Put Your Head Shoulder

Put Your Head Shoulder
***


__ADS_3

Pada saat yang bersamaan, Mo Yi beralasan kalau dia lupa membawa kartu ujiannya, tapi bolehkah dia tetap mengikuti ujian? Sayangnya tidak bisa.


Banyak mahasiswa yang ingin bergabung dengan proyeknya Prof Jiang dan biarpun semua orang tahu kalau Mo Yi mahasiswa terbaik di jurusan fisika, tapi aturan tetap aturan. Mo Yi harus mengeluarkan kartu ujiannya.


" Saya akan menyuruh seseorang untuk mengirimkannya kemari, jadi izinkan saya untuk mengikuti ujian dulu. " ujar Mo Yi meminta izin kepada Prof Jiang.


" Apa kamu bisa mengantarkannya dalam waktu 5 menit?". tanya Prof Jiang kepada Mo Yi.


lalu Mo Yi pun menjawab .


" tidak. "


" Kalau begitu saya tidak bisa membantu, silahkan keluar. sahut Prof Jiang kepada Mo Yi.


Setelah itu Mo Yi pun terpaksa harus pergi dengan kecewa karena dia tidak bisa mengikuti ujiannya tersebut.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel retak yang ada di dalam tas itu berbunyi, Mo Yi pun melihat ponsel itu terdapat sebuah telepon dari Fu pei .


dan Mo Yi pun menerima telepon dari ponsel itu.


dari telepon ponsel tesebut Fu pei bertanya kepada Mo Yi apakah Mo Mo sudah selesai wawancara atau belum.


"Aku tidak tahu tentang Mo Mo, tapi ujianku gagal." Kesal Mo Yi. Kepada Fu pei dalam telepon tersebut.


Tak lama kemudian, Mo Mo menerima telepon melalui ponselnya Mo Yi lalu mereka bertiga bertemu untuk melakukan pertukaran tas. Fu Pei memperkenalkan kedua orang itu pada satu sama lain terlebih dulu.


Fu Pei memberitahu Mo Mo kalau Mo Yi ini mahasiswa paling cerdas dan nilai-nilainya selalu bagus. Mo Mo tersenyum ramah padanya, tapi Mo Yi datar terus mukanya.


Mo Yi malas berbasa-basi, to the point aja,


Lalu kedua orang itupun bertukar tas dan Mo Yi langsung menggeledah seluruh isi tasnya sampai membuat Fu Pei agak tersinggung. Apa Mo Yi mengira Mo Mo ini pencuri?

__ADS_1


"Sebaiknya kau mengecek tasmu juga Ujar Mo Yi. kepada Mo Mo.


Mo Mo mencoba menggeledah tasnya, tapi... ada satu barang yang hilang.


Tapi dia rasa, kalaupun Mo Yi mengambilnya, dia kan tidak membutuhkan benda itu. Fu Pei jadi penasaran, dan Mo Mo bertanya kepada Mo Yi.


Mo Mo pun bertanya Kepada Mo Yi.


"Apakah kau melihat barang milikku yang berukuran kecil itu? ".


"tidak ".sahut Mo Yi kepada Mo Mo.


" Memangnya benda apa itu? ". tanya Mo Yi Kepada Mo Mo.


"Pembalut ". Jawab Mo Mo kepada Mo Yi dengan malu.

__ADS_1


Mo Yi jadi salting teringat dia meninggalkan benda itu di laci meja dan Fu Pei kontan memandang Mo Yi dengan tatapan aneh.


__ADS_2