prof." Mo Mo senang lalu cepat-cepat pamit pergi. Sambil membawa selembar kertas yang berisi soal soal ujian milik Wei Yi.


Dia bergegas ke asrama pria dan memanggil Fu Pei keluar dan meminta Fu Pei untuk memanggilkan Wei Yi. Senyum Fu Pei menghilang seketika, ada apa dia mencari Wei Yi.


"Aku kan salah mengambil tasnya waktu itu." jawab Mo Mo kepada Fu Pei.


Oh, Fu Pei tahu. Kejadian yang waktu itu membuat Wei Yi jadi tidak bisa mengikuti ujian seleksi karena kartu ujiannya tidak ada. Tapi terus kenapa?


"Aku merasa bersalah karena itu berhubungan denganku." sahut Mo Mo kepada Fu Pei.

__ADS_1


__ADS_2